DPRD Desak Pemprov DKI Evaluasi PSBB di Pasar Tradisional Petugas "Posko Aman Bersama Gojek" sedang memeriksa suhu tubuh mitra pengemudi di salah satu titik poin cek, di Jakarta, Rabu (22/04/2020) (ANTARA/Ho-Gojek)

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta mendesak Pemprov untuk mengevaluasi penerapan protokol kesehatan pencegahan corona pada aktivitas pasar tradisional saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menilai, di pasar tradisional masih banyak pelanggaran pembatasan sosial dan pencegahan virus corona sehingga menambah risiko penularan.

Baca Juga:

Tokoh Intelijen Minta Jokowi Pulangkan WNI di Negara yang Lockdown

"Pasar kan tidak boleh tutup, ada juga pakai online tapi orang kadang kala, mungkin kebiasaan belanja secara langsung sulit dihindari, maka perlu diawasi. Orang lebih suka belanja melihat, itu tidak bisa dihindari tapi harus diawasi secara ketat," ujar Taufik, Rabu (22/4).

Ketua DPP Gerindra DKI Jakarta M Taufik. (Foto: MP/Asropih)
Ketua DPP Gerindra DKI Jakarta M Taufik. (Foto: MP/Asropih)

Agar PSBB dengan penerapan protokol kesehatan tepat sasaran, Taufik meminta kepada Perumda Pasar Jaya lebih menjaga dan memastikan bahwa tidak ada kerumunan massa. Termasuk memastikan penegakan kedisiplinan pada pedagang dan pembeli di wilayah pasar tradisional.

"Saya kira supaya berkerumun orang, (harus) sesuai dengan protokol kesehatan berkaitan dengan corona. Tinggal harus diawasi, masker wajib hukumnya dipakai, jadi harus diawasi secara ketat," terangnya.

Baca Juga:

31 WNA Jemaah Tabligh di Masjid Al Muttaqien Positif COVID-19

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono menuturkan, jika masa PSBB diperpanjang, diharapkan Pemda bisa mengevaluasi kebijakan tersebut bersama DPRD.

"Kalau Pemprov (DKI) mau, DPRD juga bisa diajak bicara supaya PSBB bisa berjalan lebih efektif, kita siap kok buat bekerja sama untuk pengawasan PSBB kalau akhirnya mau dilanjutkan," ungkap Mujiyono. (Asp)

Baca Juga:

Masyarakat Takut Polisi Main Ancam Saat Penegakan Larangan Mudik

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jalan Panjang Pulihkan Ekonomi Jika Pandemi COVID-19 Tidak Ditangani Serius
Indonesia
Jalan Panjang Pulihkan Ekonomi Jika Pandemi COVID-19 Tidak Ditangani Serius

COVID-19 ini dari sisi rumah tangga membuat pendapatan turun, daya beli turun dan pengangguran serta kemiskinan naik.

Peringati HUT ke-75 RI, Anies Tekankan Pemprov DKI Nomorsatukan Keselamatan Rakyat
Indonesia
Peringati HUT ke-75 RI, Anies Tekankan Pemprov DKI Nomorsatukan Keselamatan Rakyat

Menurut Anies, peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 RI ini merupakan momen spesial

Kasus Dugaan LGBT Jenderal Polisi Jadi Evaluasi Pimpinan Polri
Indonesia
Kasus Dugaan LGBT Jenderal Polisi Jadi Evaluasi Pimpinan Polri

Kasus ini mulai menguak setelah ada kabar yang menyebut jika adanya kelompok LGBT dilingkup TNI-Polri

Emosi Novel 'Meledak' Ditanya Pengacara Penyiram Air Keras Pakai Lensa Kontak
Indonesia
Emosi Novel 'Meledak' Ditanya Pengacara Penyiram Air Keras Pakai Lensa Kontak

"Kalau Anda punya cuttonbud mau dicopot boleh," tantang Novel Baswedan.

BPIP Minta Pemuda Galang Kekuatan Lawan Paham Radikal
Indonesia
BPIP Minta Pemuda Galang Kekuatan Lawan Paham Radikal

"Dalam melawan intoleransi, radikalisme dan terorisme, diperlukan kekuatan dari anak muda untuk menjadi pemutus rantai", ucapnya

Luhut Perintahkan BPJS Kesehatan Percepat Klaim Perawatan Pasien COVID-19
Indonesia
Luhut Perintahkan BPJS Kesehatan Percepat Klaim Perawatan Pasien COVID-19

Dari 1906 RS penyelenggara pelayanan COVID- 19 di seluruh Indonesia, hanya 1356 Rumah Sakit yang sudah mengajukan klaim. Sisanya sebanyak 550 RS belum mengajukan klaim.

PDIP Solo Targetkan Gibran-Teguh Raih 61 Persen Suara
Indonesia
PDIP Solo Targetkan Gibran-Teguh Raih 61 Persen Suara

"Banyak dukungan dari relawan dan partai lain baik non parlemen dan parlemen diyakini suaranya akan terdongkrak naik," tutur dia.

Jokowi Perintahkan Percepat Bantuan Bagi UMKM
Indonesia
Jokowi Perintahkan Percepat Bantuan Bagi UMKM

Bantu UMKM dan koperasi di tengah lesunya ekonomi tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan yang salah satunya berupa pembiayaan koperasi sebesar Rp1 triliun di masa pemulihan ekonomi.

Adik Ipar Khofifah Meninggal Dunia, Dimakamkan dengan Protokol Kesehatan
Indonesia
Adik Ipar Khofifah Meninggal Dunia, Dimakamkan dengan Protokol Kesehatan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tengah berduka setelah adik ipar, Ahmad Fauzi Bin Abdul Mughni meninggal dunia, Rabu (23/9)

Revisi Iuran BPJS Kesehatan Berlaku 1 Mei, Lebih Bayar Jadi Deposit
Indonesia
Revisi Iuran BPJS Kesehatan Berlaku 1 Mei, Lebih Bayar Jadi Deposit

Apabila 1 Mei 2020 iuran peserta masih belum turun dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400.