DPRD DKI Tetap Ngotot Gelar Pilwagub di Tengah Corona, Ada Apa? Gedung DPRD DKI Jakarta (dprd-dkijakartaprov.go.id)

MerahPutih.com - Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur (Wagub) DKI akan membatasi tamu yang hadir dalam pelaksanaan penetapan pengganti Sandiaga Uno. Peserta dan tamu undangan maksimal 130 orang di dalam ruangan rapat paripurna.

Anggota Panlih S. Andyka mengatakan, bagi masyarakat yang tak mendapatkan undangan bisa mengakses melalui aplikasi Zoom, karena Panlih menggelar kegiatan itu menggunakan streaming dan teleconfrence.

Baca Juga

Penyampaian Visi Misi Wagub DKI Pakai Teleconference

"Tidak lebih (150 orang). Sudah kita hitung undangan. Tapi meskipun tidak bisa dihadiri lebih dari 150 orang, mungkin 130 orang tapi seluruh masyarakat bisa akses," kata Andyka saat dikonfirmasi, Rabu (1/4).

Lambang
Lambang DPRD DKI Jakarta

Meski di tengah pandemi corona, Politikus Gerindra ini mengatakan, Panlih tak merubah syarat kuorum dalam pemilihan pendamping Gubernur Anies yaitu 50 persen plus satu atau harus dihadiri 54 anggota DPRD.

"50 persen plus 1 orang. Jadi untuk bisa dimulai harus dihadiri secara fisik sebanyak 50 persen anggota plus 1. Artinya dari 106 sekurang-kurangnya harus dihadiri 54 orang," jelasnya.

Baca Juga

Panlih Ngotot Gelar Pemilihan Wagub DKI, PDIP: Jangan Korbankan Orang Banyak

Andyka menuturkan pihaknya sudah melayangkan surat kepada kepolisian untuk melaksanakan rapat paripurna pemilihan wagub tersebut. Ia berharap polisi dapat menyetujui dan Panlih dapat melaksanakan pemilihan calon Wagub secepatnya.

"Tentunya perlu dan surat pemberitahuan ke kepolisian, sudah kita kirim tadi pagi. Semoga kerja politik kami ini mendapat respons positif dari pihak kepolisian dan semua unsur terkait," tutupnya. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH