DPR Tetap Bahas RUU Cipta Kerja Ketua DPR Puan Maharani.(Foto: Antara).

MerahPutih.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memastikan pembahasan RUU Cipta Kerja yang merupakan usulan pemerintah akanterus dilanjutkan. Walaupun saat ini, publik menolak rencana pembahasan undang undang tersebut.

Ketua DPR RI Puan Maharani menjanjikan, jika pembahasan RUU Cipta Kerja bakal dilakukan secara cermat, hati-hati, transparan, terbuka serta mengutamakan kesinambungan kepentingan nasional, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.

"Hal ini dilakukan agar UU yang dihasilkan memiliki legitimasi yang kuat untuk menjaga kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya saat pidatonya pada Rapat Paripurna pembukaan masa sidang I Tahun 2020-2021dalam rangka penyampaian pidato Presiden RI mengenai RUU APBN 2021 di Gedung Paripurna, Kompleks Parlemen, di Jakarta, Jumat (14/8).

Baca Juga:

Masyarakat Diminta Berperan Bantu Pemerintah Cegah Resesi

Ia menegaskan, dalam masa pandemi ini, DPR tetap menjalankan fungsi legislasi secara maksimal, dan telah mengesahkan metode rapat virtual melalui Peraturan DPR RI No. 2 Tahun 2020 tentang Pembentukan Undang-Undang.

"Ini dilakukan agar capaian fungsi legislasi lebih realistis dan terukur," katanya.

DPR telah menetapkan, daftar RUU dalam Prolegnas Prioritas Tahun 2020 menjadi 37 RUU, dengan komposisi 16 RUU dikurangi dari daftar Prolegnas Prioritas 2020. Sebanyak 3 RUU ditambahkan dalam Prolegnas Prioritas 2020, serta 2 RUU sebagai pengganti RUU lama yang sudah masuk Prioritas 2020.

Baca Juga:

Digelar di Tengah Pandemi, Ini Perbedaan Sidang Tahunan 2020 dengan Tahun Lalu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
TemanKIP Cara Jokowi Bantu Uang Kuliah Mahasiswa Terancam DO
Indonesia
TemanKIP Cara Jokowi Bantu Uang Kuliah Mahasiswa Terancam DO

Bantuan itu direalisasikan pemerintah pada semester depan. Sebab semester ini proses perkuliahan sudah berjalan.

Kasus Korupsi CSRT, Direktur PT Bhumi Prasaja Diduga Menyuap Pejabat BIG dan LAPAN
Indonesia
Kasus Korupsi CSRT, Direktur PT Bhumi Prasaja Diduga Menyuap Pejabat BIG dan LAPAN

KPK mengendus adanya dugaan aliran uang dari Direktur PT Bhumi Prasaja, Rasjid A Aladdin, untuk pejabat Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Dua Pasar Terbakar Jelang Puasa, IKAPPI Minta Pedagang Giat Ronda
Indonesia
Dua Pasar Terbakar Jelang Puasa, IKAPPI Minta Pedagang Giat Ronda

DPW Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) DKI mengimbau kepada seluruh pasar di ibu kota untuk melakukan upaya-upaya pencegahan kebakaran.

Didorong Maju Capres, Megawati Dipastikan Punya Pertimbangan
Indonesia
Didorong Maju Capres, Megawati Dipastikan Punya Pertimbangan

"Pastinya kader taat pada keputusan kongres kelima. PDIP menetapkan bahwa kewenangan ada di ketua umum terpilih dan formatur terpilih, formatur tunggal," kata dia.

Jakarta Jadi Tuan Rumah Kongres Penerbit Internasional Ke-33
Indonesia
Jakarta Jadi Tuan Rumah Kongres Penerbit Internasional Ke-33

Terpilihnya Jakarta karena telah lama menjadi pusat literatur, budaya, dan kesenian.

Selama Arus Balik, Pemkot Bandung Target 1000 Tes COVID-19 Secara Acak
Indonesia
Selama Arus Balik, Pemkot Bandung Target 1000 Tes COVID-19 Secara Acak

Pemkot Bandung bersama TNI, Polri, serta jajaran kewilayahan terus melakukan pengetatan di setiap tempat wisata, pusat perbelanjaan dan pintu masuk ke Kota Bandung.

Aparat Keamanan Diminta Waspada Jelang Malam Pergantian Tahun
Indonesia
Aparat Keamanan Diminta Waspada Jelang Malam Pergantian Tahun

Operasi Lilin kali ini juga ditujukan untuk menekan penyebaran COVID-19

Bawaslu Akui Sanksi Pelanggar Prokes di Pilkada Terlalu Ringan
Indonesia
Bawaslu Akui Sanksi Pelanggar Prokes di Pilkada Terlalu Ringan

Pelanggar prokes dijerat pidana umum. Tetapi, Bawaslu hanya bisa memberikan rekomendasi kepada polisi melalui pokja.

27 Warga Positif COVID-19, Tiga RT di Bambu Apus Disemprot Disinfektan
Indonesia
27 Warga Positif COVID-19, Tiga RT di Bambu Apus Disemprot Disinfektan

Sebanyak 27 warga di RW 03 Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur terkonfirmasi COVID-19.

Terungkap! Nama-Nama Kasatgas KPK yang Tangani Kasus Besar dan Ikut Dinonaktifkan
Indonesia
Terungkap! Nama-Nama Kasatgas KPK yang Tangani Kasus Besar dan Ikut Dinonaktifkan

Sebab, mereka yang dinonaktifkan adalah pegawai-pegawai KPK yang berintegritas