DPR Sebut Penangkapan Djoko Tjandra Bersihkan Citra Penegak Hukum yang Tercoreng

DPR Sebut Penangkapan Djoko Tjandra Bersihkan Citra Penegak Hukum yang Tercoreng Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Mapolda Metro Jaya (MPKanugraha)

MerahPutih.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi penangkapan Djoko Tjandra oleh pihak kepolisian di Malaysia.

Pihaknya berharap, ini bisa jadi momentum pengungkapan tabir di internal Polri dan lembaga penegak hukum lainnya yang membantu meloloskan Djoko Tjandra.

Baca Juga

Meski Ditangkap, Djoko Tjandra Masih Berpeluang Bebas

“Pimpinan DPR mengapresiasi Kepolisian RI yang telah berhasil menangkap buron Djoko Tjandra di Malaysia dan semoga langkah-langkah diambil Polri ini dapat berhasil mengungkap tabir kejadian-kejadian ini kemarin membuat nama kepolisian tercoreng dan lembaga penegak hukum lainnya,” ujar Dasco kepada wartawan, Jumat (31/7).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini berpandangan kasus ini menjadi pelajaran yang berarti untuk semua pihak terkait di masa pandemi COVID-19, bukan hanya harus meningkatkan kewaspadaan di sektor kesehatan tapi juga di sektor lainnya, salah satunya dalam penegakan hukum.

“(Hukum) Dapat diakali oleh seorang Djoko Tjandra karena kemarin kita konsentrasi penuh pada pandemi tapi kemudian agak lemah di beberapa hal,” katanya.

Djoko S Tjandra, buronan kelas kakap kasus korupsi (tengah) dibawa ke Kantor Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia, setelah tiba di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis malam. Ia buron dari Indonesia sejak 2009 dan sempat bermukim di Papua Nugini. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Djoko S Tjandra, buronan kelas kakap kasus korupsi (tengah) dibawa ke Kantor Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia, setelah tiba di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis malam. Ia buron dari Indonesia sejak 2009 dan sempat bermukim di Papua Nugini. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Maka dari itu, Dasco mengimbau, peningkatan fungsi dan tugas pokok masing-masing aparat penegak hukum, eksekutif, dan legislatif.

"Sekali lagi kami ucapkan apresiasi kepada Polri, Kapolri, dan jajaran yang telah berhasil menunjukkan bahwa penegakan hukum bisa berjalan baik di tengah pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia," ujar politikus Gerindra ini.

Badan Reserse Kriminal Polri menangkap Djoko Tjandra pada Kamis (30/7). Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan ada perintah dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mencari Djoko Tjandra.

Baca Juga

Djoko Tjandra Digarap Kejaksaan, Polri Fokus Bongkar Dugaan Keterlibatan Jenderal

Belakangan, Listyo mengatakan polisi memperoleh informasi bahwa buron kasus Bank Bali ini ada di Malaysia. Kemudian, Kapolri Jenderal Idham Azis berkirim surat ke Kepolisian Diraja Malaysia untuk bekerja sama menangkap Djoko Tjandra. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Gratifikasi THR yang Diduga Libatkan Rektor UNJ Dinilai Memalukan
Indonesia
Kasus Gratifikasi THR yang Diduga Libatkan Rektor UNJ Dinilai Memalukan

Gratifikasi tersebut diduga berasal dari Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin untuk diberikan kepada pejabat tinggi di Kemendikbud.

Anak Amien Rais dan Pimpinan KPK Ribut di Pesawat, Ini Kronologinya
Indonesia
Anak Amien Rais dan Pimpinan KPK Ribut di Pesawat, Ini Kronologinya

Mumtaz Rais diingatkan Wakil Ketua KPK Pamolango Nawawi mematikan ponsel di dalam pesawat.

Gubernur Khofifah: Teladani Sikap Nabi Muhammad Pimpin Masyarakat Beragam
Indonesia
Gubernur Khofifah: Teladani Sikap Nabi Muhammad Pimpin Masyarakat Beragam

Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat untuk meneladani sikap Nabi Muhammad SAW saat memimpin umatnya di Madinah.

Pemerintah Beri Relaksasi Impor-Ekspor Alkes dan APD
Indonesia
Pemerintah Beri Relaksasi Impor-Ekspor Alkes dan APD

Kementerian Perdagangan telah menerbitkan Permendag No 34 Tahun 2020

Tas Kosong Tergeletak di Hotel Kempinski, Bikin Geger Pekerja Hingga Sekuriti
Indonesia
Tas Kosong Tergeletak di Hotel Kempinski, Bikin Geger Pekerja Hingga Sekuriti

Pelakunya jalan kaki

Pemprov DKI Bangun Laboratorium Satelit COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Bangun Laboratorium Satelit COVID-19

Pemprov juga bakal membangun jejaring dengan 27 laboratorium pemeriksa COVID-19

 Kontraktor Tetap Lanjutkan Proyek Revitalisasi Monas Meski DPRD DKI Minta Dihentikan
Indonesia
Kontraktor Tetap Lanjutkan Proyek Revitalisasi Monas Meski DPRD DKI Minta Dihentikan

Direktur Utama PT Bahana Prima Nusantara Muhidin Shaleh menegaskan bahwa pengerjaan renovasi kawasan bersejarah itu terus berlanjut meskipun ada ultimatum distop dari anggota Dewan Parlemen Kebon Sirih.

Gerindra Resmi Dukung Gibran, Ketua DPC PDIP Solo: Dua Partai Lainnya Menyusul
Indonesia
Gerindra Resmi Dukung Gibran, Ketua DPC PDIP Solo: Dua Partai Lainnya Menyusul

Rudy mengaku komunikasi telah dilakukan bersama kedua partai tersebut.

Prodem: Jokowi Terkesan Minta Anak Buahnya Habiskan Anggaran COVID-19
Indonesia
Prodem: Jokowi Terkesan Minta Anak Buahnya Habiskan Anggaran COVID-19

Menurut Iwan, perlombaan menggunakan dana COVID-19 itu bisa dilakukan secara ugal-ugalan.

 Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun, Ada Apa?
Indonesia
Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun, Ada Apa?

BPS mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mengalami penurunan sebesar 10,10 persen.