DPRD DKI: Tidak Ada Uji Kelayakan dan Tanya Jawab Saat Pemilihan Wagub Cawagub DKI Jakarta Nurmansjah Lubis dari PKS di Balai Kota, Senin (9/3). Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta tetap keukeu untuk menggelar pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI di tengah merebaknya wabah virus corona. Rencananya penetapan itu dilaksanakan pada Jumat (27/3) lusa.

"Pemilihannya pukul 13.00 WIB," kata Wakil Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) wagub DKI, Basri Baco di Jakarta, Rabu (25/3).

Baca Juga

Pemilihan Wagub DKI Diminta Libatkan Lembaga Penegak Hukum

Hanya saja, Barlco menerangkan, dalam pemilihan pendamping Gubernur Anies di rapat paripurna tak ada sesi tanya jawab dan juga fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan.

Dalam agenda paripurna itu hanya ada pemilihan pengganti Sandiaga Uno oleh anggota DPRD yang berjumlah 106 orang.

"Enggak ada, langsung Pemilihan. visi misi berbentuk tutorial, atau live streaming. intinya paripurna itu hanya pemilihan, dua cawagub juga hadir," jelas dia.

Basri
Basri Baco

Politikus Golkar ini juga mengaku DPRD tetap akan mengundang Gubernur Anies Baswedan meskipun tengah sibuk menangani virus mematikan dari Wuhan, Tiongkok itu.

"Gubernur diundang," singkatnya.

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta ini juga mengatakan bahwa pemilihan wagub DKI dilakukan dengan cara tertutu. "One man one vote dan tertutup," pungkasnya.

Baca Juga

DPRD: Warga Jakarta Bakal Punya Wagub Pertengahan Maret

Adapun saat ini ada dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta di tangan DPRD DKI yakni Ahmad Riza Patria dari Gerindra dan Nurmasnsjah Lubis berasal dari PKS. (Asp)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH