DPRD Soroti PAD Solo tak Pernah Target, Walkot Solo Berdalih Masa Transisi

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
DPRD Soroti PAD Solo tak Pernah Target, Walkot Solo Berdalih Masa Transisi

Ketua DPRD Kota Solo, Budi Prasetyo. (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo, Jawa Tengah, menyoroti pendapatan asli daerah (PAD) yang tidak pernah mencapai target dalam beberapa tahun terakhir. Tidak targetnya PAD tersebut dikhawatirkan memengaruhi belanja langsung daerah buat belanja pegawai seiring dengan berkurangnya transfer daerah akibat efisiensi pusat.

Ketua DPRD Kota Solo Budi Prasetyo mengatakan empat dari lima fraksi di DPRD Solo kompak menyoroti kinerja Walkot Solo terkait dengan PAD yang tidak target.

"Dari beberapa pandangan fraksi tadi sudah disampaikan catatan kaitannya dengan PAD yang belum maksimal untuk capaiannya dari target," kata Budi, Selasa (31/5).

Ia mengatakan, berdasarkan LKJP 2025 Wali Kota Solo, pendapatan daerah dari rencana anggaran sebesar Rp 2,23 triliun terealisasi sebesar Rp 2,22 triliun atau 94,40 persen. Belanja daerah dari rencana anggaran sebesar Rp 2,34 triliun terealisasi sebesar Rp 2,12 triliun atau 90,34 persen. Sementara itu, pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan dianggarkan Rp 109 miliar terealisasi 99,95 persen. “Kami akan terus mengawal masalah ini agar keuangan Pemkot Solo sehat,” katanya.

Baca juga:

Mendagri Terapkan Kebijakan Hemat Energi, Walkot Solo Dorong ASN Naik Transportasi Umum dan Bike to Work

Wali Kota Solo Respati Ardi mengaku berterima kasih atas kritik soal PAD yang tidak target. Dia berdalih PAD Solo tidak target karena masa transisi dari pemimpin sebelumnya. “Terima kasih atas kritiknya. Kami akan melakukan optimalisasi dan mendorong OPD terkait agar capaian PAD tahun ini maksimal,” kata Respati.

Ia menambahkan pihaknya akan melakukan penghematab dan tetap menjaga inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi yang utama.

“Akan kita kurangi operasional mobil dinas tapi yang tidak mengganggu pelayanan publik, saya ulangi yang tidak mengganggu pelayanan publik. Karena pelayanan publik dan pelayanan masyarakat menjadi yang utama,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Angka Pengangguran Tembus 13.000 Orang, Wali Kota Solo Gagas 'Rumah Siap Kerja'

#Solo #Jawa Tengah #Respati Ahmad Ardianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Pemkab menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan ditangani KPK.
Dwi Astarini - 1 jam, 25 menit lalu
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Indonesia
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Bea Cukai Surakarta mengamankan 12.866.052 batang rokok ilegal dan 164.400 ml MMEA. Potensi kerugian negara mencapai Rp12,53 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Indonesia
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Produksi jagung Jateng mencapai 3,7 juta ton pipilan kering dengan kadar air 28 persen, atau sekitar 17,02 persen dari produksi nasional.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Berita
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Abu Bakar Ba’asyir diduga kelelahan setelah melakukan perjalanan untuk menghadiri pemakaman di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
BMKG memprediksi musim hujan Jawa Tengah 2026-2027 dimulai November. El Nino kuat dan IOD positif diperkirakan membuat musim hujan mundur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Sebanyak 75,4 juta liter air bersih telah disalurkan ke 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah akibat kekeringan. Distribusi menjangkau 2,34 juta jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Bagikan