DPRD DKI tak Permasalahkan Dana PEN Dipakai Pembangunan Infrastruktur Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp3,5 Triliun untuk pembangunan infrastruktur.

Menyikapi hal itu, DPRD menilai hal yang wajar dana PEN Rp3,5 triliun dari pinjaman pemerintah pusat dialokasikan untuk pengerjaan infrastruktur di Jakarta yang terhenti.

Adapun enam pembangunan infrastruktur yang menggunakan dana PEN, di antaranya peningkatan infrastruktur TIM, peningkatan infrastruktur pembangunan Stadion JIS, peningkatan infrastruktur pengendalian banjir, peningkatan infrastruktur peningkatan layanan air minum, peningkatan infrastruktur pengelolaan sampah, dan peningkatan infrastruktur transportasi.

Baca Juga

Pemprov DKI Telat Serahkan APBD 2021, PSI: Anggota DPRD Bukan Tukang Stempel

"Jadi wajar saja penggunaan dana PEN untuk infrastruktur," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (3/11)

Taufik mengatakan, dana PEN ini merupakan anggaran pinjaman untuk membiayai proyek yang telah mangkrak karena pembiayaan terganggu akibat COVID-19. Meski begitu, politikus Gerindra ini memastikan proyek tidak terganggu karena rata rata multiyears hingga 2021.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (MP/Asropih)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (MP/Asropih)

Hanya saja, ucap Taufik, ada beberapa proyek yang telah selesai dan harus dibayarkan pada Desember tahun ini. Salah satunya pembebasan lahan untuk pengendalian banjir. Di mana masyarakat sudah menyerahkan lahannya tetapi tidak ada dananya.

"Pinjaman itu untuk pembiayaan proyek yang ditetapkan 2020 tapi mangkrak gitu karena income enggak masuk," paparnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta bersama DPRD telah menyepakati anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2020 sebesar Rp63,23 triliun.

Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang masuk dalam APBD Perubahan 2020 itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Baca Juga

Kenaikan UMP DKI, Anies Mengacu PP Pada Aturan Jokowi

Anggaran APBD Perubahan turun sekitar Rp24,72 triliun dari APBD murni 2020 yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp87,95 triliun. Penurunan itu dipicu karena adanya refucosing anggaran untuk penanganan COVID-19 di Ibu kota. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terjadi Kerumunan Saat Vaksinasi di Istiqlal, Kapolsek: Kami Kaget
Indonesia
Terjadi Kerumunan Saat Vaksinasi di Istiqlal, Kapolsek: Kami Kaget

Penghentian sementara ini juga berdasarkan koordinasi antara Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan selaku penyelenggara

Anies Prediksi Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Capai 100 Ribu dalam Hitungan Hari
Indonesia
Anies Prediksi Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Capai 100 Ribu dalam Hitungan Hari

Anies lantas mewanti-wanti masyarakat agar tidak abai dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes)

GIB: Qodari dan Komplotannya Frontal Melawan Konstitusi
Indonesia
GIB: Qodari dan Komplotannya Frontal Melawan Konstitusi

Pendukung presiden sibuk dengan tiga periode

Kasus Naik, DKI Tegaskan Tes COVID-19 Telah Melebihi Standar WHO
Indonesia
Kasus Naik, DKI Tegaskan Tes COVID-19 Telah Melebihi Standar WHO

"Masyarakat tetap diminta di rumah, laksanakan prokes dengan tanggung jawab dan kerjakan PPKM Darurat sebaik mungkin. Jika kita lakukan tiga hal ini, Inshallah akan terjadi penurunan signifikan," ungkap Wagub.

Indonesia Hindari Narasi Politik Saat Presidensi G20
Indonesia
Indonesia Hindari Narasi Politik Saat Presidensi G20

"Indonesia yang memiliki falsafah musyawarah dan mufakat diharapkan bisa menjembatani antar berbagai kelompok negara," kata Airlangga.

Kerja Lebih 10 Tahun, Pegawai Honor Diusulkan Langsung Diangkat PPPK
Indonesia
Kerja Lebih 10 Tahun, Pegawai Honor Diusulkan Langsung Diangkat PPPK

Pemerintah akan kembali membuka jalur formasi umum dan formasi khusus pada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021.

Motif Pelaku Tega Habisi Nyawa Wanita di Hotel Dreamtel
Indonesia
Motif Pelaku Tega Habisi Nyawa Wanita di Hotel Dreamtel

"Motif pelaku (membunuh karena) membutuhkan uang untuk menutupi hutang," kata Paksi

Viral Sopir BST Chat WhatsApp "Sayang" pada Penumpang, Gibran Murka
Indonesia
Viral Sopir BST Chat WhatsApp "Sayang" pada Penumpang, Gibran Murka

Seorang perempuan mendapatkan perlakuan tidak mengenakan dari sopir angkutan kota Batik Solo Trans (BST).

Biar Warga Sehat, Pemkot Pasuruan Fokus Rehab Rumah dan Toilet Warga
Indonesia
Biar Warga Sehat, Pemkot Pasuruan Fokus Rehab Rumah dan Toilet Warga

Renovasi diutamakan untuk membangun toilet karena di Kota Pasuruan saat ini masih ada 2.500 keluarga yang tidak memiliki jamban.

MoU Proyek SPAM dengan Menteri Jokowi, PSI Sebut Anies Lakukan Gimmick
Indonesia
MoU Proyek SPAM dengan Menteri Jokowi, PSI Sebut Anies Lakukan Gimmick

Nota kesepakatan Anies dengan para menteri Jokowi ini, mencakup rincian program, jangka waktu serta skema pembiayaan yang tepat melalui sinergi proyek SPAM.