DPRD Solo Soroti Rendahnya Partisipasi Siswa saat Pembelajaran Tatap Muka Komisi IV DPRD Solo, Jawa Tengah memantau pelaksanaan PTM di SMP Islam Diponegoro, Rabu (24/3). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, mulai membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sebanyak 24 SMP. Namun demikian, partisipasi siswa untuk mengikuti PTM justru rendah.

Ketua Komisi IV DPRD Solo, Putut Gunawan mengatakan, partisipasi siswa dalam mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Solo masih rendah. Hal itu diketahui saat Komisi IV DPRD Solo melakukan sidak di SMPN 3 dan SMPN 4 Solo.

Baca Juga

Satgas COVID-19 Minta Pembukaan Sekolah Tatap Muka Dilakukan Bertahap

"Kami memantau sendiri di lapangan terkait PTM di SMPN 3 dan SMPN 4 Solo. Ternyata terdapat kursi kosong, siswa tidak semuanya datang ke sekolah," kata Putut, Rabu (24/3).

Dikatakannya, secara umum pelaksanaan PTM kedua sekolah berjalan baik. Protokol kesehatan sudah dijalankan dengan baik, di antaranya ruang kelas hanya diisi 12-14 siswa dan diberlakukan jaga jarak.

"Sayangnya masih banyak orang tua siswa yang belum mengizinkan anaknya ikut PTM. Kondisi tersebut membuat partisipasi PTM di Solo rendah," terang dia.

Komisi IV DPRD Solo, Jawa Tengah memantau pelaksanaan PTM di SMP Islam Diponegoro, Rabu (24/3). (MP/Ismail)
Komisi IV DPRD Solo, Jawa Tengah memantau pelaksanaan PTM di SMP Islam Diponegoro, Rabu (24/3). (MP/Ismail)

Ia mencontohkan di SMPN 3 Solo dari surat formulir pernyataan bermaterai orang tua untuk mengizinkan anak mengikuti PTM, hanya terealisasi 25 persen. Sementara di SMPN 4 Solo hanya 50 persen.

"Sisanya orang tua tidak mengembalikan formulir. Yang artinya orang tua masih enggan melepas anaknya untuk mengikuti PTM," kata dia.

Ia menambahkan angka partisipasi PTM di sekolah negeri lebih baik dibandingkan swasta. Komisi IV DPRD Solo meminta sekolah untuk lebih gencar melakukan sosialisasi terkait protokol kesehatan pada orangtua.

Kepsek SMPN 3 Solo, Paryanti membenarkan rendahnya partisipasi siswa dalam mengikuti PTM. Sebelum PTM berlangsung diawali dg asesmen kesediaan orang tua murid untuk mengikutkan anaknya ke dalam proses pembelajaran tatap muka.

"Ada formulir bermaterai yang harus diisi bahwa orang tua siswa mengijinkan siswa ikut proses PTM," kata dia

Namun demikian, hanya 25 persen formulir yg kembali. Dengan demikian, dari sekitar 250 siswa, hanya 60 siswa yang ikut pembelajaran tatap muka.

"Kami tetap memfasilitasi pembelajaran daring untuk siswa yang masih belum bersedia belajar tatap muka," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Puluhan SMP di Solo Bakal Awali Pembukaan Pembelajaran Tatap Muka

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Segera Panggil Pemeran Pria di Video Syur Diduga Mirip Artis GA
Indonesia
Polisi Segera Panggil Pemeran Pria di Video Syur Diduga Mirip Artis GA

Mereka masih menunggu hasil konkret pemeriksaan ahli forensik wajah yang belum juga rampung sampai saat ini.

KPK Pastikan Usut Orang Dalam Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Pastikan Usut Orang Dalam Azis Syamsuddin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mengusut delapan orang dalam mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin

Kerumunan Massa Rizieq Shihab Dinilai Buyarkan Upaya Pemerintah Berantas COVID-19
Indonesia
Kerumunan Massa Rizieq Shihab Dinilai Buyarkan Upaya Pemerintah Berantas COVID-19

Ia menyebut tindakan Rizieq telah membuyarkan usaha pemerintah dan masyarakat dalam menekan kasus COVID-19 selama delapan bulan.

Jelang Pensiun, Kapolri Idham Azis Tinggalkan Sejumlah Beban Menumpuk
Indonesia
Jelang Pensiun, Kapolri Idham Azis Tinggalkan Sejumlah Beban Menumpuk

Masa pensiun Jenderal Idham Azis sebagai Kapolri tinggal 20 hari lagi.

Soal Tawaran Kapolri, 57 Eks Pegawai KPK Belum Bersikap
Indonesia
Soal Tawaran Kapolri, 57 Eks Pegawai KPK Belum Bersikap

Kalau internal 57 intensif terus berkomunikasi

Komisi B DPRD DKI Belum Tahu Alasan Anies Copot Dirut Jakpro
Indonesia
Komisi B DPRD DKI Belum Tahu Alasan Anies Copot Dirut Jakpro

"Nanti mungkin setelah reses mungkin ada rapat lagi dengan BUMD dan SKPD. Kita akan tanyakan itu alasannya apa, pertimbangnya apa, kita perlu tahu. Apakah memang karena tidak mencapai target apa gimana," pungkasnya.

Ini Kata Gulkarmat atas Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar Rp6,5 M
Indonesia
Ini Kata Gulkarmat atas Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar Rp6,5 M

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI mengklaim telah memulangkan uang lebih dari pembelian alat pemadam kebakaran (damkar).

Kemenkeu Dorong Percepatan Penyaluran Kredit
Indonesia
Kemenkeu Dorong Percepatan Penyaluran Kredit

Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga menjadi 3,5 persen, terendah sepanjang sejarah Indonesia, namun belum mampu untuk mendorong pertumbuhan kredit.

Catatan 2020 PDIP: Anies Tak Kerja Apa-apa untuk Program DP 0 Persen
Indonesia
Catatan 2020 PDIP: Anies Tak Kerja Apa-apa untuk Program DP 0 Persen

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD DKI Jakarta memberikan catatan kinerja Gubernur Anies Baswedan selama tahun 2020.

Sultan HB X Dorong Milenial Belajar Makna Filosofi Batik
Indonesia
Sultan HB X Dorong Milenial Belajar Makna Filosofi Batik

Langkah yang dapat dilakukan Misalnya program “Batik Goes to School” melalui media digital yang diminati kaum milenial