DPRD DKI Sahkan Perda Penanganan COVID-19 Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanganan COVID-19 menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna (Rapur) di ruang Rapur DPRD DKI, Senin (19/10).

Pengesahan Perda ini sebenarnya sudah tertunda dari jadwal sebelumnya yakni 13 Oktober 2020. Hal ini terjadi lantaran perlunya harmonisasi isi Perda dan ada dua pasal yang ditangguhkan pembahasannya.

Rapur pengesahan Perda dipimpin langsung oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi yang didampingi dua wakilnya, Suhaimi dan Mohamad Taufik.

Baca Juga

Pansus: Anies Tak Ada Keinginan Politik Atasi Masalah Banjir

Sementara dari Eksekutif, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan tak menghadiri rapat dan didampingi Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria.

Sebelum diketok untuk disahkan, Prasetyo bertanya kepada anggota DPRD yang hadir di ruangan paripurna maupun secara virtual mengenai pengesahan Raperda menjadi Perda.

"Saya ingin menanyakan kepada forum rapat paripurna dewan yang terhormat ini apakah Raperda tentang penanganan COVID-19 untuk ditetapkan menjadi Perda dapat disetujui?" tanya Prasetyo di lokasi, Senin (19/10).

Selanjutnya, semua anggota dewan menjawabnya setuju. Prasetyo melanjutkannya dengan mengetok palu tanda pengesahan. Setelah disahkan, Perda diserahkan secara resmi kepada Riza selaku pimpinan eksekutif yang hadir.

"Dengan telah disetujuinya Raperda tersebut menjadi peraturan daerah maka Raperda yang dimaksud akan diserahkan kepada Gubernur provinsi dki Jakarta untuk ditindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tuturnya.

Perda itu berisi 11 Bab dan 35 pasal yang didalamnya mengatur mulai dari ketentuan, tanggung jawab, wewenang, hingga sanksi selama penanganan COVID-19.

Kemudian Wagub DKI menuturkan, dengan ditetapkannya Perda ini, maka Eksekutif memiliki landasan hukum yang kuat dalam penyelenggaraan penanggulangan COVID-19 di wilayah DKI.

Baca Juga

Hadapi Banjir, DKI Bakin Rencana Evakuasi Warga

"Ketepatan waktu penetapan Perda ini, memberikan keyakinan kita bersama untuk dapat mencegah serta memutus penyebaran dan penularan virus COVID-19, memulihkan kondisi kesehatan, perekonomian dan sosial masyarakat Kota Jakarta," jelasnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update COVID-19 Kamis (19/11): Pasien Positif Bertambah 4.798 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (19/11): Pasien Positif Bertambah 4.798 Kasus

Dengan penambahan ini maka total kasus di Indonesia menjadi 483.518

 Pesan Kamis Putih, Kardinal Ajak Umat Selalu Mengasihi dan Bersyukur
Indonesia
Pesan Kamis Putih, Kardinal Ajak Umat Selalu Mengasihi dan Bersyukur

"Upacara bukan yang terpenting tapi melaksanakam pesan oleh upacara itu. Melakukan apa yang dilakukan Yesus yakni mengasihi sampai akhir. Mengasihi sehabis habisnya," terang Suharyo.

 Besok Ketua MA Hatta Ali Pensiun, Penggantinya Wajib Penuhi Syarat Ini!
Indonesia
Besok Ketua MA Hatta Ali Pensiun, Penggantinya Wajib Penuhi Syarat Ini!

Wajib mewujudkan peradilan yang independen dan kompeten bagi rakyat Indonesia

Kader Gerindra Ini Minta Ketumnya Perbanyak Armada di Perairan Indonesia
Indonesia
Kader Gerindra Ini Minta Ketumnya Perbanyak Armada di Perairan Indonesia

Kapal TNI harus didukung dengan penambahan anggaran

Bebas Ganjil Genap Jakarta Diperpanjang Sampai 22 Mei
Indonesia
Bebas Ganjil Genap Jakarta Diperpanjang Sampai 22 Mei

Kebijakan ini telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang dari 19 hingga 23 April.

Menparekraf Ingatkan Hotel Isolasi OTG Jangan Jadi Klaster Baru Pekerja
Indonesia
Menparekraf Ingatkan Hotel Isolasi OTG Jangan Jadi Klaster Baru Pekerja

Wishnutama menjelaskan program ini akan mulai dijalankan lebih dulu di Jakarta dan daerah lainnya sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan

Dirlantas Polda Metro Sidak ke Stasiun Tanah Abang
Indonesia
Dirlantas Polda Metro Sidak ke Stasiun Tanah Abang

Dirlantas Polda Metro Jaya mengecek langsung pelaksanaan protokol kesehatan karena sering terjadi kepadatan.

Banjir Jakarta Telan Korban Jiwa
Indonesia
Banjir Jakarta Telan Korban Jiwa

Arfiko Alif tewas karena tersengat listrik.

Anies Berikan Penghargaan untuk Diskotek Colosseum, BNN: Bikin Gaduh
Indonesia
Anies Berikan Penghargaan untuk Diskotek Colosseum, BNN: Bikin Gaduh

Menurutnya Colosseum tidak bisa mendapatkan penghargaan karena sebelumnya pernah dirazia BNN dan ditemukan ada peredaran narkoba disana.

Sekjen PDIP Hasto Diminta Terbuka soal Kasus Suap Komisioner KPU
Indonesia
Sekjen PDIP Hasto Diminta Terbuka soal Kasus Suap Komisioner KPU

“Hasto kudu secepatnya redam gejolak internal PDIP gegara kasus suap oknum KPU,” kata Hikam