Draf UU Cipta Kerja Berubah, PKS Duga Ada Pasal Gaib Demo buruh menolak Omnibus Law. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

MerahPutih.com - Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengkritisi banyaknya perubahan dalam draf Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Setidaknya ada lima draf UU sapu jagat itu yang beredar di publik.

‎"Berubahnya draft UU Omnibus Law beberapa hari terakhir memperlihatkan proses formil telah diabaikan ketika membahas UU 'sapu jagat' ini," ‎kata Mardani kepada wartawan, Selasa (13/10).

Baca Juga

Jurnalis MerahPutih.com Ditangkap saat Liput Demo UU Ciptaker, DPR bakal Tegur Kapolri

Pemerintah harus segera meliris draft resmi UU Ciptaker. Menurut dia, kesimpangsiuran di tengah masyarakat akan terus terjadi jika hal tersebut tidak dilakukan.

Mardani mengatakan PKS akan terus mencari pasal-pasal di UU Cipta Kerja yang tidak berpihak ke masyarakat. Termasuk dugaan adanya pasal-pasal gaib.

"Fraksi PKS DPR juga akan menelusuri jika ada pasal-pasal gaib dalam draft terakhir yang kami terima," ungkapnya.

Sejumlah buruh mengikuti aksi long march di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2020). Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Ketua DPP PKS ini juga mendesak agar pemerintah bersama dengan DPR membatalkan UU Ciptaker yang baru disahkan dalam rapat paripurna Senin (5/10) lalu.

"Perlu diingat, meski draft terbaru ada perbaikan dalam beberapa aspek, tapi itu tidak mengubah substansi secara keseluruhan. Tidak hanya kluster ketenagakerjaan yang menjadi masalah, tapi ada kluster-kluster lain yang merugikan masyarakat banyak. Batalkan UU Cipta Kerja," tegas dia.

Baca Juga

Adian Napitupulu: Ponco Ini Kawan Lama Saya

Diketahui, beredar lima draf UU Omnibus Law Cipta Kerja. Hal ini pun menimbulkan pro dan kontra karena DPR sudah mengesahkan UU Cipta Kerja dalam rapat paripurna. Namun drafnya belum ada.

Setidaknya ada lima draf yang beredar di kalangan publik. Pertama RUU setebal halaman 1.028 (Maret 2020). Kedua versi 905 halaman (5 Oktober). Ketiga versi 1.052 halaman (9 Oktober). Keempat ‎1.035 halaman (12 Oktober). Terakhir kelima versi 812 halaman pada (12 Oktober). (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Menggembirakan, 24 Pasien Positif COVID-19 di RSPI Sulianti Saroso Sembuh
Indonesia
Menggembirakan, 24 Pasien Positif COVID-19 di RSPI Sulianti Saroso Sembuh

Berdasarkan keterangan pihak manajemen RSPI, pada Kamis (2/4) jumlah pasien positif corona yang sembuh sudah mencapai 24 orang.

Kasus Kematian Global Akibat COVID-19 Capai 900 Ribu Jiwa
Indonesia
Kasus Kematian Global Akibat COVID-19 Capai 900 Ribu Jiwa

Kasus kematian virus corona atau COVID-19 secara global mencapai 900 ribu pada Rabu (9/9).

Jokowi Pilih PSBB karena Lockdown di Berbagai Negara Dianggap Gagal
Indonesia
Jokowi Pilih PSBB karena Lockdown di Berbagai Negara Dianggap Gagal

Karyono melihat ada pertimbangan dari berbagai aspek sosial, politik, ekonomi, dan keamanan.

Fasilitas Lengkap Bagi Relawan Disuntik Placebo dan Vaksin COVID-19
Indonesia
Fasilitas Lengkap Bagi Relawan Disuntik Placebo dan Vaksin COVID-19

Masing-masing relawan juga mendapat mendapat pendamping. Mereka harus melaporkan segala aktivitas keseharian yang perlu dilaporkan, misalnya ke luar kota.

Jangan Kucilkan Penderita COVID-19
Indonesia
Jangan Kucilkan Penderita COVID-19

"Jika di sekitar kita ada yang terkena positif, tidak perlu dikucilkan dan cepat diberitahukan kepada gugus tugas desa atau kelurahan maupun Puskesmas setempat supaya bisa dilakukan pelacakan kontak warga yang dinyatakan positif tersebut," kata Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, Syamsir

Pandemi COVID-19, Permintaan Avtur di Jateng dan Yogyakarta Turun 72 Persen
Indonesia
Pandemi COVID-19, Permintaan Avtur di Jateng dan Yogyakarta Turun 72 Persen

Rata-rata di bulan Februari atau sebelum ada COVID-19, penggunaan avtur adalah 180 kiloliter per hari.

Euforia Berlebihan Pemenang Pilkada Serentak Picu Gangguan Keamanan
Indonesia
Euforia Berlebihan Pemenang Pilkada Serentak Picu Gangguan Keamanan

Sebab, euforia yang berlebihan bisa menimbulkan gangguan keamanan. Apalagi, saat ini sedang dalam keadaan Pandemi COVID-19.

BPJS Kesehatan Evaluasi Pengajuan Klaim Pasien COVID-19
Indonesia
BPJS Kesehatan Evaluasi Pengajuan Klaim Pasien COVID-19

Agar memudahkan rumah sakit rujukan pasien COVID-19.

Ba'asyir Bebas Pekan Ini, Keluarga Berangkat ke Bogor
Indonesia
Ba'asyir Bebas Pekan Ini, Keluarga Berangkat ke Bogor

Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir akan bebas murni dari hukuman 15 tahun pada Jumat (8/1).

Bareskrim Polri Selamatkan Uang Negara Rp200 Miliar Lebih
Indonesia
Bareskrim Polri Selamatkan Uang Negara Rp200 Miliar Lebih

Pada tahun 2020, Bareskrim Polri tercatat menerima laporan terkait kasus tindak pidana korupsi sebanyak 1.346 perkara