DPR Sarankan Pemerintah Prioritaskan Kasus Jiwasraya Ketimbang Asabri Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Facebook/Sufmi Dasco Ahmad)

MerahPutih.Com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengaku kurang setuju dengan keinginan sejumlah fraksi di DPR yang mendesak embentukan panitia khusus (Pansus) kasus dugaan adanya korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau PT Asabri (Persero).

"Saya pikir ini baru Jiwasraya, nanti kita tuntaskan Kemhan Asabri nanti kita lihat bagaimana kasusnya," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (13/1).

Baca Juga:

Wakil Ketua DPR Waspadai Pansus Jiwasraya Dibawa ke Ranah Politik

Menurut Dasco, kasus Asabri ini baru terlihat besar kerugiannya. Kementerian pertahanan pun, menurut ia sudah melakukan pembenahan terkait direksinya.

Kasus asuransi Jiwasraya dinilai lebih mendesak ketimbang Asabri
Logo PT Asuransi Jiwasraya. Antaranews/jiwasraya

"Ya kalau Asabri itu informasi awal yang kita dapat baru begitu kerugiannya. Tapi menurut informasi yang kami dapat juga bahwa sejak awal kementerian pertahanan yang membawahi Asabri juga sudah melakukan inventarisir, pembenahan dan sebentar lagi saya dengar akan ada pergantian direksi untuk memudahkan kementerian pertahanan melakukan investigasi yang dianggap perlu," ujar Dasco.

Setidaknya, ada 3 anggota DPR yang menyoroti pembentukan pansus PT Asuransi Jiwasraya dan sejumlah pansus lainnya.

Baca Juga:

Dukung Erick Thohir Usut Korupsi Jiwasaraya, Hipmi Ingatkan Serangan Balik Koruptor

Salah satunya, Anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade.

"Harapan saya, pimpinan dan seluruh anggota DPR RI, ada di depan mata kita semua skandal Jiwasraya yang jauh lebih besar dari pada skandal Century," tandasnya.(Knu)

Baca Juga:

5 Fraksi DPR Sepakat Bentuk Pansus Skandal Jiwasraya



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH