Drone Tiongkok 'Menyusup' ke Laut NKRI, Ahli Intelijen Wanti-Wanti TNI-AL Kendaraan bawah laut tak berawak tipe glider ditemukan di lepas pantai Kepulauan Selayar Indonesia pada Desember 2020./Twitter

MerahPutih.com - Pemerintah dan TNI diwanti-wanti jangan menganggap remeh penemuan UUV (unmanned underwater vehicle) atau drone bawah laut di Pulau Tenggol, Masalembu dan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Drone bawah laut yang ditemukan berlabel Shenyang Institute of Automation Chinese Academic of Sciences. Fakta ini menunjukkan penggunaan unmanned system (sistem tanpa awak) telah dilakukan oleh berbagai negara maju di laut.

"Kemhan, Mabes TNI dan Mabes TNI AL tidak boleh memandang remeh hasil temuan ketiga UUV beberapa waktu yang lalu. Jangan sampai konsentrasi menghadapi COVID-19 kemudian mengurangi Kewaspadaan Nasional terhadap bahaya perang besar di Laut Cina Selatan," kata Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, di Jakarta, Senin (4/1).

Baca Juga:

Drone Bawah Air Masuk Perairan Indonesia, Politisi PKS: Keamanan Negara Sangat Rentan

Menurut Susaningtyas, UUV yang ditemukan prajurit TNI AL itu merupakan platform khusus yang dirancang mendeteksi kapal-kapal selam Non-Chinese dan merekam semua kapal yang beroperasi di perairan Asia Tenggara dan Laut Cina Selatan. Susaningtyas menambahkan penemuan UUV bukti perairan Indonesia menjadi spill over adu kekuatan militer antara Tiongkok dan Amerika Serikat berikut sekutunya.

"UUV ini masuk ke dalam kategori platform penelitian bawah laut. Namun tidak menutup kemungkinan China atau negara lainnya sudah meluncurkan USSV (Unmanned Sub-Surface Vehicle) yang sudah membawa persenjataan. USSV ini lebih berbahaya daripada UUV," tutur ahli intelijen yang karib disapa Nuning itu.

Apalagi, lanjut dia, semua UUV ditemukan dalam kondisi malfunction dan bukan expired, yang artinya ada kendala teknis internal di dalam sistemnya. Dari analisa awal, ketiga UUV diperkirakan sudah memiliki jam selam lebih dari 25.000 atau mendekati 3 tahun. Kemungkinan besar UUV diluncurkan November 2017.

Susan Intelijen
Pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas NH Kertopati. (ANTARA/Dok pribadi)

Menurut dia, langkah-langkah strategis yang dilakukan pemerintah terkait penemuan UUV itu, yakni pertama dari aspek hukum, perlu segera ditetapkan peraturan penggunaan semua jenis unmanned system di wilayah Indonesia baik UAV di udara, USV di permukaan laut maupun UUV di bawah permukaan laut.

Sejalan dengan itu, lanjut Nuning, dibutuhkan peraturan pemerintah yang menentukan tata cara menghadapi "illegal research" (penelitian ilegal) di perairan Indonesia, mulai dari perairan kepulauan hingga zona ekonomi eksklusif (ZEE).Kementerian Pertahanan dapat mengajak Kementerian Perhubungan segera memasang underwater detection device (UUD/alat deteksi di dalam laut) di seluruh Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dan semua selat strategis.

Tujuannya untuk memantau semua lalu lintas bawah laut. Terutama perairan yang berbatasan dengan negara lain, seperti Selat Malaka, Laut Natuna, Selat Makassar, Selat Sunda dan Selat Lombok. "TNI AL harus segera melengkapi Puskodal-nya dengan sistem pemantauan bawah laut diperkuat dengan 'Smart mines' yang dapat dikendalikan secara otomatis atau manual," tutur dia.

Kapal-kapal perang TNI AL, kata Nuning dikutip dari Antara, juga harus dilengkapi dengan Anti-USSV System yang dapat menghadapi serangan USSV. "TNI AL juga harus meningkatkan sistem pendidikan bagi prajurit TNI AL," tutup Ahli Intelijen dan Militer itu. (*)

Baca Juga:

Perusahaan Drone Tiongkok DJI Masuk Daftar Hitam AS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satpol PP DKI Tutup 516 Rumah Makan Selama PSBB Ketat
Indonesia
Satpol PP DKI Tutup 516 Rumah Makan Selama PSBB Ketat

"Yang ditutup 516, denda 55. Teguran tertulis ada 162. Jumlahnya 733," papar Kasatpol PP DKI, Arifin

Erick Thohir dan Budi Gunadi Sambangi KPK
Indonesia
Erick Thohir dan Budi Gunadi Sambangi KPK

Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.

Polisi Sita Aset Tersangka Kacab Maybank Cipulir yang Tilep Duit Atlet eSports
Indonesia
Polisi Sita Aset Tersangka Kacab Maybank Cipulir yang Tilep Duit Atlet eSports

Penyidik Bareskrim Polri menyita sejumlah aset milik Kepala Cabang Maybank Cipulir berinisial A

Jokowi Diingatkan Alokasikan Anggaran COVID-19 untuk Ojol dan Pekerja Serabutan
Indonesia
Jokowi Diingatkan Alokasikan Anggaran COVID-19 untuk Ojol dan Pekerja Serabutan

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon meminta Presiden Joko Widodo memperhatikan kelompok masyarakat yang terkena dampak akibat penanggulangan virus corona.

Reza Artamevia Direhabilitasi Pekan Depan
Indonesia
Reza Artamevia Direhabilitasi Pekan Depan

Penyanyi Reza Artamevia ternyata baru mulai menjalani proses rehabilitasi pekan depan.

Jadi ASN, Pegawai KPK Tak Lagi Independen Berantas Korupsi
Indonesia
Jadi ASN, Pegawai KPK Tak Lagi Independen Berantas Korupsi

WP KPK sedang mempelajari dan menganalisis PP 41/2020

Orient Patriot Riwu Kore Akhirnya Ungkap Status Kewarganegaraanya
Indonesia
Orient Patriot Riwu Kore Akhirnya Ungkap Status Kewarganegaraanya

Orient P Riwu Kore mengaku maju di Pilkada Kabupaten Sabu Raijua karena amanat orang tua

Gapeka 2021 Berlaku Besok, KAI Imbau Warga Berhati-hati saat Melintasi Rel Kereta
Indonesia
Gapeka 2021 Berlaku Besok, KAI Imbau Warga Berhati-hati saat Melintasi Rel Kereta

Supriyanto menjelaskan lalu lintas perjalanan ka di wilayah Daop VI akan semakin padat usai penerapan Gapeka baru 2021. Bisa jadi, lanjutnya dalam satu waktu ada kereta api yang yang datang dari arah barat dan timur secara bersamaan.

Sembilan Peran Pelaku Sindikat Mucikari Gay di Apartemen Kuningan
Indonesia
Sembilan Peran Pelaku Sindikat Mucikari Gay di Apartemen Kuningan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, para tersangka yang merupakan panitia dari pesta gay ini mempunyai perannya masing-masing.

Keluarkan SE Penerapan UU ITE, Kapolri Minta Anak Buahnya Kedepankan Langkah Damai
Indonesia
Keluarkan SE Penerapan UU ITE, Kapolri Minta Anak Buahnya Kedepankan Langkah Damai

Penyidik berprinsip bahwa hukum pidana merupakan upaya terakhir