DPRD Tegaskan Ondel-Ondel Tak Layak Dijadikan Sarana Mengamen Ondel-ondel Jakarta. (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Merahputih.com - DPRD DKI Jakarta menegaskan bahwa Ondel-Ondel tidak layak dijadikan sarana sebagai mata pencaharian.

"Ondel-ondel itu sebagai ikon tak layak jika dijadikan untuk mengamen di jalan-jalan ibu kota, kalau mau di buat sebagai pertunjukan dengan menitik beratkan pelestarian budaya," kata ketua komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria saat dikonfirmasi, Minggu (16/2).

Baca Juga

Pengarak Ondel-Ondel Keliling 'Nyeker', Budayawan: Ini Hancurkan Pakem Budaya Betawi

Pasalnya, penggunaan ondel-ondel yang semakin marak sebagai objek dikhawatirkan merusak citra ondel-ondel yang notabene ikon kota Jakarta.

Seorang bocah membawa ondel-ondel di Jalanan Jakarta, (Antara Foto/Reno Esnir)
Seorang bocah membawa ondel-ondel di Jalanan Jakarta, (Antara Foto/Reno Esnir)

Selain itu, jika mengamen menggunakan ondel-ondel tetap dibiarkan dan tidak mendapat perhatian khusus, ondel-ondel akan terancam.

Sebab, kehormatan etnis Betawi bisa turun lantaran ikon Jakarta yakni Ondel-ondel dipandang tidak lagi menjadi suatu hal yang sakral.

Baca Juga

Sekda DKI Dukung Revisi Perda Larangan Ondel-Ondel untuk Ngamen

"Harus ada yang menjaga martabat ondel-ondel, jangan sampai dipakai untuk mengamen. Kalau sudah masuk dalam aturan dan ada yang melakukan itu menjadi sebuah pelanggaran," ujar Iman. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BMKG: Pemicu Gempa Nias Mirip Penyebab Tsunami 1921 dan 1977
Indonesia
BMKG: Pemicu Gempa Nias Mirip Penyebab Tsunami 1921 dan 1977

Gempa di luar zona subduksi pernah memicu tsunami Selatan Jawa pada 1921 dan tsunami Sumbawa yang destruktif pada 1977.

PBNU Soroti Intolerasi dan Ketimpangan Ekonomi Yang Semakin Parah di 2020
Indonesia
PBNU Soroti Intolerasi dan Ketimpangan Ekonomi Yang Semakin Parah di 2020

Kebinekaan tidak boleh menjadi anasir destruktif yang berkontribusi bagi rusaknya persatuan dan kesatuan bangsa.

Pemerintah Diminta Tak Persulit Lulusan SMA Masuk Perguruan Tinggi saat Pandemi
Indonesia
Pemerintah Diminta Tak Persulit Lulusan SMA Masuk Perguruan Tinggi saat Pandemi

Banyak siswa SMA yang sudah lulus namun susah mencari kampus untuk melanjutkan pendidikannya.

Membedakan Vaksin, Antibodi dan Obat COVID-19
Indonesia
Membedakan Vaksin, Antibodi dan Obat COVID-19

Meski sudah memiliki antibodi atau sudah divaksin, selama kekebalan kelompok atau herd immunity belum tercipta, prokes wajib dilaksanakan.

ICW Minta Dewas KPK Usut Penggunaan Helikopter Mewah Firli
Indonesia
ICW Minta Dewas KPK Usut Penggunaan Helikopter Mewah Firli

Sedari awal memang ICW sudah berpandangan bahwa Komjen Firli Bahuri tidak tepat menduduki jabatan sebagai Ketua KPK

NU Sarankan Kemendikbud Matangkan Lagi Konsep POP
Indonesia
NU Sarankan Kemendikbud Matangkan Lagi Konsep POP

Bahkan, tahun ini LP Maarif NU tetap melaksanakan peningkatan kapasitas kepala sekolah dan guru

Batas Gaji Program DP 0 Rupiah Naik, Cara Berpikir Anies Dinilai Aneh
Indonesia
Batas Gaji Program DP 0 Rupiah Naik, Cara Berpikir Anies Dinilai Aneh

Aturan itu dikeluarkan Anies setelah KPK membongkar kasus korupsi pengadaan lahan program Rumah DP Nol Persen

KPK Buru Truk Pembawa Barbuk Kasus Pajak dari Kantor PT Jhonlin Haji Isam
Indonesia
KPK Buru Truk Pembawa Barbuk Kasus Pajak dari Kantor PT Jhonlin Haji Isam

KPK bakal terus memburu truk yang membawa kabur barang bukti kasus dugaan suap pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Pemprov DKI Terbitkan Rekomendasi Pemugaran Gereja Santo Yohanes Penginjil Kebayoran Baru
Indonesia
Pemprov DKI Terbitkan Rekomendasi Pemugaran Gereja Santo Yohanes Penginjil Kebayoran Baru

Gereja Santo Yohanes Penginjil saat ini berstatus Objek Diduga Cagar Budaya

Pilkada Bisa Jadi Klaster COVID-19 Baru Jika Strategi dan Settingnya Keliru
Indonesia
Pilkada Bisa Jadi Klaster COVID-19 Baru Jika Strategi dan Settingnya Keliru

Tito tidak bosan-bosannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pilkada momentum yang tidak bisa terpisahkan