DPR Siap Bahas RUU PKS Tahun Depan Ilustrasi (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Merahputih.com - Komisi VIII DPR menyatakan sudah siap membahas kembali Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual. Rencananya, pembahasan bakal digelar pada 2021.

"Kami sendiri siap, yang penting pandangan kelompok fraksi bisa sama," ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang.

Hal itu disampaikan Marwan dalam rapat kerja dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Darmawati Puspayoga, Rabu (2/9).

Baca Juga:

Alasan Baleg Tarik RUU PKS Dari Pembahasan

Komisi VIII DPR sebelumnya sudah menyepakati beberapa bagian dalam naskah RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Salah satu hal yang masih menjadi perdebatan adalah soal pemidanaan.

Menurut Marwan, yang membuat pembahasan tentang pemidanaan menjadi panjang, selain karena secara substansi ada perbedaan pandangan, Komisi III DPR juga sedang membahas revisi terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

"Akhirnya kami sepakat menunggu karena DPR tidak boleh memproduksi undang-undang yang saling bertabrakan," jelas Politisi PKB itu.

RUU PKS
Demo mendukung pengeshan RUU PKS. (Foto: Antara)

Bila kemudian di luar ada narasi yang menyebutkan DPR tidak peduli dengan kekerasan seksual karena masih ada perbedaan terhadap definisi dan judul, Marwan menegaskan hal itu sebenarnya sudah selesai.

"Yang tidak selesai sebenarnya terkait dengan undang-undang lain. Kami sebenarnya siap saja," katanya.

Baca Juga:

Korban Kekerasan Seksual Sulit Dapat Perlindungan, DPR Didesak Prioritaskan RUU PKS

Dalam rapat kerja antara Komisi VIII DPR dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Menteri Bintang kembali menyinggung tentang RUU Penghapusan Kekerasan Seksual yang merupakan usulan inisiatif DPR, tetapi diturunkan dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020.

Salah satu kesimpulan rapat kerja tersebut, sebagaimana dikutip Antara, adalah Komisi VIII DPR akan mengupayakan agar RUU Penghapusan Kekerasan Seksual menjadi prioritas dalam Prolegnas 2021. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bandel tak Pakai Masker, Warga di Johar Baru Disanksi Baca Pancasila dan Al Fatihah
Indonesia
Bandel tak Pakai Masker, Warga di Johar Baru Disanksi Baca Pancasila dan Al Fatihah

Uniknya, sebagian diantara mereka tak hafal dan keteteran ketika mengucapkan lima sila Pancasila.

'The New Normal' Dinilai Untungkan Indonesia dari Sektor Ekonomi
Indonesia
'The New Normal' Dinilai Untungkan Indonesia dari Sektor Ekonomi

Kebutuhan utama masyarakat dunia kini telah berubah

Soal Utang DKI 12,5 Triliun, PSI: Mendingan Gak Usah Diambil
Indonesia
Soal Utang DKI 12,5 Triliun, PSI: Mendingan Gak Usah Diambil

Utang dari Menteri Keuangan itu harus dikelola dengan baik.

DPRD Salahkan Pemprov DKI Izinkan PKL Jualan di Trotoar Kramat Raya
Indonesia
DPRD Salahkan Pemprov DKI Izinkan PKL Jualan di Trotoar Kramat Raya

Pejalan kaki terganggu dan merusak trotoar yang biayanya pembangunannya sampai Rp75 miliar

WN Tiongkok Ditangkap Buntut Tewasnya ABK WNI Kapal Lu Huang Yuan Yu 118
Indonesia
WN Tiongkok Ditangkap Buntut Tewasnya ABK WNI Kapal Lu Huang Yuan Yu 118

Pria paruh baya tersebut diduga melakukan penganiayaan pada ABK sejak bulan Januari hingga Juli 2020.

Cerita Dokter Li Pengungkap Virus Corona yang Sempat Dipanggil Polisi karena Bikin Kegaduhan
Dunia
Cerita Dokter Li Pengungkap Virus Corona yang Sempat Dipanggil Polisi karena Bikin Kegaduhan

Nyawa Li, seorang dokter mata di Rumah Sakit Umum Pusat Wuhan, tidak tertolong pada Jumat dini hari setelah terinfeksi 2019-nCoV.

Jokowi Tinjau Proyek Pangan di Kalimatan Tengah
Indonesia
Jokowi Tinjau Proyek Pangan di Kalimatan Tengah

Food estate kawasan aluvial ini dibangun pada lahan Eks-PLG dengan seluas lahan potensial 165.000 hektare.

Kenaikan BPJS Kesehatan, Ketua MPR: Pemerintah Harus Hormati Hasil Rapat
Indonesia
Kenaikan BPJS Kesehatan, Ketua MPR: Pemerintah Harus Hormati Hasil Rapat

Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah tidak menaikkan iuran peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kelas III PBPU-BP)

Ketua Panitia Imlek Nasional Bangga Jokowi Pakai Baju Cheongsam Khas Tiongkok
Indonesia
Ketua Panitia Imlek Nasional Bangga Jokowi Pakai Baju Cheongsam Khas Tiongkok

Bapak presiden kelihatan beda sekali memakai baju ini

Bakal Hadapi Pasangan Bajo, Gibran: Sampai Jumpa 9 Desember, Kita Bertarung Bersama
Indonesia
Bakal Hadapi Pasangan Bajo, Gibran: Sampai Jumpa 9 Desember, Kita Bertarung Bersama

"Perjuangan mereka (Bajo) sampai sejauh ini yang mendekti lolos harus kita apresiasi. Sampai jumpa 9 Desember nanti kita bertarung bersama," kata Gibran