DPR Tegaskan Pengiriman TNI ke Gaza Murni Misi Kemanusiaan, Bukan Terlibat Konflik

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
DPR Tegaskan Pengiriman TNI ke Gaza Murni Misi Kemanusiaan, Bukan Terlibat Konflik

Ilustrasi Indonesia masuk ISF di Gaza. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi I DPR meminta rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza dipahami sebagai misi kemanusiaan dan penjaga perdamaian.

Langkah tersebut ditegaskan bukan bentuk keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata di wilayah tersebut.

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini menegaskan, rencana pengiriman pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan bagian dari kontribusi Indonesia dalam upaya stabilisasi di Gaza.

Ia menekankan, kebijakan tersebut tetap sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

“Kehadiran TNI bukan untuk menjadi pihak yang berkonflik. Yang kita kirim bukan kekuatan tempur, melainkan pesan kemanusiaan dan tanggung jawab global,” kata Amelia kepada wartawan di Jakarta, Selasa (24/2).

Baca juga:

Menlu Sugiono Pastikan Palestina Tahu Keterlibatan Indonesia dalam ISF di Gaza

Amelia mengungkapkan, Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam misi penjaga perdamaian di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurutnya, profesionalisme prajurit TNI telah teruji dalam berbagai operasi internasional sehingga menjadi modal penting dalam menjalankan misi serupa.

Meski demikian, ia mengakui adanya kekhawatiran publik terkait potensi benturan dengan aktor konflik di Gaza, termasuk Hamas. Untuk itu, ia menekankan pentingnya pengaturan mandat dan mekanisme penempatan yang ketat.

Amelia juga menyebutkan, pasukan TNI tidak boleh ditempatkan sebagai pihak yang berhadapan dengan kelompok tertentu.

Baca juga:

8.000 TNI Bakal Dikirim ke Gaza, Komisi I DPR Ingatkan Risiko dan Mandat Perdamaian

Peran prajurit harus difokuskan pada pengamanan distribusi bantuan kemanusiaan, perlindungan warga sipil, dan pengawasan kesepakatan gencatan senjata jika disepakati.

Politikus Partai NasDem tersebut menambahkan, rencana penempatan hingga 8.000 personel harus dilakukan secara terukur dan ditempatkan di zona netral.

Penugasan diprioritaskan untuk mengamankan fasilitas kesehatan, kamp pengungsi, serta jalur logistik bantuan kemanusiaan.

Selain itu, aturan pelibatan atau Rules of Engagement harus bersifat defensif dan sesuai standar operasi penjaga perdamaian internasional.

Baca juga:

Amnesty Anggap Rencana Pengiriman TNI ke Jalur Gaza Palestina sebagai Pertaruhan yang Berbahaya

Koordinasi melalui mekanisme resmi PBB dinilai penting guna mencegah kesalahpahaman maupun eskalasi situasi di lapangan.

“Selama seluruh prasyarat hukum internasional terpenuhi, mandatnya sah, dan ada jaminan keamanan bagi prajurit kita, kontribusi TNI justru mencerminkan komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia,” ujarnya.

Ia menegaskan kembali, Indonesia hadir untuk membantu menciptakan stabilitas dan meringankan penderitaan kemanusiaan, bukan memperluas konflik bersenjata. (Pon)

#Pasukan Perdamaian #Jalur Gaza #TNI #Dewan Perdamaian Gaza #Komisi I DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak pastikan tak ada toleransi bagi Letkol Arman usai rumah dinasnya disulap jadi markas judi online di Cijantung.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
Indonesia
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Skandal judi online meledak di KPAD Cijantung! Letkol Arman ditahan Pomdam Jaya usai rumah dinasnya disulap jadi markas judol. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Indonesia
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Markas Besar TNI buka suara terkait temuan praktik pengoperasian judi online (judol) di Kompleks Perumahan Perwira Angkatan Darat (KPAD) di Cijantung, Jakarta Timur.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Indonesia
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Letjen TNI Iwan Setiawan resmi ditunjuk sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Simak profil dan jejak kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Indonesia
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Wakil Ketua Komisi I DPR mendorong Menlu Arrmanatha Nasir memperkuat diplomasi ekonomi agar berdampak pada industri nasional, lapangan kerja, dan masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Bagikan