DPR RI Beri 'Lampu Hijau' Naturalisasi 9 Atlet, 4 Orang dari Cabor Hoki Es

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 26 Agustus 2025
DPR RI Beri 'Lampu Hijau' Naturalisasi 9 Atlet, 4 Orang dari Cabor Hoki Es

Ilustrasi Rapat Paripurna DPR (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - DPR RI secara resmi menyetujui permohonan naturalisasi bagi sembilan atlet. lima orang pemain sepak bola dan empat atlet hoki es.

Persetujuan ini diumumkan dalam rapat paripurna pada Selasa (26/8) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal.

Baca juga:

Erick Thohir Segera Temui Presiden Demi Naturalisasi Timnas

Persetujuan ini merupakan hasil pembahasan mendalam di Komisi X dan Komisi XIII setelah menerima surat permohonan dari Presiden.

"Berdasarkan surat Presiden mengenai naturalisasi lima atlet sepak bola dan empat atlet hoki es, serta hasil pembahasan di Komisi X dan Komisi XIII, rapat paripurna hari ini memutuskan menyetujui pemberian pertimbangan kewarganegaraan Republik Indonesia,” ujar Cucun Ahmad Syamsurijal.

Selanjutnya, ia menanyakan persetujuan tersebut kepada para anggota dewan yang hadir.

"Atas nama pimpinan dewan, kami menanyakan apakah permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan terhadap para atlet tersebut dapat disetujui?,” tanya Cucun yang kemudian dijawab "setuju" oleh para anggota dewan yang hadir.

Baca juga:

Erick Thohir Beberkan Progres Naturalisasi Miliano Jonathans, Berpeluang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025

Kelima atlet sepak bola yang disetujui adalah Mauro Nils Zijlstra, Isabel Corian Kopp, Isabelle Notet, Pauline Jeanettevan de Pol, dan Milianio Jonathans.

Sementara itu, empat atlet hoki es yang dinaturalisasi adalah Savelii Molchanov, Evgenii Nurislamov, Artem Bezrukov, dan Adel Khabibullin.

#Naturalisasi #DPR #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Komisi VI DPR Sidak Pembangunan Apartemen LRT City Ciracas
Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade dan Dirut Adhi Karya Moeharmein Zein Chaniago saat sidak apartemen LRT City Ciracas, Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 06 November 2026
Komisi VI DPR Sidak Pembangunan Apartemen LRT City Ciracas
Berita Foto
DPR dan Pemerintah Sepakat Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Jadi ASN
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers usai pertemuan di Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 06 November 2026
DPR dan Pemerintah Sepakat Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Jadi ASN
Olahraga
PSSI tak Lagi Prioritaskan Belanda, 4 Pemain Keturunan ini Terancam Gagal Bela Timnas Indonesia
Empat pemain keturunan Indonesia ini terancam gagal dinaturalisasi. Hal itu dikarenakan PSSI tak lagi memprioritaskan Belanda.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
PSSI tak Lagi Prioritaskan Belanda, 4 Pemain Keturunan ini Terancam Gagal Bela Timnas Indonesia
Olahraga
Tinggalkan Belanda! PSSI Mulai Buru Pemain Keturunan Timnas Indonesia di 5 Negara Ini
PSSI mulai mengalihkan pantauan pemain keturunan Timnas Indonesia ke luar Belanda akibat benturan regulasi non-Uni Eropa dan polemik Paspoort Gate. Cek 5 negara incaran baru skuad Garuda di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Tinggalkan Belanda! PSSI Mulai Buru Pemain Keturunan Timnas Indonesia di 5 Negara Ini
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui proses pidana, tetapi juga harus menyasar izin usaha dan kewajiban pemulihan lingkungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Indonesia
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Mendesak penegakan hukum dilakukan hingga tuntas dengan menjatuhkan hukuman maksimal kepada pihak yang terbukti bersalah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Indonesia
RUU Perampasan Aset Sasar Investasi Bodong Untuk Pulihkan Kerugian Korban
Klausul itu, menjadi kunci utama agar hakim memiliki landasan hukum yang tegas dan imperatif untuk mendahulukan pemulihan hak korban di atas kepentingan kas negara.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
RUU Perampasan Aset Sasar Investasi Bodong Untuk Pulihkan Kerugian Korban
Indonesia
Gatot Subroto Macet Parah, Imbas Tabrakan Tronton Depan Gedung DPR
Tabrakan truk tronton vs truk ringan patah as di depan DPR/MPR picu kemacetan panjang di Jalan Gatot Subroto arah Slipi. Cekkronologi resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Gatot Subroto Macet Parah, Imbas Tabrakan Tronton Depan Gedung DPR
Indonesia
DPR Belum Susun Draf RUU Perampasan Aset, Subtansi Baru Akan Dibahas Awal November
Sejauh ini sudah ada sebanyak 86 narasumber yang hadir menyampaikan masukan untuk RUU itu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
DPR Belum Susun Draf RUU Perampasan Aset, Subtansi Baru Akan Dibahas Awal November
Indonesia
DPR Khawatir Nilai Aset Rampasan Turun, Minta Pengelolaannya Dimaksimalkan
Pengelolaannya juga perlu diperhatikan agar nilai ekonominya tidak menyusut dan potensi penerimaan negara dapat dimaksimalkan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
DPR Khawatir Nilai Aset Rampasan Turun, Minta Pengelolaannya Dimaksimalkan
Bagikan