DPRD Nilai Kesiapan DKI Hadapi Banjir Sudah Baik, tapi Gorong-gorong Harus Diwaspadai Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur melakukan normalisasi saluran air di sekitar Jalan DI Panjaitan, Rawabunga, Jatinegara untuk mengatasi genangan air hujan. (ANTARA/HO-Sudin SDA Jaktim)

MerahPutih.com - Komisi D DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov untuk mewaspadai adanya ancaman banjir yang bersumber dari gorong-gorong atau saluran mikro akibat sumbatan sampah di musim hujan.

Hal ini berkaca pada tahun 2017 lalu, sejumlah gorong-gorong di ibu kota banyak dipenuhi sampah kulit kabel, sehingga berdampak banjir di sejumlah ruas jalan.

Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta Syarif menyampaikan, Pemda DKI harus memerhatikan gorong-gorong di musim penghujan saat ini agar kejadian serupa tak terulang lagi.

Baca Juga:

Ini Langkah Pemprov DKI Atasi Banjir saat Musim Hujan

"Jangan-jangan nanti karena saluran mikro dianggap sudah bagus (bersih) waktu itu, kemudian ditinggal untuk kerjain makro eh tiba-tiba keteteran (ada banjir di saluran mikro)," ujar Syarif di Jakarta, Jumat (22/1).

Tapi Syarif menilai, secara keseluruhan kesiapan Pemprov DKI untuk menghadapi musim hujan sudah berjalan dengan baik. Tidak hanya pengerukan di tali-tali air, DKI juga telah memastikan rumah pompa di Jakarta berfungsi dengan optimal saat musim hujan turun.

"Sampai sekarang saya katakan, langkah dinas terkait masih bisa diharapkan ya untuk menghadapi banjir dengan segala upaya yang dilakukan, tapi perlu ditingkatkan yang saluran mikronya," terang politikus Gerindra ini.

Pengangkatan sampah dari Pintu Air Manggarai oleh UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, sampah tersebut berasal dari luapan Kali Ciliwung pascastatus siaga satu Bendung Katulampa, Selasa (22/9/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Pengangkatan sampah dari Pintu Air Manggarai oleh UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, sampah tersebut berasal dari luapan Kali Ciliwung pascastatus siaga satu Bendung Katulampa, Selasa (22/9/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Menurut Syarif, tiga dinas yang utama dalam menyangkut penanganan dan antisipasi banjir adalah dinas sumber daya air (SDA), dinas bina marga, dan dinas lingkungan hidup. Petugas yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) penanganan banjir itu telah berjuang menyiapkan langkah untuk mengantisipasi banjir.

Syarif mengungkapkan, selama bertugas di DPRD DKI Jakarta sejak 2019 lalu, dia rutin mendapati petugas melakukan upaya mitigasi banjir. Terutama, para petugas dari dinas SDA. Di antaranya pengerukan lumpur dan sampah di sejumlah saluran PHB, kali, waduk, polder, sungai dan sebagainya.

Pemerintah DKI juga telah menyiapkan pompa stasioner sebanyak 487 unit di 178 lokasi. Salah satu pengendalian air yang cukup penting di Jakarta adalah rumah pompa Pluit yang berlokasi di Jalan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara yang terus dioperasikan secara optimal untuk pengendalian banjir di daerah hilir Jakarta, yaitu Jakarta Utara.

"Saat ini terdapat 10 unit pompa dan enam unit genset dengan jumlah operator sebanyak 38 personel," kata Gubernur Anies Baswedan yang dikutip dari akun Instagram miliknya @aniesbaswedan.

Anies menilai, memasuki musim hujan keberadaan pompa merupakan bagian terpenting dalam pengendalian banjir Jakarta. Pemprov DKI akan selalu memastikan kesiapan pompa di rumah pompa, sehingga diharapkan tidak ada masalah saat pengoperasian di musim hujan.

Berdasarkan data dari Dinas SDA DKI, sudah terbangun 2.974 sumur resapan untuk pencegahan banjir di Jakarta. Adapun 2.974 titik sumur resapan tersebut dikerjakan oleh tujuh instansi wilayah masing-masing di ibu kota.

