DPR Tunggu Keputusan Resmi Jokowi Soal Revisi UU ITE Presiden Jokowi memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Mei 2021, dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. (Foto: MP/YouTube Sekretariat Presiden)

Merahputih.com - DPR mendukung keinginan pemerintah merevisi beberapa pasal dalam Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). DPR masih menunggu surat presiden (surpres) terkait revisi UU ITE sebelum memulai pembahasan dalam rapat.

"Kita lihat apakah benar. Nanti surat tersebut atau permintaan dari pemerintah masuk ke DPR," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Rabu (9/6).

Baca Juga

Penyebar Hoaks Jaksa Rizieq Terima Suap Tak Perlu Dijerat UU ITE, Cukup Klarifikasi

Meski mengakui surpres belum diterima, Dasco memastikan bahwa DPR akan menjalankan proses pembahasan RUU ITE sesuai mekanisme yang berlaku. Nantinya, RUU ITE akan dibahas di Badan Musyawarah (Bamus) DPR jika surpres telah diterima.

"Ya kita akan jalankan sesuai prosedur yang ada. Kita akan rapatkan di Bamus, dan lain-lain sesuai dengan prosedur yang ada," ujarnya.

UU ITE. (Foto: https://www.theindonesianinstitute.com)

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra itu menyebut pengajuan tersebut bakal ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Setelah surat pengajuan revisi tiba, DPR bakal membahas naskah revisi beleid di Badan Musyawarah (Bamus) DPR. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui draf implementasi revisi UU ITE.

Jokowi meminta Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melanjutkan revisi UU ITE.

Baca Juga

Walau tak Masuk Proglenas, DPR Tetap Dukung Usul Revisi UU ITE

"Atas arahan Presiden yang kami sudah selesai melaksanakannya, melakukan kajian, dan membantuk draf pedoman implementasi. Tadi baru laporan pada presiden dan sudah disetujui untuk dilanjutkan," kata Mahfud secara virtual, Selasa (8/6).

Mahfud menyampaikan draf implementasi telah lama selesai. Namun, rancangan tersebut tidak langsung diberikan. "(Proses) kita berhenti dulu, bulan puasa," ucap Mahfud. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jika Wisatawan Membludak, Jalur Puncak Bogor Bakal Ditutup
Indonesia
Jika Wisatawan Membludak, Jalur Puncak Bogor Bakal Ditutup

Susatyo berharap, kejadian 2 minggu terakhir, yakni padatnya volume kendaraan di kawasan Puncak Bogor dan berimbas pelarian kendaraan ke wilayah Kota bisa dikurangi, dan masyarakat bisa makin mengerti.

KPU Pastikan APD Diterima Semua TPS Pilkada
Indonesia
KPU Pastikan APD Diterima Semua TPS Pilkada

berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, APD tersebut paling lambat harus sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) satu hari sebelum pemungutan suara.

KPK Tangkap Bupati dalam OTT di Kolaka Timur
Indonesia
KPK Tangkap Bupati dalam OTT di Kolaka Timur

KPK menangkap sejumlah pihak dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

Vaksinasi Mandiri Tidak Tambah Beban Anggaran Negara
Indonesia
Vaksinasi Mandiri Tidak Tambah Beban Anggaran Negara

Vaksinasi mandiri ini disertai aturan-aturan detilnya yang dipastikan tidak akan bentrok dengan vaksin program pemerintah.

Tok! DPT Pilkada Serentak 2020 Nasional 100,35 Juta Jiwa
Indonesia
Tok! DPT Pilkada Serentak 2020 Nasional 100,35 Juta Jiwa

DPT didata bertambah sebanyak 49.733 jiwa

Tiga Wilayah DKI Jakarta Diprakirakan Hujan Disertai Petir, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Tiga Wilayah DKI Jakarta Diprakirakan Hujan Disertai Petir, Masyarakat Diminta Waspada

Untuk suhu rata- rata di wilayah Jakarta mencapai 24-32 derajat celcius

Polda Metro Gencarkan Patroli Cegah Tawuran di Bulan Ramadan
Indonesia
Polda Metro Gencarkan Patroli Cegah Tawuran di Bulan Ramadan

Polda Metro Jaya melakukan kegiatan patroli gabungan untuk mencegah aksi tawuran.

Seluruh Polisi Ditresnarkoba Polda Jatim Mendadak Dites Urine, Ini Hasilnya
Indonesia
Seluruh Polisi Ditresnarkoba Polda Jatim Mendadak Dites Urine, Ini Hasilnya

Ditresnarkoba Polda Jawa Timur menggelar tes urine mendadak bagi anggota Kepolisian yang tengah berdinas.

KPK Jebloskan Bekas Aspri Imam Nahrawi ke Lapas Sukamiskin
Indonesia
KPK Jebloskan Bekas Aspri Imam Nahrawi ke Lapas Sukamiskin

Di Lapas Sukamiskin, Ulum bakal menjalani enam tahun pidana penjara dikurangi masa tahanan sebagaimana putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Disuntik Vaksin COVID-19, Jerinx: Hasil Diskusi Virolog
Indonesia
Disuntik Vaksin COVID-19, Jerinx: Hasil Diskusi Virolog

"Balik ke vaksin, setelah baca-baca ilmu dan diskusi dengan virolog dokter Indro, saya putuskan besok akan mengambil vaksin Sinovac," kata Jerinx SID di Jakarta, Minggu (15/8).