DPR Tak Targetkan Kapan Sahkan RUU Omnibus Law Anggota Komisi I DPR Willy Aditya (MP/Kanu)

MerahPutih.com - Badan Legislasi (Baleg) DPR menyatakan belum dapat memastikan kapan Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja akan disahkan.

"DPR tidak pernah bikin target," kata Wakil Ketua Baleg Willy Aditya saat dikonfirmasi, Kamis, (6/8).

Baca Juga

Ada Partai yang Menunggangi Omnibus Law Demi Ambisi 2024

Willy hanya memastikan, pembahasan RUU Omnibus Law akan digelar secara terbuka agar publik dapat mengikuti perdebatanya.

"Jadi publik bisa ikuti dinamika perdebatannya. Artinya pemerintah, sah saja membuat target itu tapi dinamika politiknya kan dibahas bersama. Ini kan tripartit ada pemerintah DPR dan DPD RI," ujar Willy.

Menurut Komisi I DPR ada potensi abuse of power dalam RUU Perlindungan Data Pribadi
Politisi Nasdem yang juga Anggota Komisi I DPR, Willy Aditya (Foto: antaranews)

Politikus Partai Nasdem ini menegaskan, bahwa pembahasan RUU Omnibus Law masih jauh dan tidak akan disahkan dalam waktu dekat.

Baca Juga

HMI Minta Omnibus Law Disahkan

"Daftar Inventaris Masalah (DIM) yang baru kita ketuk baru yang sifatnya tetap, DIM yang masih bersifat perubahan segala macam masih 2.000 DIM. Hari ini masih kewenangan pemerintah pusat dan daerah, masih tarik ulur kita," kata Willy. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Larang Pejalan Kaki Nongkrong di 32 Kawasan CFD
Indonesia
Pemprov DKI Larang Pejalan Kaki Nongkrong di 32 Kawasan CFD

Syafrin Liputo mengingatkan agar para pejalan kaki yang datang harus terus bergerak layaknya pesepeda.

Jalur Ganda Mojokerto Jombang Mulai Dioperasikan
Indonesia
Jalur Ganda Mojokerto Jombang Mulai Dioperasikan

Jalur ganda kereta api Mojokerto-Jombang yang sudah selesai pengerjaan selama 14 bulan, mulai dioperasikan pada Selasa (27/10).

Operasi Patuh Jaya Incar Pengendara Bandel Protokol Kesehatan
Indonesia
Operasi Patuh Jaya Incar Pengendara Bandel Protokol Kesehatan

Sanksinya akan diberikan sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta.

[HOAKS atau FAKTA] Gegara Kekurangan Monyet, Tiongkok Uji Coba Vaksin COVID-19 di Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Gegara Kekurangan Monyet, Tiongkok Uji Coba Vaksin COVID-19 di Indonesia

Di Indonesia negara ber-Pancasila yang berpenduduk sekitar 265 juta manusia, Jokowi dan timnya, menyatakan akan menguji coba vaksin ini ke sekitar 1.600 Manusia WNI.

Sehari Tidur di Rutan Polda Metro, Begini Kondisi Rizieq Shihab
Indonesia
Sehari Tidur di Rutan Polda Metro, Begini Kondisi Rizieq Shihab

"Kondisinya sehat, kita masih tetap pantau," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Vaksin Merah Putih Diharapkan Masuki Uji Klinis di Awal 2021
Indonesia
Vaksin Merah Putih Diharapkan Masuki Uji Klinis di Awal 2021

Vaksin Merah Putih dikembangkan menggunakan isolat virus yang bertransmisi di Indonesia, berbeda dengan Sinovac dan Sinopharm yang menggunakan isolat virus dari negara asalnya yakni China.

 Kemenkes Bentuk Tim Untuk Tetapkan Permohonan Kepala Daerah Terkait Penerapan PSBB
Indonesia
Kemenkes Bentuk Tim Untuk Tetapkan Permohonan Kepala Daerah Terkait Penerapan PSBB

Dalam permenkes PSBB itu kepala daerah baik gubernur, walikota, dan bupati diperbolehkan mengajukan permohonan PSBB kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kapolri Mutasi 153 Pati dan Pamen
Indonesia
Kapolri Mutasi 153 Pati dan Pamen

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memutasi 153 perwira tinggi (pati) dan menengah (pamen) Polri, Selasa (22/12).

Gandeng BIN, 'Obat COVID-19' Unair Masuk Tahap Desain Kemasan
Indonesia
Gandeng BIN, 'Obat COVID-19' Unair Masuk Tahap Desain Kemasan

Unair rencananya akan menggandeng Badan Intelijen Negara (BIN) dalam melanjutkan proses produksinya.

Perkembangan COVID-19 Juni, Angka Positivity Rate Lebih Rendah daripada Bulan Mei
Indonesia
Perkembangan COVID-19 Juni, Angka Positivity Rate Lebih Rendah daripada Bulan Mei

Secara nasional positivity rate Indonesia mencapai 12% yang masih di atas standar positivity rate yang ditetapkan WHO yaitu sebesar 5%