DPRD DKI Minta Halte TransJakarta Difasilitasi Musala dan Toilet Bus Zhong Tong yang beroperasi di koridor 1 jurusan Blok M- Kota melintasi Halte Bundaran HI, Jumat (18/10/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Komisi B DPRD DKI Jakarta meminta agar PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melengkapi halte atau shelter bus Transjakarta dengan fasilitas musala dan toilet.

Ketua Komisi B DPRD DKI Abdul Aziz mengatakan, kedua fasilitas itu sangat penting untuk kenyamanan pengguna moda transportasi Transjakarta. Terlebih jumlah penumpang Transjakarta terus meningkat tiap harinya.

Baca Juga:

Sekda DKI Akui BP BUMD Tak Teliti Seleksi Donny Saragih Jadi Dirut TransJakarta

"Ini kebutuhan yang banyak diminta masyarakat, bagaimana halte bisa jadi tempat yang nyaman, ada tempat ibadah, ada toilet jadi penumpang gak harus keluar halte untuk mendapat fasilitas itu," ujar Abdul di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (3/2).

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Transjakarta Yoga Adiwinarto menuturkan, pihaknya akan menindaklanjuti penambahan fasilitas seperti yang diusulkan Komisi bidang perekonomian DPRD DKI.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan pencanangan pembangunan fasilitas integrasi Halte Transjakarta CSW dan Stasiun MRT Asean. (Foto: MP/Asropih Opih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan pencanangan pembangunan fasilitas integrasi Halte Transjakarta CSW dan Stasiun MRT Asean. (Foto: MP/Asropih Opih)

Hingga kini PT Transjakarta, lanjut dia, memiliki sebanyak 278 shelter eksisting yang tersebar di seluruh Ibu Kota. Lima di antaranya telah memiliki musala dan toilet, seperti shelter Glodok, Monas, Karet, Tendean, dan Patra Kuningan.

"Yang jelas tahun 2020 ini kami akan fokus untuk terus mengembangkan layanan dan juga memperbaiki fasilitas, karena memang ternyata ketika kami tambahkan fasilitas musala dan toilet justru minatnya sangat banyak teutama saat ibadah tiba, musala pasti dipenuhi pengunjung," papar Yoga.

Baca Juga:

Pengangkatan Dirut TransJakarta Dibatalkan, PSI: Anies Harus Independen Seleksi Direksi BUMD

Hanya saja, ia melanjutkan, penambahan dua fasilitas tersebut hanya dapat dibangun di shelter yang memiliki luas yang cukup. Sejauh ini, PT Transjakarta sudah menginventarisir untuk merevitalisasi dua shelter yang akan dilengkapi musala dan toilet.

Sementara, Yoga akan mengutamakan halte yang memiliki luas cukup besar dan banyak penumpangnya saat jam sibuk untuk direvitalisasi tahun ini salahsatunya Halte Slipi Petamburan.

"Dalam waktu dekat shelter yang akan kami revitalisasi ada dua, masing-masing Slipi dan Petamburan, ada penambahan musala dan toilet seperti permintaan dewan," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Integrasikan Stasiun MRT Asean dengan Transjakarta Koridor 1 dan 13



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH