DPRD DKI Usul Apartemen Belum Laku Tampung Pasien COVID-19 Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI, Mohamad Taufik mengusulkan kepada pengembang untuk secara sukarela meminjamkan apartemennya yang belum laku terjual untuk dimanfaatkan menampung pasien COVID-19.

"Saya kira dengan sukarela harusnya menyerahkan atau meminjamkan apartemen itu untuk kepentingan perawatan yang terkena Covid di Jakarta," ujar Taufik di Wisma Garuda, Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Minggu (29/12).

Baca Juga

PSI Usul Kenaikan Dana Parpol, Taufik: Biasanya Teriak, Sekarang Minta Naik

Menurut dia, langkah itu merupakan bagian dari kolaborasi masyarakat untuk membantu Pemprov DKI dalam penanganan virus COVID-19 di ibu kota. Taufik menilai, persoalan penyakit corona ini merupakan tanggung jawab bersama.

"Para pengembang yang memiliki apartemen di Jakarta untuk dapat membantu pemda meminjamkan apartemen itu menjadi tempat-tempat perawatan orang kena COVID-19," ujarnya.

Politikus Gerindra ini mengatakan, jika ruang isolasi dan ruang ICU pasien corona di Jakarta sudah hampir penuh. Lantaran penambahan kasus corona di DKI saat ini terus meningkat.

Data dari Dinas Kenehatan (Dinkes) DKI Jakarta dalam sehari penambahan kasus COVID-19 mencapai 2.000 jiwa. Lanjut dia, jika tak ada uluran bantuan dari warga ditakutkan penanganan COVID-19 tidak memadai.

"Kalau ini kejadian terus berlangsung, saya yakin sarana untuk melakukan perawatan terhadap pasien COVID-19 itu tidak memadai," ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik. (MP/Asropih)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik. (MP/Asropih)

Menurut dia, pasien corona tidak bisa ditangani di selasar-selasar rumah sakit selain di ruang isolasi. Untuk itu pentingnya bantuan dari pengembang apartemen menampung pasien COVID-19.

"Ini sebaiknya ada kolaborasi yang baik antara Pemda dengan para pengembang di Jakarta," paparnya.

Taufik menilai, kalau fasilitas milik Pemda DKI diubah jadi ruang isolasi seperti GOR akan membutuhkan waktu lama untuk dibentuk menjadi ruangan-ruangan.

"Saya kira apartemen-apartemen itu sudah jadi ruang-ruang, ruang itu lah yang kita pakai," tutupnya. (Asp)

Baca Juga

Alat Deteksi COVID-19 Karya Peneliti UGM Bisa Tes 12 Ribu Orang Per Hari

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Kerahkan 5.000 PNS ke Pasar-Pasar Tradisional
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan 5.000 PNS ke Pasar-Pasar Tradisional

PNS yang diterjunkan di bawah usia 50 tahun ke bawah, tidak memiliki penyakit penyerta seperti jantung, diabetes, asma, dan tidak dalam kondisi hamil.

Tim SAR Bawa Kantong Berisi Anggota Tubuh Penumpang Pesawat Sriwijaya Air
Indonesia
Tim SAR Bawa Kantong Berisi Anggota Tubuh Penumpang Pesawat Sriwijaya Air

Sebanyak dua kantong ditemukan petugas terkait proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di kawasan Pulau Seribu.

Kejagung Lelang Barang Sitaan Tersangka Asabri, dari Ferarri hingga Rolls Royce
Indonesia
Kejagung Lelang Barang Sitaan Tersangka Asabri, dari Ferarri hingga Rolls Royce

Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simajuntak mengungkapkan, pelelangan tersebut berasal dari barang bukti yang disita dari tersangka Heru Hidayat, Jimmy Sutopo, Adam Rachmat Damiri dan Ilham W Siregar.

Anak Buah John Kei Pakai Narkoba saat Lakukan Penyerangan
Indonesia
Anak Buah John Kei Pakai Narkoba saat Lakukan Penyerangan

Polisi belum merinci jenis narkoba yang dikonsumsi 2 anak buah John Kei itu.

Kasus Narkoba Eks Kapolsek Astana Anyar, Seluruh Polisi di Indonesia Dites Urine
Indonesia
Kasus Narkoba Eks Kapolsek Astana Anyar, Seluruh Polisi di Indonesia Dites Urine

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan instruksi kepada Kapolda di seluruh Indonesia. Para Kapolda diminta untuk melaksanakan tes urine kepada seluruh jajaran dibawahnya.

Sidak 3 Restoran Jakarta, Anies Sebut Ada yang Kena Denda Rp 50 Juta
Indonesia
Sidak 3 Restoran Jakarta, Anies Sebut Ada yang Kena Denda Rp 50 Juta

Sidak dilaksanakan oleh Gubernur Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, dan Pangdam Jaya Mulyo Aji.

Kisah Remaja Asal Solo, Berjuang Melawan Kanker Otak Ganas Selama 2 Tahun
Indonesia
Kisah Remaja Asal Solo, Berjuang Melawan Kanker Otak Ganas Selama 2 Tahun

"Penanganan fisioterapi yang mestinya dilakukan empat kali dalam sepekan, kami lakukan sekali dalam sepekan karena sulitnya kondisi ekonomi keluarga," kata Wahid.

Dicokok KPK di Bandara, Menteri Edhy Tersandung Ekspor Benur
Indonesia
Dicokok KPK di Bandara, Menteri Edhy Tersandung Ekspor Benur

Edhy menggantikan Permen KP Nomor 56 Tahun 2016 yang dikeluarkan pendahulunya Susi Pudjiastuti melarang ekspor benur lobster.

Polisi Bakal Periksa Koordinator Aksi Tuntut Pembebasan Rizieq
Indonesia
Polisi Bakal Periksa Koordinator Aksi Tuntut Pembebasan Rizieq

Massa Aksi 1812 di kawasan Istana Negara bisa dianggap melanggar aturan PSBB transisi hingga tindak pidana.