DPRD Minta Dilibatkan Pemprov DKI dalam Program Jakwifi Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/PhotoMIX-Company)

MerahPutih.com - Akses internet gratis saat ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pembelajaran jarak jauh (PJK) bagi siswa Jakarta. Hanya saja, kali ini Pemprov DKI diminta untuk melibatkan DPRD dalam memperluas program internet untuk semua atau Jakwifi.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menilai, pemasangan Jakwifi ini harus diperluas dan lebih merata lagi ke titik-titik wilayah pemukiman kumuh padat penduduk.

"Lebih baik lagi, jika pemasangan Jakwifi itu melibatkan dewan untuk merekomendasikan titik-titiknya. Karena dewan juga representasi rakyat yang terdampak, yang menyerap banyak masalah di lingkungan masyarakat," jelas Mujiyono di Jakarta, Kamis (12/11).

Baca Juga:

DPRD DKI tak Permasalahkan Dana PEN Dipakai Pembangunan Infrastruktur

Menurutnya, pemasangan internet gratis Jakwifi oleh Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik DKI ini diprioritaskan bagi pemukiman padat dan RW-RW kumuh.

Ia menilai, pemasangan Jakwifi ini mulai dirasakan manfaatnya oleh warga terutama emak-emak yang mendampingi anaknya untuk belajar secara daring.

"Salah satu pembahasan yang menarik dari pembahasan perubahan APBD 2020 adalah terkait kebutuhan internet warga, terutama pelajar dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kita tahu, Pemprov DKI Jakarta telah memberikan bantuan internet gratis melalui Jakwifi. Kita dorong ini agar diperluas jangkauannya," paparnya.

DPRD DKI Jakarta. (Foto: MP/Asropih)
DPRD DKI Jakarta. (Foto: MP/Asropih)

Ia meminta, Pemda DKI untuk segera memperbaiki sasaran penerima bantuan internet gratis Jakwifi ini. Sebab, lanjut dia, masih banyak warga DKI yang tidak terjangkau oleh program tersebut padahal kebutuhan internet sangat diperlukan saat ini.

"Akibat pandemi ini pola hidup masyarakat berubah. Pola belajar, pola kerja berubah. Dulu sekolah biasa tatap muka, kini harus secara daring. Dan masyarakat umum sudah mulai terbiasa, namun kendalanya kan layanan internet yang mahal. Makanya, Jakwifi ini sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan internet warga," ungkapnya.

Baca Juga:

DPRD DKI Kembali Bahas APBD 2021 di Puncak, Gembong: Cari Ketenangan

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan program internet untuk semua atau Jakwifi. Jakwifi adalah program peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penyediaan wifi gratis di daerah-daerah yang tidak terjangkau layanan internet gratis, tersebar di 5 wilayah Kota dan 1 Kabupaten Administrasi.

Sedikitnya, ada 9 ribu titik Jakwifi yang dipasang Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik DKI. Penyediaan akses internet tersebut melalui tiga skema, yaitu melalui layanan Pemprov DKI di gedung pemerintahan, taman, RPTRA, sekolah-sekolah negeri, dan daerah-daerah yang tidak terjangkau. (Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Telat Serahkan APBD 2021, PSI: Anggota DPRD Bukan Tukang Stempel

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Selain Ronny Sompie, Dua Nama Ini Diprediksi bakal Jadi 'Korban' Manuver Yasonna
Indonesia
Selain Ronny Sompie, Dua Nama Ini Diprediksi bakal Jadi 'Korban' Manuver Yasonna

Menurut Petrus, Ronny sudah menjadi korban konflik kepentingan antara Menkumham Yasonna Laoly dengan KPK.

Jika Kim Jong Un Meninggal Dunia, Ini yang Bakal Terjadi di Indonesia
Indonesia
Jika Kim Jong Un Meninggal Dunia, Ini yang Bakal Terjadi di Indonesia

"Siapapun pemimpin Korut mereka tidak ada masalah dengan Indonesia karena sudah ada sejarah yang baik antara Korut dengan Indonesia," ungkap Stanislaus.

Bawaslu Sebut Pandemi COVID-19 Berpotensi Ganggu Pilkada 2020
Indonesia
Bawaslu Sebut Pandemi COVID-19 Berpotensi Ganggu Pilkada 2020

Hasil penelitian Bawaslu menyebutkan, pandemi berpotensi mengganggu pelaksanaan tahapan Pilkada 2020.

Kapolda Metro Angkat Suara saat Jakarta Jadi Marak Begal Sepeda
Indonesia
Kapolda Metro Angkat Suara saat Jakarta Jadi Marak Begal Sepeda

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku begal pesepeda yang marak terjadi akhir-akhir ini.

Update COVID-19 Sabtu (22/8): 151.498 Positif, 105.198 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Sabtu (22/8): 151.498 Positif, 105.198 Sembuh

Pada Sabtu (22/8), jumlah kasus bertambah 2.090 orang sehingga menjadi 151.498 orang.

Polda Metro Pastikan Tak Ada Sweeping Produk Prancis
Indonesia
Polda Metro Pastikan Tak Ada Sweeping Produk Prancis

Polda Metro Jaya memastikan hingga saat ini belum ada aksi sweeping terhadap produk-produk Prancis terkait pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron soal Islam.

Tak Sampai Seminggu, Ini Yang Dilakukan Djoko Tjandra di Indonesia
Indonesia
Tak Sampai Seminggu, Ini Yang Dilakukan Djoko Tjandra di Indonesia

Kompolnas mendapat informasi, bahwa Brigjen Prasetyo Utomo menggunakan komputer sendiri dalam membuat surat jalan tersebut. Yang bersangkutan, memiliki niat memperkaya diri sendiri.

PSI Nilai Anies Lebih Pentingkan Formula E Ketimbang Penanganan Masalah di Jakarta
Indonesia
PSI Nilai Anies Lebih Pentingkan Formula E Ketimbang Penanganan Masalah di Jakarta

Menurut dia, dari seluruh masalah utama DKI itu nampaknya tidak ada satupun yang menjadi prioritas Gubernur Anies dalam bekerja menjadi pemimpin Jakarta.

Peran Aktif Anak Muda Kunci Pembangunan Berkelanjutan 2030
Indonesia
Peran Aktif Anak Muda Kunci Pembangunan Berkelanjutan 2030

Keterlibatan aktif anak muda menjadi penentu dalam tercapainya pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) demi menciptakan tatanan dunia yang lebih baik pada 2030 nanti.

BMKG Minta Masyarakat Papua Waspadai Gempa akibat Pergerakan Patahan
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Papua Waspadai Gempa akibat Pergerakan Patahan

BMKG meminta masyarakat mewaspadai pergerakan sembilan sesar atau patahan di wilayah Papua dan Papua Barat yang menyebabkan terjadinya gempa bumi.