DPR Tiadakan Kunjungan ke Rumah Calon Kapolri Ketua Komisi III DPR Herman Hery terima palu sidang. (Foto: dpr.go.id)

MerahPutih.com - Komisi III DPR bakal meniadakan kunjungan ke rumah calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) pengganti Jenderal Polisi Idham Azis yang memasuki masa pensiun pada akhir Januari 2021 nanti.

Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery mengatakan, seluruh anggota dan pimpinan Komisi III DPR RI sepakat dalam rapat internal pada Selasa (12/11), untuk meniadakan kunjungan tersebut karena adanya situasi pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia.

Baca Juga:

Respons Komjen Listyo Namanya Masuk Bursa Terkuat Calon Kapolri

"Kami sudah putuskan dalam rapat tadi. Untuk kali ini kami tidak adakan kunjungan kepada kediaman. Kenapa? Situasinya pandemi COVID-19. Tidak etis bergerombol datang ke kediaman orang," katanya di Jakarta, Selasa (13/1).

Kunjungan ke kediaman calon Kapolri selalu dilakukan oleh Komisi III saat pergantian Kapolri. Terakhir, kunjungan dilaksanakan 30 Oktober 2019 silam. Kala itu, kunjungan itu dilakukan sebelum uji kelayakan dan kepatutan terkait pencalonan Jenderal Polisi Idham Azis sebagai Kapolri dilaksanakan.

Lalu, kunjungan ke kediaman calon Kapolri juga pernah dilaksanakan pada 22 Juni 2016. Kala itu, Komisi III DPR mengunjungi kediaman Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Tito Karnavian yang sekarang menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan, ada cara khas yang sering dilakukan Presiden dalam memilih pejabat. Yakni meminta dibuatkan 5 draf surat pengusulan yang berisi nama-nama yang berbeda. Pada saat yang tepat beliau tandatangani salah satu sedang draf surat yang tak ditandatangani dimusnahkan.

Kapolri Idham Azis
Kapolri Idham Azis. (Foto: Mabes Polri)

Ada lima nama yang diusulkan Kompolnas dan Wanjakti ke Presiden Jokowi. Mereka adalah, Komjen Pol Gatot Edy Pramono, Komjen Pol Boy Rafli Amar, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Komjen Pol Arif Sulistyanto dan Komjen Agus Andrianto.

Wakil Ketua MPR yang juga Anggota Komisi III DPR Jazilul Fawaid atau Gus Jazil mengatakan, kemungkinan pada hari Rabu (13/1) baru surat presiden (surpres) tentang nama calon Kapolri akan keluar.

"Saya jawab mungkin Rabu keramat, Rabu Wage, 13 Januari 2021, baru terang benderang informasinya (nama calon Kapolri)," ujarnya. (Pon)

Baca Juga:

Begini Ciri Khas Jokowi Pilih Kapolri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jakarta Dikepung Demo, Begini Pengalihan Lalu Lintasnya
Indonesia
Jakarta Dikepung Demo, Begini Pengalihan Lalu Lintasnya

Khusus di Istana Negara, mulai padi tadi sudah dipasang barier

Alat Skrining COVID-19 Buatan UGM Dapat Izin Edar Kemenkes
Indonesia
Alat Skrining COVID-19 Buatan UGM Dapat Izin Edar Kemenkes

Hasil deteksi cepat diketahui tidak lebih dari lima menit

Hujan Minggu Malam, Pemprov DKI Angkut 511 Meter Kubik Sampah
Indonesia
Hujan Minggu Malam, Pemprov DKI Angkut 511 Meter Kubik Sampah

Intensitas guyuran hujan sedang hingga lebat di Jakarta pada Minggu (4/10) kemarin malam menyisakan sampah sebanyak 511 meter kubik (m3).

Polda Metro Tambah Jumlah Ruas Jalan Dilakukan Pembatasan
Indonesia
Polda Metro Tambah Jumlah Ruas Jalan Dilakukan Pembatasan

Polda Metro Jaya menambah jumlah titik ruas jalan di ibu kota dan sekitarnya yang disekat terkait pembatasan mobilitas masyarakat menjadi 35 titik.

Pejabat Tak Dukung PPKM Darurat Dinilai Bentuk Pembangkangan terhadap Undang-undang
Indonesia
Pejabat Tak Dukung PPKM Darurat Dinilai Bentuk Pembangkangan terhadap Undang-undang

Ancaman Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memidanakan pejabat yang tak dukung PPKM Darurat dinilai tepat.

Anies: Belum Ada Peningkatan Kasus COVID-19 Usai Libur Panjang
Indonesia
Anies: Belum Ada Peningkatan Kasus COVID-19 Usai Libur Panjang

Pemprov DKI Jakarta mengklaim belum ada peningkatan kasus terkait virus corona di puskemas usai libur panjang pada akhir Oktober 2020 lalu.

Mudik Dilarang, Kendaraan Pekerja di Surabaya Dikasih Stiker Khusus
Indonesia
Mudik Dilarang, Kendaraan Pekerja di Surabaya Dikasih Stiker Khusus

Untuk pegawai swasta dari luar rayon yang hendak keluar-masuk di Surabaya wajib membawa surat tugas, minimal ID Card atau KTP.

Komnas HAM Serahkan Rekomendasi TWK KPK ke Jokowi Pekan Depan
Indonesia
Komnas HAM Serahkan Rekomendasi TWK KPK ke Jokowi Pekan Depan

Nanti monitoringnya didasarkan sikap Presiden, KPK dan BKN

Alasan Damkar Tak Pakai Robot Rp40 Miliar saat Kebakaran Matraman
Indonesia
Alasan Damkar Tak Pakai Robot Rp40 Miliar saat Kebakaran Matraman

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menjelaskan tidak menerjunkan robot canggih senilai Rp40 miliar saat kebakaran di Matraman.