DPR RI Minta Kemenparekraf Kembangkan Industri Kreatif Seni Pertunjukan Politisi Partai Demokrat Dede Yusuf. (MP/Fadhli)

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf menilai, pemerintah dinilai kurang mendukung industri kreatif seni pertunjukan.

Dia mendorong Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI untuk mengembangkan industri kreatif seperti performing art play alias seni pertunjukan teater.

Baca Juga:

Menparekraf Sandiaga Dorong Solo jadi Kota Seni Pertunjukan Tingkat Dunia

"Satu yang belum banyak tersentuh yaitu adalah namanya performing art play namanya. Di luar negeri kita datang ke Broadway, kita pergi ke beberapa negara untuk menonton play (teater), bayar mahal. Di Indonesia, teater ini belum terdongkrak," ujar Dede Yusuf dalam Rapat Kerja Komisi X dengan Menparekraf di Senayan, Jakarta, Senin (4/7).

Ia melanjutkan dalam sejarah teater Indonesia sempat terkenal kelompok teater koma. Orang datang berbondong-bondong, salah satunya dulu pernah ada pentas Lutung Kasarung yang cukup bagus. Namun, karena tidak didukung oleh pemerintah tren tersebut tenggelam.

"Mungkin ini harus dihadirkan sehingga nanti play-play yang terkait dengan sejarah dengan apapun juga dipadukan, dengan komedi, disatukan dengan tarian, disatukan dengan kostum dengan musikal, dengan lighting sebagai play," terang politisi Fraksi partai Demokrat ini.

Baca Juga:

Mengenal Bung Karno Lewat Karya Seni Arsitekturnya

Ia mengaku dirinya belum pernah melihat play-play yang didukung oleh pemerintah. Sehingga, ia menilai bahwa hal tersebut membuat kawan-kawan pelaku sendratari, drama playlist, berjalan masing-masing.

"Saya pikir kalau itu difokuskan saja, maka orang punya agenda datang ke Jakarta, datang ke Bali untuk menonton play. Kan sebenarnya salah satu pulau yang sebetulnya sudah berjalan di Bali itu kecak, itu sebenarnya. Tapi kan di tempat lain nggak ada. Nah ini memang harus kita dorong ya," pungkasnya. (Bob)

Baca Juga:

Ultah PB XIII ke-74, Teken MoU dengan ISI Surakarta Soal Pengembangan Seni Budaya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Cecar 3 Ketua DPC Demokrat Soal Aliran Uang Pencalonan Ketua DPD Kaltim
Indonesia
KPK Cecar 3 Ketua DPC Demokrat Soal Aliran Uang Pencalonan Ketua DPD Kaltim

Tiga Ketua DPC Partai Demokrat rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (31/3).

Vaksin Booster untuk Warga Umum Mesti Diawasi Ketat
Indonesia
Vaksin Booster untuk Warga Umum Mesti Diawasi Ketat

Vaksin booster atau tahap tiga COVID-19 untuk warga umum bakal diberikan pada pertengahan Januari 2022.

Anies Klaim Pembangunan Pedestrian Bawah Tanah sebagai Sejarah Baru di Jakarta
Indonesia
Anies Klaim Pembangunan Pedestrian Bawah Tanah sebagai Sejarah Baru di Jakarta

Pemerintah DKI Jakarta berencana membangun fasilitas pendestrian bawah tanah yang menghubungkan antara Gedung Thamrin Nine UOB dan Stasiun Dukuh Atas BNI.

Munarman Protes Tak Dihadirkan Langsung di Pengadilan, Sidang Terpaksa Ditunda
Indonesia
Munarman Protes Tak Dihadirkan Langsung di Pengadilan, Sidang Terpaksa Ditunda

Kubu terdakwa protes karena Munarman tak diperkenankan hadir langsung di ruang persidangan.

Wagub DKI Nilai Tak Ada yang Aneh Penyelenggara Formula E Studi Banding ke Arab
Indonesia
Wagub DKI Nilai Tak Ada yang Aneh Penyelenggara Formula E Studi Banding ke Arab

Silahkam teman-teman cek transparansi, keterbukaannya, apakah di sana benar-benar studi, atau hura-hura

PPKM Kembali Diperpanjang, Tempat Gym Buka dan Boleh Makan di Bioskop
Indonesia
PPKM Kembali Diperpanjang, Tempat Gym Buka dan Boleh Makan di Bioskop

Kawasan aglomerasi Jabodetabek masih berada di PPKM Level 3 karena sejumlah daerah belum memenuhi target vaksinasi.

Kudatuli Buka Jalan Anak Tukang Kayu jadi Presiden
Indonesia
Kudatuli Buka Jalan Anak Tukang Kayu jadi Presiden

"Kalau engga ada 27 Juli, enggak ada anak tukang kayu jadi presiden, anak petani jadi jenderal. Enggak ada anak buruh jadi bupati, gubernur," kata Tjiptaning

87 Jemaah Umrah yang Positif COVID-19 Sempat Negatif di Arab Saudi
Indonesia
87 Jemaah Umrah yang Positif COVID-19 Sempat Negatif di Arab Saudi

Tapi memang rata-rata yang positif itu tampak sehat sehat saja

29 Kecamatan di Banten Terdampak Gempa, BPBD Belum Terima Laporan Korban Jiwa
Indonesia
29 Kecamatan di Banten Terdampak Gempa, BPBD Belum Terima Laporan Korban Jiwa

Warga korban bencana gempa itu tinggal di rumah kerabat

Ingatkan Anggota TNI AD, DPR: Wajib Bela Rakyat tapi Sesuai Aturan
Indonesia
Ingatkan Anggota TNI AD, DPR: Wajib Bela Rakyat tapi Sesuai Aturan

Langkah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal (TNI) Dudung Abdurachman menahan Brigjen (TNI) Junior Tumilaar mendapat respons positif dari legislator Senayan.