DPR Sebut Jakarta Layak Diisolasi Karena Jadi Lokasi Penyebaran Corona Ilustrasi: Petugas gabungan melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah sudut di Terminal 3 kedatangan Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Banten, Jumat (13/3) (MP/Rizki Fitrian

Merahputih.com - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, menilai 'lockdown' dapat dilakukan agar pemerintah dapat segera melakukan proses mitigasi dengan jauh lebih baik. Kebijakan itu dapat diterapkan di kota kota yang dipastikan jadi lokasi penyebaran seperti di Jakarta.

"Karena hanya dengan cara itu kita bisa melakukan mitigasi dengan benar," ujar Saleh dalam acara diskusi Polemik Trijaya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3).

Baca Juga:

Cegah Corona, Samsung Hadirkan Layanan Bersih-Bersih Gadget

Saleh pun mencontohkan sejumlah negara yang sudah menerapkan lockdown seperti Italia dan yang terbaru Filipina. Menurutnya, pemerintah tinggal menetapkan apakah lockdown hanya terbatas di provinsi atau kota tertentu, atau dalam skala nasional.

"Jadi mestinya ya kalau pun lockdown terbatas ya enggak apa. Nanti kan itu tugasnya para ahli untuk menentukan bersama dengan pemerintah," tuturnya.

Saleh menjelaskan, saat ini pemerintah seperti kesulitan mendeteksi karena pergerakan orang sangat dinamis. "Karena kalau sekarang lalu lalang orang dari luar negeri dan ke Indonesia masih sangat leluasa sekali dan agak susah (lakukan mitigasi)," sambungnya.

Jika opsi lockdown akhirnya diterapkan, Saleh meminta pemerintah untuk menjamin ketersediaan kebutuhan pokok. "Hal tersebut untuk menghindari panic buying yang sempat terjadi beberapa waktu yang lalu," terang Saleh.

Ilustrasi: Petugas gabungan melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah sudut di Terminal 3 kedatangan Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Banten, Jumat (13/3) (MP/Rizki Fitrianto)

Saleh juga mengusulkan agar kegiatan belajar mengajar di sekolah diliburkan sementara waktu. Atau pemerintah bisa memikirkan opsi lain jika ingin kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung, misalnya dengan belajar secara online.

"Pemerintah harus mencari solusi bagaimana caranya sekolah tetap bisa di rumah, misalnya kayak di luar negeri bisa online, belajar online. Mahasiswa di perguruan tinggi juga (bisa) begitu," jelas dia.

Untuk mengambil langkah lockdown, tentu ada kriteria sehingga tidak bisa hanya ikut-ikutan karena itu disana peran ahli diperlukan untuk memberikan masukan kepada pemerintah.

Saleh menilai apabila lockdown diberlakukan, pemerintah harus memastikan kebutuhan primer warga dapat tercukupi dengan baik, pelajar dan mahasiswa perlu dicarikan alternatif agar bisa belajar mandiri.

Perlu diatur sedemikian rupa sehingga sistem produksi dan distribusi kebutuhan masyarakat tidak terganggu. "Kalaupun belum diambil kebijakan lockdown, tapi persiapan ke arah itu tetap diperlukan. Sebab jika sewaktu-waktu diperlukan, semuanya sudah siap, tidak lagi bekerja dari awal," ujarnya.

Baca Juga:

Jangan Salah Kaprah! Ini Dia Perbedaan Pandemi, Epidemi dan Wabah

Politisi PAN itu menilai terkait diambil kebijakan lockdown atau tidak, itu murni didasarkan pada pertimbangan keselamatan warga, tidak boleh ada unsur politik di dalamnya karena murni kerja-kerja kemanusiaan.

Karena itu menurut dia, semua harus bekerja sama dan ikuti semua instruksi dan arahan dari pemerintah dan pihak yang berwenang. "Tergantung hasil kajian dan analisa para ahli kita. Kita mesti harus percaya kepada mereka dan saya yakin mereka akan memberikan pertimbangan yang objektif dan akademik," ucapnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Belum Tangkap Harun Masiku, KPK Tak Terpengaruh Kepercayaan Masyarakat Menurun
Indonesia
Pesan Fraksi Golkar DPRD DKI untuk Nurmasnsjah Lubis
Indonesia
Pesan Fraksi Golkar DPRD DKI untuk Nurmasnsjah Lubis

Bang Ancah mengungkapkan, bawasanya dirinya bersama rombongan PKS berniat akan mengunjungi fraksi lain.

Polisi Terus Berdialog dengan Warga Natuna
Indonesia
Polisi Terus Berdialog dengan Warga Natuna

TNI menjadi unsur terdepan

Karena Jerinx Publik Figur, Sidang 'IDI Kacung WHO' Bakal 'Live'
Indonesia
Karena Jerinx Publik Figur, Sidang 'IDI Kacung WHO' Bakal 'Live'

Yang menonton di youtube itu tidak bisa intervensi

Nekat Gelar Pesta Malam Tahun Baru, Sejumlah Kafe di Jakarta Ditutup
Indonesia
Nekat Gelar Pesta Malam Tahun Baru, Sejumlah Kafe di Jakarta Ditutup

Penutupan itu dilakukan lantaran bar tersebut kedapatan melanggar sejumlah protokol kesehatan saat malam Tahun Baru 2021.

Jumlah Pasien Isolasi Mandiri Corona di RS Darurat Tersisa 1.913 Orang
Indonesia
Jumlah Pasien Isolasi Mandiri Corona di RS Darurat Tersisa 1.913 Orang

Per Sabtu (3/10), sebanyak 1.913 pasien, terbagi atas 1.055 pria dan 858 wanita menjalani isolasi mandiri di Tower 4 dan 5 RSD Wisma Atlet.

Bertambah Tujuh, Thailand Rawat 32 Orang Terjangkit Virus Corona
Indonesia
Bertambah Tujuh, Thailand Rawat 32 Orang Terjangkit Virus Corona

Ketujuh aitu merupakan tiga warga Thailand dan empat warga Tiongkok.

Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan Terkait Korupsi Jiwasraya
Indonesia
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan Terkait Korupsi Jiwasraya

Kejaksaan Agung menggeledah dua kantor yang diduga terkait korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Berikut Titik-Titik Kerumunan Selama Libur Akhir Tahun di Yogyakarta
Indonesia
Berikut Titik-Titik Kerumunan Selama Libur Akhir Tahun di Yogyakarta

Pemerintah Kota Yogyakarta memetakan titik-titik yang kemungkinan menjadi tempat kerumunan warga selama libur akhir tahun.

PKB Usulkan Pemprov DKI Ganti Bantuan Sembako dengan Uang Tunai
Indonesia
PKB Usulkan Pemprov DKI Ganti Bantuan Sembako dengan Uang Tunai

Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar Gubernur Anies Baswedan mengubah bantuan bagi warga yang terdampak pandemi COVID-19.