DPRD DKI: Denda Sanksi Pelanggan PSBB Masuk ke Kas Daerah Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 41 tahun 2020 tentang pengenaan sanksi terhadap pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam penanganan corona virus Disease atau COVID-19 di ibu kota.

Dalam Pergub tersebut diatur mengenai pengenaan sanksi kepada pelanggar, mulai dari sanksi sosial hingga denda.

Baca Juga

Pemprov DKI Segel 190 Perusahaan Pelanggar PSBB

Contohnya masyarakat yang tak menggunakan masker saat keluar rumah. Pertama adalah sanksi administrasi teguran tertulis, lalu sanksi kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi. Kemudian sanksi denda administratif paling sedikit Rp100.000 dan paling banyak Rp250.000.

Selanjutnya sanksi bagi perusahaan yang masih beroperasi saat PSBB. Hanya ada 11 sektor yang diizinkan untuk tetap beroperasi selama PSBB seperti yang tercantum dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 di DKI.

Untuk sektor yang tidak diizinkan tetapi tetap beroperasi bakal dikenai sanksi berupa penyegelan kantor. Ada juga sanksi berupa denda administratif paling sedikit Rp5 juta dan paling banyak Rp10 juta.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari PKS Abdurrahman Suhaimi (Foto: pks.id)

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi pun mengusulkan agar denda yang terkumpul dari sanksi tersebut dimasukan ke dalam kas daerah.

Lanjut dia, aturan itu juga perlu dilakukan pengawasan ketat mengingat penerapan sanksi bersifat administratif dengan denda sejumlah uang.

"Harus dipastikan uang tersebut harus masuk ke kas daerah. DPRD pasti ikut mengawasi dan memantau berjalannya Pergub tersebut," kata di Jakarta, Selasa (12/5).

Ia pun meyakini pemberian sanksi dapat memberikan rasa tanggung jawab yang besar dan efek jera sehingga penerapan PSBB berjalan efektif dan pemutusan mata rantai penyeberan corona di ibu kota.

“Meskipun tidak besar, tetapi itu bisa memberikan efek jera dan tanggung jawab. Menurut saya bagus, itu bagian dari mendidik, dan dengan cara ini bisa membuat orang-orang familiar dengan peraturan," jelasnya.

Baca Juga

Dorong Transparansi Bansos, KPK Koordinasi dengan Tiga Pemda di Jawa Barat

Dengan penerapan Pergub secara maksimal, Suhaimi yakin penanganan wabah COVID-19 dapat selesai secepatnya. Ia pun mengimbau agar masyarakat bisa menaati peraturan yang ada.

"Ayo patuhi peraturan yang ada agar pemutusan mata rantai penyebaran COVID bisa efektif dan cepat selesai," tutupnya. (Asp).

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mensos Risma Pantau Banjir di Indramayu
Indonesia
Mensos Risma Pantau Banjir di Indramayu

Menteri Sosial, Tri Rismaharini memantau banjir di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Hal ini guna memastikan kebutuhan makanan para korban terpenuhi.

 Monumen Patung Didi Kempot, Wali Kota Solo: Lebih Tepatnya Dibangun di Lokananta
Indonesia
Monumen Patung Didi Kempot, Wali Kota Solo: Lebih Tepatnya Dibangun di Lokananta

"Kami juga menyediakan tempat untuk pembangunan monumen Didi Kempot di aset milik Pemkot Solo," kata dia.

CFD Kembali Digelar Pekan Depan, Warga Kurang Sehat Jangan Datang
Indonesia
CFD Kembali Digelar Pekan Depan, Warga Kurang Sehat Jangan Datang

Masyarakat yang berolahraga di CFD harus menaati dan menjalankan protokol kesehatan

 RSUD dr Moewardi Rawat 3 Pasien Positif COVID-19, Pinsar Kirim 2000 Telur Ayam
Indonesia
RSUD dr Moewardi Rawat 3 Pasien Positif COVID-19, Pinsar Kirim 2000 Telur Ayam

"Pemberian telur ini sebagai bentuk apresiasi warga kepada petugas rumah sakit rujukan pasien covid-19 di Jawa Tengah," ujar Joko, di Solo, Minggu (22/3).

Doni Monardo Yakin Indonesia 'Merdeka' dari COVID-19 17 Agustus 2021
Indonesia
Doni Monardo Yakin Indonesia 'Merdeka' dari COVID-19 17 Agustus 2021

"Mudah-mudahan pada Ulang Tahun Perayaan Kemerdekaan RI (17 Agustus 2021), bangsa kita bisa mengendalikan COVID-19," ucap Doni

Resmikan Masjid Amir Hamzah TIM, Anies: Meski Pandemi Waktunya Tak Bergeser
Indonesia
Resmikan Masjid Amir Hamzah TIM, Anies: Meski Pandemi Waktunya Tak Bergeser

Proyek pembangunan masjid di kompleks kesenian tersebut sesuai dengan target.

Singapura Wajibkan Warga ASEAN Bawa Surat Tanda Sehat
Indonesia
Singapura Wajibkan Warga ASEAN Bawa Surat Tanda Sehat

Warga negara ASEAN wajib melengkapi diri dengan surat tanda sehat dari kedutaan Singapura.

Tolak Tes COVID-19 di DKI Jakarta Siap-Siap Kena Sanksi Rp5 Juta
Indonesia
Tolak Tes COVID-19 di DKI Jakarta Siap-Siap Kena Sanksi Rp5 Juta

Regulasi ini bakal segera disahkan dalam waktu dekat

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovac Mengandung Sel Ginjal Monyet Hijau Afrika
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovac Mengandung Sel Ginjal Monyet Hijau Afrika

Ramai di media sosial Facebook yang menyatakan vaksin Sinovac dari Tiongkok mengandung vero cell atau sel monyet hijau Afrika.

Data Penerima Bansos Kacau, Anak Buah Jokowi Minta Bantuan ke RT/RW
Indonesia
Data Penerima Bansos Kacau, Anak Buah Jokowi Minta Bantuan ke RT/RW

Muhadjir pun meminta pihak RT/RW, lurah, dan camat untuk mendata warga dengan teliti. Terutama warga yang benar-benar membutuhkan bantuan tersebut.