DPRD DKI Minta Live Music Digelar di Luar Ruangan Kelompok musik 'Ade and friends' menghibur pengunjung di salah satu restoran di Jakarta, Jumat (11/6/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

MerahPutih.com - Komisi B DPRD DKI Jakarta bakal mengevaluasi wacana Pemprov DKI yang mengizinkan love music di hotel dan restoran di saat COVID-19 mulai melonjak.

Ketua Komisi B DPRD DKI, Abdul Aziz mengungkapkan, pagelaran musik tetap menjadi penyebab berkumpulnya orang meski hanya diperkenankan beroperasi di hotel dan rumah makan.

Baca Juga

Pemprov DKI Diminta Tindak Kafe Abai Terapkan Protokol Kesehatan saat Live Music

Evaluasi Komisi B ini akan mulai dilaksanakan dua pekan setelah izin resmi dikeluarkan pada 1 Juni 2021 kemarin.

“DPRD memiliki fungsi utama sebagai pengawas kebijakan yang telah disepakati, makanya saat ini kebijakan itu masih kita pantau pelaksanaan dan dampaknya seperti apa, barulah akan kita evaluasi setelah dua minggu,” papar.

Politikus PKS ini meminta, agar live music dilakukan di tempat makan terbuka atau outdoor untuk mengurangi resiko penyebaran virus, dan memperhatikan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen dari jumlah kapasitas keseluruhan.

“Jangan sampai live music dilakukan di ruang AC tertutup. Paling tidak ventilasi ruangan itu mempuni dan dipasang air purifier. Malah lebih bagus kalau live musik dilakukan di outdoor, itu resikonya lebih kecil," paparnya.

Ilustrasi live music. Foto: WikiImages/Pixabay
Ilustrasi live music. Foto: WikiImages/Pixabay

Ia pun mengimbau manejemen yang bertanggungjawab atas berlangsungnya live musik untuk memperhatikan protokol kesehatan pemusik, terutama vokalis. Upaya tersebut diimbau agar kebijakan ini tidak menjadi klaster baru penyebaran COVID-19.

“Kalau live music kan tidak mungkin vokalisnya pakai masker, jadi saya sarankan agar melakukan swab rutin, terutama sebelum manggung. Harus dipastikan prokesnya benar-benar ketat. Saya juga imbau menyanyinya hanya boleh di panggung, jangan berkeliling," pungkasnya.

Sesuai SK yang dikeluarkan Disparekraf DKI, penyelenggaraan live musik yang menjadi fasilitas usaha restoran dan hotel dapat beroperasional sampai pukul 21.00 WIB dengan beberapa ketentuan.

Di antarannya telah memiliki legalitas Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), Jumlah personil menyesuaikan luas panggung, memasang pembatas partisi pada area panggung, serta pengunjung dilarang menyumbang lagu. (Asp)

Baca Juga

Pemprov DKI Izinkan Live Music di Kafe, Komisi B: Para Musisi Wajib Tes Corona

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pedagang di Yogyakarta Wajib Cantumkan Harga Menu Kuliner
Indonesia
Pedagang di Yogyakarta Wajib Cantumkan Harga Menu Kuliner

Pemerintah Kota Yogyakarta memutuskan menutup sementara tiga warung pecel lele di Jalan Perwakilan

Vaksin Booster COVID Umum Mulai Desember, PBI BPJS Gratis Lainnya Bayar
Indonesia
Vaksin Booster COVID Umum Mulai Desember, PBI BPJS Gratis Lainnya Bayar

Bagi masyarakat yang penghasilannya cukup diarahkan secara berbayar

Penularan COVID-19 Masih Terjadi, Menkes Wanti-wanti Gelombang Ketiga
Indonesia
Penularan COVID-19 Masih Terjadi, Menkes Wanti-wanti Gelombang Ketiga

Pemerintah kembali memutakhirkan data kasus terkonfirmasi positif virus corona (COVID-19) di Indonesia.

Menaker Pastikan Jumlah Pekerja Asing Tidak Lebihi Pekerja Lokal
Indonesia
Menaker Pastikan Jumlah Pekerja Asing Tidak Lebihi Pekerja Lokal

Jumlah penggunaan tenaga kerja asing (TKA) terus mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2019 terdapat 95.168 TKA yang bekerja di Indonesia dan turun menjadi 93.374 pada 2020.

KPK Periksa Dua Anak Anggota DPR Hasan Aminuddin
Indonesia
KPK Periksa Dua Anak Anggota DPR Hasan Aminuddin

Hasan telah menyandang status tersangka bersama dengan istrinya, Bupati nonaktif Probolinggo Puput Tantriana Sari (PTS).

Sudah Punya Kemampuan, Peserta Tes PPPK Diminta Percaya Diri
Indonesia
Sudah Punya Kemampuan, Peserta Tes PPPK Diminta Percaya Diri

Seleksi PPPK ini berbeda dengan proses penyeleksian CASN (Calon Aparats Sipli Negara). Mengingat para peserta merupakan para ahli di bidangnya masing-masing sesuai dengan formasi yang dibutuhkan Pemkot Bandung.

Masyarakat Diminta tidak Pilih Vaksin COVID-19
Indonesia
Masyarakat Diminta tidak Pilih Vaksin COVID-19

"Jadi gak usah pilih-pilih merk vaksin apapun. Insya Allah kalo kita sudah 2 dosis lengkap vaksin kita akan selamat kalo kita positif covid," ucapnya.

Ini Kata Wagub Soal Ditemukan Pedagang Daging Anjing di Pasar Senen
Indonesia
Ini Kata Wagub Soal Ditemukan Pedagang Daging Anjing di Pasar Senen

Pemprov DKI Jakarta menyayangkan pedagang yang menjual daging anjing di Pasar Senen.

Respons Bank DKI soal Penangkapan 2 Pimpinan Cabang yang Terlibat Kasus Dugaan Korupsi
Indonesia
Respons Bank DKI soal Penangkapan 2 Pimpinan Cabang yang Terlibat Kasus Dugaan Korupsi

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat menangkap dua pimpinan cabang Bank DKI, yaitu cabang Muara Angke dan Cabang Permata Hijau karena diduga terlibat kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) Tunai Bertahap.

Kasus COVID-19 Meroket, Pemda DIY Batalkan Belajar Tatap Muka
Indonesia
Kasus COVID-19 Meroket, Pemda DIY Batalkan Belajar Tatap Muka

Pemberlakuan belajar tatap muka akan dilaksanakan jika kasus COVID-19 menurun