DPRD DKI Diklaim Dukung Janji Anies Tata Kampung Akuarium Kampung Akuarium. Foto: ANTARA

Merahputih.com - Anggota TGUPP DKI Jakarta, Angga Putra Fidrian mengklaim bahwa pembangunan Kampung Rusun Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara mendapatkan dukungan dari anggota DPRD.

Buktinya, sejumlah Dewan Parlemen Kebon Sirih hadir dalam peletakan batu pertama Kampung Rusun Akuarium 17 Agustus 2020 lalu.

Baca Juga

Anies Berencana Pasang Masker di Patung Jenderal Sudirman

"Seingat saya waktu ground breaking kemarin ada juga anggota DPRD yang datang, sehingga secara prinsip juga DPRD mendukung," ucap Angga dalam diskusi virtual, Senin (24/8).

Pembangunan Kampung Akuarium merupakan janji kampanye Gubernur Anies Baswedan pada Pilkada DKI 2017 yang terdapat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Toh, penataan kampung di Jakarta ada di Perda RPJ. Di mana RPJMD adalah produk politik eksekutif dan legislatif," jelasnya.

Jika ada anggota DPRD yang menolak adanya pembangunan Kampung Akuarium tersebut merupakan hal yang wajar. Pasalnya penolakan itu dilatarbelakangi oleh sikap dan kepentingan partai politiknya masing-masing.

"Apakah ketika satu anggota DPRD tidak mendukung, seluruh DPRD tidak mendukung? Kan tidak juga. Cek dulu fraksinya apa, latar belakang politiknya apa, kalau memang porsinya kritik, ya kritik. Enggak jadi masalah," paparnya.

Desain
Desain kampung akuarium. Foto: Istimewa

Angga bilang secara hukum, DPRD DKI justru mendukung proses penataan Kampung Akuarium tersebut. Penataan kampung tersebut pun, kata dia, justru nantinya dapat diadopsi di tempat lain di Jakarta.

"Kalau kampung ditata dengan baik DPRD juga senang. Meskipun secara politik, secara atraksi itu menolak. Ya enggak masalah sih menurut saya. Itu kan namanya demokrasi," tutur dia.

Sebelumnya, Anggota Komisi A DPRD DKI, Gembong Warsono mengkritik keras pembangunan Kampung Rusun Akuarium yang digusur era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Gembong menilai penataan Kampung Akuarium menabrak aturan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Zonasi.

"Menabrak aturan. Kalau saat ini Anies melakukan peletakan batu pertama pembangunan kampung Aquarium, berarti pak Anies melanggar Perda RDTR, karena sampai saat ini blm ada perubahan RDTR," ungkap Politikus PDI Perjuangan itu.

Baca Juga

Warga DKI Diizinkan Rayakan Tahun Baru Islam

Kritikan itu pun dibantahkan oleh Sarjoko. Menurutnya, proyek Kampung Akuarium tidak melanggar Perda RDTR dan Zonasi. Pasalnya lokasi itu berada di zona Pemerintah Daerah (P3). Artinya Kampung Akuarium diperbolehkam untuk menjadi rumah susun yang diselenggarakan oleh pemerintah.

"Berdasarkan Perda 1/2014 tentang RDTR dan Zonasi, lokasi pembangunan berada di Sub zona Pemerintah Daerah (P3), dan diijinkan untuk kegiatan rumah susun yang diselenggarakan oleh pemerintah," ujar Sarjoko Rabu (19/8). (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demokrat Sarankan Reuni Akbar 212 Tahun Ini Dibatalkan
Indonesia
Demokrat Sarankan Reuni Akbar 212 Tahun Ini Dibatalkan

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono meminta agar Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk membatalkan acara Reuni Akbar tahun 2020 ini.

TNI-Polri Bertambah Banyak di Lokasi Kontak Tembak, MIT Semakin Terjepit
Indonesia
TNI-Polri Bertambah Banyak di Lokasi Kontak Tembak, MIT Semakin Terjepit

Kontak tembak tersebut juga menewaskan seorang prajurit TNI Praka Dedi Irawan

510 Calhaj Solo Gagal Berangkat Tahun Ini
Indonesia
510 Calhaj Solo Gagal Berangkat Tahun Ini

"Kami masih menunggu kebijakan Menang selanjutnya apakah 510 calhaj ini ditunda pemberangkatannya pada 2021 atau seperti apa," kata dia.

Gugus Tugas Corona Sebut Kaum Muda Berpotensi Jadi Silent Killer
Indonesia
Gugus Tugas Corona Sebut Kaum Muda Berpotensi Jadi Silent Killer

Kaum muda bisa berperan serta dalam memutus rantai penularan COVID-19 dengan disiplin

Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek Meningkat Dua Hari Terakhir
Indonesia
Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek Meningkat Dua Hari Terakhir

Kenaikan arus lalu lintas yang melintasi jalan Tol Jakarta-Cikampek selama dua hari terakhir pada musim liburan 17 Agustusan.

Pengguna Naik 10 Kali Lipat, Anies Wajibkan Perkantoran Sediakan Parkir Sepeda 10 Persen
Indonesia
Pengguna Naik 10 Kali Lipat, Anies Wajibkan Perkantoran Sediakan Parkir Sepeda 10 Persen

Pengguna sepeda naik signifikan sebanyak 10 kali lipat di ibu kota saat masa transisi PSBB.

Subsidi Upah Bagi Tenaga Kependidikan Mulai Disalurkan
Indonesia
Subsidi Upah Bagi Tenaga Kependidikan Mulai Disalurkan

Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) diberikan waktu untuk mengaktifkan rekening hingga tanggal 30 Juni 2021.

Berangkat ke KPU, Gibran-Teguh Naik Sepeda Onthel dan Pakai Blankon Sido Mukti
Indonesia
Berangkat ke KPU, Gibran-Teguh Naik Sepeda Onthel dan Pakai Blankon Sido Mukti

Pakaian yang dikenakan bakal calon adalah baju adat Jawa Solo berupa lurik dan blankon sido mukti.

Penyebab Anton Medan Meninggal Dunia
Indonesia
Penyebab Anton Medan Meninggal Dunia

Ramdhan Effendi, atau yang biasa disapa Anton Medan meninggal dunia pada Senin (15/3). Mantan perampok dan bandar judi ini wafat di usia 63 tahun.

Kritik Habis-habisan, Ahok Minta Kementerian BUMN Dibubarkan
Indonesia
Kritik Habis-habisan, Ahok Minta Kementerian BUMN Dibubarkan

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat ini menjadi tengah menjadi sorotan publik.