DPRD Sebut BST DKI Tak Dilanjutkan Lagi, Wagub: Tunggu Keputusan Pusat Petugas mendata warga saat mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST) di SMAN 111, Jakarta, Selasa (19/1/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta belum bisa memutuskan apakah Bantuan Sosial Tunai (BST) COVID-19 tahap 7 dan 8 dilanjutkan. Sebab, DKI saat ini menunggu arahan dari pemerintah pusat.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Ahmad Riza Patria meminta kepada pihak mana pun untuk tidak berasumsi ihwal nasib pencairan BST tahap 7 dan 8.

"Itu kami menunggu keputusan pemerintah pusat," kata Riza di Jakarta, Sabtu (11/9).

Baca Juga:

Pencairan BST Tahap 7-8 di DKI Belum Jelas

Riza bilang, mengenai bantuan sosial uang tunai COVID-19 Jakarta tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Sebab yang berwenang untuk melanjutkan atau tidak dari pemerintah pusat, DKI hanya mengikuti keputusan pempus.

"Terkait pemberian bantuan sosial tunai nanti biar itu menjadi domain pemerintah pusat," paparnya.

Warga memasukkan PIN ATM saat mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST
Warga memasukkan PIN ATM saat mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST) di SMAN 111, Jakarta, Selasa (19/1/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD DKI, Mujiyono mengatakan, untuk warga Jakarta tak akan disalurkan lagi.

Warga terdampak COVID-19 yang sempat menerima uang Rp 300 ribu tiap bulannya, ke depannya tak akan menerimanya lagi.

Baca Juga:

Pemadanan Data Kemensos Rampung, Pemprov DKI Kembali Salurkan BST

Hal tersebut dikatakan Mujiyono, lantaran menerima informasi mengenai tidak dilanjutkannya pendistribusian BST ini dari Kepala Badan Penerimaan Daerah (Bapenda) DKI Edi Sumantri.

"BST enggak ada. BST itu kebijakan pemerintah pusat. Kalau pemerintah pusat ada, kita ngikutin," ujar Mujiyono saat dikonfirmasi, Jumat (10/9). (Asp)

Baca Juga:

Data Dobel dan Orang Meninggal Dapat BST, Dinsos Klaten Lapor Kemensos

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nadiem Temui Petinggi NU Terkait Kamus Sejarah Tanpa KH Hasyim Asy'ari
Indonesia
Nadiem Temui Petinggi NU Terkait Kamus Sejarah Tanpa KH Hasyim Asy'ari

Nadiem Makarim bertandang ke kantor Nahdlatul Ulama (NU) di tengah kontroversi "hilangnya" nama tokoh NU KH Hasyim Asy'ari dari Kamus Sejarah Indonesia Jilid I.

PB SEMMI Minta Pemerintah tidak Hanya Bubarkan FPI
Indonesia
PB SEMMI Minta Pemerintah tidak Hanya Bubarkan FPI

“Nah, melihat kondisi ini kenapa hanya FPI yang dibubarkan? Negara harus adil dalam menyikapi persoalan ini,” jelas dia.

Jelang Piala Menpora, PT Liga Indonesia Baru Tinjau Kesiapan Stadion Manahan
Indonesia
Jelang Piala Menpora, PT Liga Indonesia Baru Tinjau Kesiapan Stadion Manahan

Jelang pembukaan turnamen pra musim Piala Menpora 2021, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyambangi Stadion Manahan Solo, untuk meninjau kesiapan venue pertandingan, Jumat (12/3).

Lima Jenazah Korban Sriwijaya Air yang Berhasil Diidentifikasi Hari Ini
Indonesia
Lima Jenazah Korban Sriwijaya Air yang Berhasil Diidentifikasi Hari Ini

Rekonsiliasi ini menggunakan pemeriksaan sidik jari dan juga DNA

Kapolri Pastikan Pengobatan Korban Bom Makassar Ditanggung Negara
Indonesia
Kapolri Pastikan Pengobatan Korban Bom Makassar Ditanggung Negara

Mantan Kabareskrim itu memastikan biaya pengobatan korban ditanggung negara. Oleh karena itu, nanti akan dilakukan langkah-langkah pengobatan

Pertengahan Juni PPDB Dibuka, DKI Jakarta Siapkan 4 Jalur
Indonesia
Pertengahan Juni PPDB Dibuka, DKI Jakarta Siapkan 4 Jalur

Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi sekolah negeri di Jakarta tahun ajaran 2021-2021 akan segera dibuka pada minggu kedua Juni 2021 mendatang.

Namanya Tertera di Benda Mencurigakan, Munarman Singgung Soal Akhirat
Indonesia
Namanya Tertera di Benda Mencurigakan, Munarman Singgung Soal Akhirat

Mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) berkomentar tentang sebuah benda mencurigakan yang ditemukan di Jalan Grogol, Limo, Depok.

RS Lapangan Marinir TNI-AL Diserbu Korban Bencana Banjir Bandang NTT
Indonesia
RS Lapangan Marinir TNI-AL Diserbu Korban Bencana Banjir Bandang NTT

BMKG memproyeksi siklon tropis bakal sering terjadi ke depannya karena pemanasan global

DKI Jakarta Naikkan Target Vaksinasi COVID-19 Jadi 11 Juta
Indonesia
DKI Jakarta Naikkan Target Vaksinasi COVID-19 Jadi 11 Juta

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan, untuk dosis pertama vaksin COVID-19, Sampai Senin (9/8) telah disuntikkan kepada 8.507.635 orang, sedangkan untuk dosis kedua kini sudah mencapai 3.532.646 orang.

[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tolak Bersalaman dengan Emmanuel Macron
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tolak Bersalaman dengan Emmanuel Macron

Postingannya yang disertai foto, menunjukkan Presiden Erdogan seolah-olah memalingkan muka saat Presiden Macron mengajaknya bersalaman.