BNPB Uji Coba Dry Ice untuk Modifikasi Cuaca, Upaya Kurangi Dampak Asap Karhutla

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
BNPB Uji Coba Dry Ice untuk Modifikasi Cuaca, Upaya Kurangi Dampak Asap Karhutla

BNPB uji coba dry ice dalam modifikasi cuaca karhutla. Foto: Dok. BNPB

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah menguji coba penggunaan dry ice atau es kering dalam operasi modifikasi cuaca (OMC) di Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah.

Modifikasi cuaca dry ice ini bertujuan untuk mengurangi dampak asap akibat kebakaran dan hutan (karhutla) di kedua wilayah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Panjaitan, mengatakan inovasi ini menjadi alternatif teknologi penyemaian awan yang dijalankan bersama metode konvensional menggunakan garam atau natrium klorida (NaCl).

Baca juga:

Bukan untuk Sawit, DPR Minta Lahan Bekas Karhutla Ditanami Pohon Keras dan Tanaman Produktif

Modifikasi Cuaca Dry Ice Bisa Kurangi Dampak Karhutla

Menurut Berton, suhu ekstrem dry ice berpotensi memicu pembentukan kristal es di awan sehingga mendukung proses presipitasi atau turunnya hujan.

Es ini sifatnya sangat solid dan temperaturnya sangat ekstrem, bisa di bawah minus 78 derajat Celsius. Ini merupakan karbon dioksida yang padat. Suhu dinginnya secara cepat dapat memicu pembentukan kristal es di awan hingga turun menjadi hujan secara alami dan ramah lingkungan.

ujar Berton, Rabu (21/10)

Pada pelaksanaan OMC 19 Oktober 2026, BNPB mencatat sejumlah kegiatan penyemaian di beberapa provinsi. Di Kalimantan Tengah, pemerintah melaksanakan lima sorti penyemaian yang terdiri atas 1.600 kilogram dry ice dan 300 kilogram garam.

Baca juga:

Presiden PKS Instruksikan Pejabat Partai Sisihkan Gaji untuk Bantu Korban Karhutla

Sedangkan di Sumatera Selatan, OMC dilaksanakan dalam tiga sorti. Sebanyak dua sorti menggunakan total 1.600 kilogram dry ice, sedangkan satu sorti lainnya menggunakan 800 kilogram garam.

Keuntungan dari dry ice ini, dampaknya bisa segera kita lihat, di mana visibility atau jarak pandang membaik. Tentu, dry ice ini bisa menarik bibit-bibit air, sehingga berpotensi menemukan hujan di angkasa, sehingga OMC juga bisa dilaksanakan dengan segera.

jelas Berton

Kendati begitu, Berton menekankan bahwa pelaksanaan modifikasi cuaca tetap bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan yang layak untuk disemai. Karena itu, tidak semua wilayah dapat menjalankan OMC setiap saat.

Ia mencontohkan OMC yang dilaksanakan di Riau berhasil. Sementara itu, di Jambi tak bisa dilaksanakan karena tidak ada bibit awannya.

"Untuk OMC di Riau sudah berakhir pada 25 September 2026, karena memang di sana sudah ada hujan alami yang terjadi. Sedangkan di Jambi kita tidak bisa melakukan penyemaian ataupun melakukan OMC, mengingat di sana tidak ada awan yang kurang mendukung, serta adanya feasibility yang relatif rendah," pungkasnya. (Asp)

#BNPB #Modifikasi Cuaca #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jonan Minta Singapura dan Malaysia Kerja Sama Tangani Karhutla Sesuai Perjanjian 2002
Ia mengajak mereka untuk bekerja sama dengan Pemerintah Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdasarkan rekam jejak kerja sama sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Jonan Minta Singapura dan Malaysia Kerja Sama Tangani Karhutla Sesuai Perjanjian 2002
Indonesia
Konten Karhutla Hilang di Medsos, Menkomdigi Meutya Hafid Minta Platform Buka Algoritma
Menkomdigi, Meutya Hafid, membantah konten karhutla dihapus di media sosial. Ia mempertanyakan transparansi algoritma.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Konten Karhutla Hilang di Medsos, Menkomdigi Meutya Hafid Minta Platform Buka Algoritma
Indonesia
3 Perusahaan Asing Jadi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Bareskrim Polri telah meningkatkan 98 laporan polisi (LP) mengenai korporasi terkait karhutla ke tingkat penyidikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
3 Perusahaan Asing Jadi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Indonesia
Pengamat Desak Polri Tuntaskan 98 Kasus Karhutla Korporasi, jangan Berhenti di Penyidikan
Peningkatan status perkara ke tahap penyidikan harus diikuti pembuktian hukum dan penindakan terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Pengamat Desak Polri Tuntaskan 98 Kasus Karhutla Korporasi, jangan Berhenti di Penyidikan
Indonesia
Karhutla Terus Berulang, Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah soal Keselamatan Rakyat
Muhammadiyah meminta tindakan nyata untuk menangani karhutla di Sumatera dan Kalimantan, mengevaluasi kebijakan, serta melindungi masyarakat dan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Karhutla Terus Berulang, Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah soal Keselamatan Rakyat
Indonesia
Pemerintah Bekukan Izin 6 Perusahaan Terkait Karhutla, Total Lahan Terbakar Mencapai 7.531 Hektare
Pemerintah membekukan izin enam perusahaan terkait karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Total lahan terbakar mencapai 7.531 hektare.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Pemerintah Bekukan Izin 6 Perusahaan Terkait Karhutla, Total Lahan Terbakar Mencapai 7.531 Hektare
Indonesia
Kebakaran Gunung Lawu Meluas, 490 Hektare Hutan Terbakar dan Api Dekati Mata Air Warga
Karhutla Gunung Lawu di Karanganyar belum padam. Api mengancam mata air warga, pemadaman udara terkendala angin, dan polisi diminta menyelidiki penyebabnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Kebakaran Gunung Lawu Meluas, 490 Hektare Hutan Terbakar dan Api Dekati Mata Air Warga
Indonesia
BNPB masih Berjibaku Padamkan 570 Hektare Karhutla, Kalimantan Tengah Terparah
Total target penanganan karhutla di enam provinsi tersebut mencapai 1.024,33 hektare. Dari jumlah itu, tim gabungan baru memadamkan 454,25 hektare.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
BNPB masih Berjibaku Padamkan 570 Hektare Karhutla, Kalimantan Tengah Terparah
Indonesia
Dari Maluku hingga Jawa Tengah, Karhutla di Luar Wilayah Prioritas belum Tuntas
Salah satu wilayah yang menghadapi kendala pemadaman yakni Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Dari Maluku hingga Jawa Tengah, Karhutla di Luar Wilayah Prioritas belum Tuntas
Indonesia
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi
Prabowo menegaskan karhutla tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan biasa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi
Bagikan