DPRD Desak Pemprov DKI Carikan Solusi Pemotongan Kurban di Tengah Pandemi Ilustrasi. (Foto: MP/Ismail)

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov mencarikan solusi pelaksanaan pemotongan hewan kurban Iduladha di tengah pandemi corona. Pada kondisi COVID-19 ini, masyarakat diimbau untuk tidak berkerumun baik saat pemptongan maupun pembagian.

"Intinya, tidak boleh ada orang berkumpul di satu tempat saat pemotongan," kata Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz di Jakarta, Selasa (14/7).

Baca Juga:

Fatwa MUI Soal Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

Aziz pun memberikan saran kepada Pemprov DKI untuk membuat regulasi agar pembagian daging kurban disalurkan ke rumah masing-masing warga. Hal itu dimaksudkan agar tidak adanya kerumunan di tempat pemotongan.

Sapi kurban asal Boyolali milik pedagang Usman yang dijual di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (13-7-2020). ANTARA/Devi Nindy
Sapi kurban asal Boyolali milik pedagang Usman yang dijual di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (13-7-2020). ANTARA/Devi Nindy

Politikus PKS ini melanjutkan, pembagian daging hewan kurban juga bisa dilangsungkan di waktu-waktu tertentu hingga tidak terjadi penumpukan.

"Bisa disiasati pakai kupon lalu diantar ke rumah satu per satu. Ini salah satu alternatif solusinya,” tuturnya.

Baca Juga:

Tak Terdampak COVID-19, Penjualan Hewan Kurban di Yogyakarta Meningkat

Ia juga mengaku akan memanggil Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) serta PD Dharma Jaya. Sebab menurutnya, pemotongan kurban di tempat umum seperti tahun sebelumnya sudah tidak dimungkinkan.

“Kami akan memanggil DKPKP dan Dharma Jaya untuk mendalami mengenai tempat pemotongan hewan saat Iduladha," ungkap dia. (Asp)

Baca Juga:

Cegah Kerumuman, Warga Yogyakarta Diimbau Potong Hewan Kurban di RPH



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH