DPR Sentil KKP Yang Belum  Bikin PNBP Ekspor Benur Tambak ikan dipinggir pantai. (Foto: KKP).

MerahPutih.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diminta patuhi kesepakatan untuk tidak melanjutkan kebijakan ekspor benih lobster sebelum diterbitkan regulasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Per bulan November 2020, saya mengetahui KKP tetap melanjutkan ekspor lobster padahal belum menerbitkan PNPB BBL (Penerimaan Negara Bukan Pajak Benih Bening Lobster). Bagaimana ini? Kita ini adalah mitra kerja, apa yang sudah disepakati bersama, harus dijalankan," kata Ketua Komisi IV DPR RI Sudin dalam pernyataan di Jakarta, Kamis (21/1).

Baca Juga:

Polemik Ekspor Benur: Dilarang Era Susi, Dibuka Menteri Edhy

KKP harus menerbitkan peraturan PNPB BBL dalam jangka waktu maksimal 60 hari berdasarkan kesepakatan dalam Rapat Kerja (Raker) bersama yang membahas penyesuaian RKA K/L Tahun 2021 pada 22 September 2020.

Sesuai kesepakatan Raker tersebut, jika peraturan tersebut tidak dijalankan maka Komisi IV DPR RI mendesak KKP untuk menghentikan sementara ekspor benih lobster. Namun pada November 2020 KKP tetap melanjutkan ekspor lobster tanpa menerbitkan peraturan tersebut.

Tidak hanya soal ekspor lobster saja, Sudin turut mempertanyakan komitmen KKP dalam mewujudkan realisasi program kerja sepanjang tahun 2020.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi meminta KKP agar melakukan reformasi birokrasi tahun 2021. Dengan kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru seharusnya KKP lebih fokus membenahi infrastruktur internal birokrasi terlebih dahulu, termasuk perihal administratifnya.

"COVID-19 dan perubahan cuaca tidak bisa dijadikan alasan tidak berjalannya program kerja. Cara berpikir KKP dalam membuat program kerja belum komprehensif," kata Dedi.

Tambak udang
Tambak udang. (Foto: Mauritz)

Ia berpendapat, sudah tidak layak setingkat kementerian membuat pengadaan skala kecil, dan seharusnya fokus kepada program yang sifatnya berdampak besar.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan, akan secara total mengerahkan segenap upaya untuk mengembangkan budi daya lobster domestik sambil menjaga keberlangsungan biota laut tersebut.

"Budi daya akan kita kembangkan terus dan menjadi tanggung jawab Ditjen Perikanan Budidaya, khususnya untuk lobster saya akan all out bahwa ini harus dikembangkan di dalam negeri," katanya. (Asp)

Baca Juga:

KKP Hentikan Sementara Penerbitan Surat Ekspor Benur

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cirebon Berharap Punya Fakultas Kedokteran Berakreditasi A
Indonesia
Cirebon Berharap Punya Fakultas Kedokteran Berakreditasi A

Akreditasi untuk Fakultas Kedokteran UGJ yang sebelumnya B, bisa meningkat menjadi A agar meningkatkan kualitas dari sistem pengajaran.

DPR Kritik Rencana Hilangnya Lowongan CPNS Guru
Indonesia
DPR Kritik Rencana Hilangnya Lowongan CPNS Guru

rekrutmen P3K guru sebelumnya, sudah membuat trauma para guru yang dijanjikan karena yang sudah diterima lulus tes, faktanya sudah 1 tahun lebih belum terima SK.

Kisah Mahasiswa S2 UGM Deg-Degan Seminar Tesis via Daring
Indonesia
Kisah Mahasiswa S2 UGM Deg-Degan Seminar Tesis via Daring

Kuliah daring tak menyurutkan semangat dan keyakinan mahasiswa untuk menimba ilmu dan menyelesaikan ujian akhir.

Ini Versi LPDP Tagih Beasiswa Pada Veronica Koman
Indonesia
Ini Versi LPDP Tagih Beasiswa Pada Veronica Koman

Pada 15 Februari 2020, VKL mengajukan metode cicilan 12 kali dengan cicilan pertama dibayar ke kas negara pada April 2020

Survei New Indonesia Research & Consulting: Ganjar Salip Prabowo, Anies Jauh Tertinggal
Indonesia
Survei New Indonesia Research & Consulting: Ganjar Salip Prabowo, Anies Jauh Tertinggal

Elektabilitas gubernur Jawa Tengah itu sebelumnya di angka 14,3 persen

PAN Bakal Usung Ketua DPW Bertarung di Pilgub Sumatera Barat
Indonesia
PAN Bakal Usung Ketua DPW Bertarung di Pilgub Sumatera Barat

Saat ini, PAN memiliki 10 kursi di DPRD Sumatera Barat dan hanya membutuhkan tiga kursi lagi untuk memenuhi ambang batas mengusung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur.

Polisi Melakukan Penyekatan Massa Simpatisan Habib Rizieq Shihab di Bandara Soetta
Foto
Polisi Melakukan Penyekatan Massa Simpatisan Habib Rizieq Shihab di Bandara Soetta

Polisi melakukan penyekatan sejumlah kendaraan simpatisan yang ingin menjemput langsung kedatangan Habib Rizieq Shihab di Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten

Kasus COVID-19 di India Capai 4,3 Juta
Dunia
Kasus COVID-19 di India Capai 4,3 Juta

India melaporkan 89.706 kasus baru COVID-19 pada Rabu (9/9).

Viral McD Sarinah Tutup Permanen, Bagaimana Nasib Karyawannya?
Indonesia
Viral McD Sarinah Tutup Permanen, Bagaimana Nasib Karyawannya?

McDonald’s pertama kali dibuka di Sarinah Thamrin pada 14 Februari 1991

Ahok Buka Aib Pertamina, Pengamat: Sinyal Perombakan atau Cari Panggung
Indonesia
Ahok Buka Aib Pertamina, Pengamat: Sinyal Perombakan atau Cari Panggung

“Kalau menurut saya ada dua hal kemungkinan maksud bicara Ahok, pertama adalah sinyal akan ada perombakan direksi, kedua ya Ahok sedang mencari panggung,” ucapnya