Baca Juga:

Lebih dari 400 Unit Pompa Stasioner Dikerahkan Hadapi Banjir di Jakarta

Dinas SDA membangun 975 titik, Sudin SDA Jakarta Selatan 570 titik, Sudin SDA Jakarta Timur 456 titik sumur resapan. Sudin SDA Jakarta Pusat membangun 359 titik, Sudin SDA Jakarta Barat 352 titik, Sudin SDA Kepulauan Seribu membangun 132 titik, dan di Kawasan Monas dibangun 130 titik sumur resapan.

Sumur resapan diharapkan tidak hanya mengurangi volume air dari limpasan hujan, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai cadangan air di musim kemarau.

Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2021. (Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Pantau Bendung Katulampa Awasi Kiriman Banjir Bandang

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah dan DPR Didesak Revisi UU Tipikor
Indonesia
Pemerintah dan DPR Didesak Revisi UU Tipikor

"Pembentuk Undang-Undang, baik Presiden atau DPR, harus merevisi Undang Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," kata Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana

Batas Lapor SPT 30 Juni: DJP Ingatkan Bayar Pajak, Negara Butuh Dana COVID-19
Indonesia
Batas Lapor SPT 30 Juni: DJP Ingatkan Bayar Pajak, Negara Butuh Dana COVID-19

Jika ada kekurangan bayar yang disetorkan setelah 30 April 2020 tetap dikenakan sanksi bunga 2 persen per bulan.

Ini Kekhawatiran Polisi Soal PA 212 Cs Gelar Apel Siaga "Ganyang Komunis"
Indonesia
Ini Kekhawatiran Polisi Soal PA 212 Cs Gelar Apel Siaga "Ganyang Komunis"

Apel siaga tersebut digelar saat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB masa transisi.

Temuan Flu Burung, Denmark Musnahkan 25.000 Ekor Ayam
Indonesia
Temuan Flu Burung, Denmark Musnahkan 25.000 Ekor Ayam

Denmark memerintahkan pemusnahan 25.000 ekor ayam setelah ada temuan kasus flu burung H5N8 di sebuah peternakan.

Pelarangan Sementara Ibadah Umroh ke Arab Bukan Karena Xenophobia
Indonesia
Pelarangan Sementara Ibadah Umroh ke Arab Bukan Karena Xenophobia

Indonesia seharusnya bisa memahami dan menghormati

Empat Provinsi Penyumbang Terbanyak COVID-19 Per Jumat (28/8)
Indonesia
Empat Provinsi Penyumbang Terbanyak COVID-19 Per Jumat (28/8)

Sementara itu, kasus sembuh COVID-19 juga bertambah sebanyak 2.325

RUU Minuman Beralkohol Dipastikan Belum Masuk Prolegnas 2021
Indonesia
RUU Minuman Beralkohol Dipastikan Belum Masuk Prolegnas 2021

RUU Larangan Minuman Beralkohol kembali dibahas di Baleg usai diusulkan oleh 21 anggota DPR RI dari fraksi PPP, PKS, dan Gerindra.

Update Kasus Corona DKI Jumat (25/9): 68.927 Positif, 54.352 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Jumat (25/9): 68.927 Positif, 54.352 Orang Sembuh

Dengan positivity rate 10,9 persen, penambahan kasus positif perhari sebanyak 1.289 jiwa.

Polri Diminta Tegas ke Pelaku Kriminal dan Terorisme
Indonesia
Polri Diminta Tegas ke Pelaku Kriminal dan Terorisme

Potensi konflik massa juga bisa terjadi

Tak Masalah Bakal Diklarifikasi 'Kerumunan Petamburan', Wagub DKI Siap Hadir di Polda Metro
Indonesia
Tak Masalah Bakal Diklarifikasi 'Kerumunan Petamburan', Wagub DKI Siap Hadir di Polda Metro

Semua pejabat Pemprov DKI wajib datang memenuhi panggilan Polda Metro