DPRD DKI Cari Nama Influencer yang Mengaku Dapat Vaksin Ketiga, Bagaimana Hasilnya? Ilustrasi - ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Merahputih.com - DPRD DKI Jakarta langsung bergerak cepat melakukan penelusuran terhadap seorang influencer yang mengaku mendapat vaksin ketiga di gedung DPRD DKI.

Influencer itu mendapatkan vaksin dosis pertama pada 3 Juni dan dosis kedua pada 1 Juli 2021. Namun, nama influencer itu tidak terdapat di daftar hadir di DPRD DKI.

Baca Juga:

Vaksinasi Ketiga dengan Moderna Bagi Nakes Akan Dilakukan Secepatnya

"Kami sudah lihat juga tidak ada di daftar hadir, tidak ada di verifikasi dokumen tenaga medis artinya yang bersangkutan tidak melakukan booster atau melakukan vaksinasi ketiga di DPRD," ucap Plt Sekretaris Dewan DPRD DKI, Augustinus di kantornya, Kamis (29/7).

Bahkan, DPRD DKI Jakarta juga berusaha mengubungi sang influencer. "Coba kami hubungi tapi tidak diangkat," ujar dia.

Upaya itu dilakukan untuk untuk mengetahui kronologi sebenarnya terkait unggahan sang influencer itu di instagramnya story soal vaksin booster.

Peserta vaksinasi dosis ketiga atau booster untuk tenaga kesehatan menjalani penyuntikan dosis vaksin Moderna di RSCM, Jakarta, Jumat (16/7/2021). (ANTARA/HO-Humas Kemenkes).
Peserta vaksinasi dosis ketiga atau booster untuk tenaga kesehatan menjalani penyuntikan dosis vaksin Moderna di RSCM, Jakarta, Jumat (16/7/2021). (ANTARA/HO-Humas Kemenkes).

Namun DPRD menegaskan tidak ingin menelusuri lebih jauh. Hal tersebut juga merupakan perintah Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi untuk tak memperpanjang permasalahan ini.

"Namanya, NIK, alamat ada. Tapi kami enggak mau sejauh itu. Karena tugas kami hanya fungsi pelayanan. Jangan sampai juga mengganggu yang lainnya," jelas Aga.

Sebelumnya, ramai di media sosial twitter diduga seorang influencer menerima jatah vaksin COVID-19 dosis ketiga atau vaksin booster, moderna. Polemik tersebut dimunculkan dari unggahan akun Twitter atas nama @johandjayanto.

"Tadi siang ada teman gue tiba-tiba cerita kalau teman dia yang influencer (bokapnya pengusaha) hari ini dapat vaksin dosis ketiga Moderna (yang seharusnya buat nakes)" cuwitan @johandjayanto.

Baca Juga:

Guru Besar FK UI dan Dokter Jalani Vaksinasi Tahap Ketiga di RSCM

Tapi johandjayanto tidak mengunggkap siapa ifnluencer yang mendapatkan vaksin booster tersebut. Hanya saja dalam postingan Johan foto tangkapan layarvterlihat jelas logo DPRD DKI.

"Selasa, 9.18 WIB. Vaccine shot x3: booster," tulis influencer melalui story IG miliknya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Disorot Presiden, Kepala Daerah di Jatim Diminta Optimalkan Isolasi Terpusat
Indonesia
Presiden Jokowi Tinjau Food Estate Humbahas Hari Ini
Indonesia
Presiden Jokowi Tinjau Food Estate Humbahas Hari Ini

Presiden Joko Widodo dijadwalkan meninjau lokasi food estate di Desa Siria-ria. Kunjungan tersebut jadi lokasi awal dalam kunjungan di Kabupaten Humbanghasundutan.

DPR Khawatir RUU Minuman Beralkohol Kembali Ditolak Pemerintah
Indonesia
DPR Khawatir RUU Minuman Beralkohol Kembali Ditolak Pemerintah

DPR pernah membentuk Panitia Khusus Pembahasan RUU Larangan Minuman Beralkohol, tetapi ternyata mandek di pembahasan karena pemerintah tidak mau memberikan respons.

Dalang Kerusuhan Jayapura 2019 Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Satpol PP Tutup Kafe Langgar Aturan Jam Malam di Tanah Abang
Indonesia
Satpol PP Tutup Kafe Langgar Aturan Jam Malam di Tanah Abang

Petugas menemukan tempat usaha tersebut masih melanggar protokol kesehatan (prokes) di tengah masa PPKM dan meningginya kasus COVID-19.

PKS Siapkan Israyani dan Karyatin Jadi Anggota DPRD DKI
Indonesia
PKS Siapkan Israyani dan Karyatin Jadi Anggota DPRD DKI

"Ya bu Israyani gantikan pak Dani dan pak Karyatin gantikan bu Umi," ungkap Ketua Majelis Syuro DPW PKS DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi

Jangan Lupa, Hari Ini Pengumuman Hasil Seleksi PPDB DKI Tahap Kedua dan Ketiga
Indonesia
Jangan Lupa, Hari Ini Pengumuman Hasil Seleksi PPDB DKI Tahap Kedua dan Ketiga

DKI akan mengumumkan hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahap dua untuk SMP, SMA dan SMK, serta tahap ketiga untuk SD.

[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Hentikan Vaksinasi Setelah 48 Warganya Meninggal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Hentikan Vaksinasi Setelah 48 Warganya Meninggal

Akun Twitter Luisa Capra (@LuisaCapra6) mengunggah cuitan berupa narasi yang menyebutkan terdapat 48 orang meninggal di Singapura beserta tautan unggahan Facebook.

Mayoritas Warga Ogah Ikut Vaksinasi COVID-19 Jika Harus Bayar
Indonesia
Mayoritas Warga Ogah Ikut Vaksinasi COVID-19 Jika Harus Bayar

Indikator Politik Indonesia melakukan survei nasional tentang vaksin COVID-19. Survei ini salah satunya menghasilkan temuan bahwa mayoritas masyarakat enggan divaksin corona jika berbayar.

Mabes Polri Angkat Suara Terduga Teroris ZA Bisa Masuk dengan Mudah
Indonesia
Mabes Polri Angkat Suara Terduga Teroris ZA Bisa Masuk dengan Mudah

Pelaku terorisme di Mabes Polri, ZA (25), masuk lewat pintu belakang yang merupakan akses masuk bagi masyarakat yang mengurus layanan publik Polri.