DPRD DKI Rekomendasikan Warga Jakarta Gratis Naik MRT dan LRT Masyarakat yang ikut dalam uji coba MRT Jakarta. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengatakan telah merekomendasi usulan Pemprov DKI terkait besaran tarif kereta cepat Moda Raya Terpadu (MRT) sebesar Rp 10.000 dan Lintas Raya Terpadu (LRT) mencapai Rp 6000.

Menurut Suhaimi, ongkos itu berlaku bagi warga umum yang bukan ber Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI. Sedangkan warga asli Jakarta, sambung dia, pihaknya memberikan rekomendasi gratis hingga akhir tahun 2019 mendatang.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi. (MP/Asropih)

"Jadi gini kita menyetujuin usulannya Pemprov DKI untuk tarifnya Rp 10 ribu sama Rp 6 ribu itu kan berlaku umum ya kan. Usulan kedua yaitu untuk warga DKI sampai akhir tahun digratiskan gitulah," kata Suhaimi saat dihubungi wartawan Kamis (21/3).

Suhaimi menuturkan rekomendasi besaran tarif MRT dan LRT tersebut sudah diberikan kepada Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi yang nantinya akan dibahas di dalam Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) Senin (25/3) mendatang.

Suhaimi menjelaskan alasan pihaknya merekomendasikan tarif gratis bagi warga ibu kota lantaran untuk membiasakan orang Jakarta berpindah haluan dari kendaraan pribadi ke transportasi massal

perjalanan setengah hari menjajal MRT baru di Ibu Kota Indonesia
Peron di setiap stasiun dengan stiker untuk mengarahkan penumpang. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

"Jadi kita berharap itu masyarakat dki menikmati dulu. Biar twrbiasa dengan itu transpirtasi masal yang baru ini sekaligus untuk mengukur kira-kira tingkat keterpindahan masyarakat dari masyarakat dari mobil probadi ke transpirtasi masal itu seberapa. Nah itu diantara alasan-alasan," ungkapnya. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH