DPR: Prabowo Kunjungi AS untuk Bahas Alutsista Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Foto: Facebook/Partai Gerindra

MerahPutih.com - Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto bakal bertolak ke Amerika Serikat. Ia memenuhi undangan Departemen Pertahanan AS yang sekaligus kunjungan pertamanya setelah 20 tahun.

Anggota Komisi 1 DPR, Syaifullah Tamliha menilai, rencana Prabowo Subianto ke Amerika Serikat merupakan kunjungan resmi kenegaraan atas undangan Menteri Pertahanan AS.

"Kehadiran Menhan RI ke AS sangat dibutuhkan oleh kedua negara, terutama untuk kerja sama di bidang Alutsista," jelas Syaifullah dalam keteranganya, Kamis (15/10).

Baca Juga

UU Cipta Kerja Mudahkan Aktivitas Perdagangan Bagi Pengusaha Baru

Amerika Serikat pun diyakini memiliki alasan kuat mengundang Prabowo. "Saya yakin, AS membutuhkan Indonesia dalam kerjasama Indo -Pasific, terutama mengantisipasi manuver Tiongkok di Laut Cina Selatan," terang Syaifullah.

Syaifullah berujar, Indonesia memiliki nilai plus di mata Amerika. "Indonesia memiliki daya tawar yang tinggi dalam konflik di Laut Cina Selatan, sebab negara sekutu AS Amerika, yakni Filipina dan Australia bisa terancam," imbuh dia.

Syaifullah menambahkan, AS sebagai salah satu produsen Alutsista memang sedang membutuhkan Indonesia, karena selama ini kita membeli Alutsista dari negara kawasan Eropa dan Rusia.

"Politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif membutuhkan keseimbangan pembelian dan investasi Alutsista dengan AS," jelas politikus PPP ini.

Ia meyakini, undang-Undang TNI yang ada sekarang lebih menjadikan TNI hanya berkutat di bidang pertahanan, sementara tugas keamanan ABRI di zaman orde baru telah diberikan kepada Kepolisian.

Syaifullah menyebut penolakan LSM atas kunjungan Menteri Prabowo ke AS, karena tidak pada tempatnya sejumlah pegiat HAM di Amerika untuk menolak Menhan RI.

"Sebab jika terjadi deal kerjasama bidang Alutsista, maka senjata tersebut tidak akan digunakan militer Indonesia untuk pelanggaran HAM," kata Syaifullah.

Media ternama Amerika Serikat (AS), The New York Times menyoroti kunjungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Pentagon. New York Times menulis bahwa Prabowo baru bisa kembali ke AS setelah dua dekade dilarang masuk ke negara itu.

Laporan berjudul 'Indonesian Defense Chief, Accused of Rights Abuses, Will Visit Pentagon' itu terbit pada Rabu (14/10) waktu setempat. New York Times menulis selama dua dekade, Prabowo menjadi paria (kaum terlunta-lunta) dalam urusan internasional. Namun kini, dia justru mendapatkan undangan untuk berkunjung ke Departemen Pertahanan AS atau Pentagon yang berbasis di Arlington, Virginia.

Amnesty International dan sejumlah lembaga menyurati Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo soal rencana kunjungan Prabowo Subianto ke Negeri Paman Sam. Mereka mengkritik soal pencabutan larangan Prabowo untuk masuk AS.

Surat tersebut ditandatangani perwakilan lembaga Amnesty International USA, Amnesty International Indonesia, Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Public Interets Lawyer Network (Pil-Net), Asia Justice and Rights (AJAR).

Baca Juga

Utang Luar Negeri Indonesia Sudah Capai USD413,4 Miliar

Kemudian, Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir (KASUM), Imparsial, Public Virtue Institute, Setara Institute, Indonesia Corruption Watch (ICW), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) dan LBH Pers.

Mereka menilai pemberian izin Prabowo bertemu dengan pejabat AS berpotensi melanggar hukum Laehy. Mereka meminta undangan kepada Prabowo dibatalkan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua KPK Jadi Saksi Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Plt Direktur Dumas
Indonesia
Ketua KPK Jadi Saksi Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Plt Direktur Dumas

Aprizal diduga melanggar kode etik karena tidak melakukan koordinasi saat melakukan operasi tangkap tangan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Kebebasan Berekspresi Bukan Untuk Menghina Nilai Agama
Indonesia
Kebebasan Berekspresi Bukan Untuk Menghina Nilai Agama

Tidak ada satu agama pun di dunia ini yang mengajarkan umatnya untuk melakukan kekerasan.

Update Kasus Corona DKI Selasa (13/10): 89.228 Positif, 73.733 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Selasa (13/10): 89.228 Positif, 73.733 Orang Sembuh

Dengan positivity rate 11,8 persen, penambahan kasus positif per hari sebanyak 1.054 jiwa.

BPKPD dan Satpoll PP Surabaya Kejar 38 Elit Penunggak Pajak
Indonesia
BPKPD dan Satpoll PP Surabaya Kejar 38 Elit Penunggak Pajak

Langkah represif tersebut dilakukan bagi penunggak PBB yang nominal tagihannya rata-rata di atas Rp 5 juta yang disusul tunggakan tahun sebelumnya.

PSBB Transisi Diperpanjang, Ganjil Genap di Jakarta Masih Belum Berlaku
Indonesia
PSBB Transisi Diperpanjang, Ganjil Genap di Jakarta Masih Belum Berlaku

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali memperpanjang tidak diberlakukannya kebijakan ganjil-genap

Tarik Simpati Warga Solo, Bajo Pamer Program Atasi Banjir
Indonesia
Tarik Simpati Warga Solo, Bajo Pamer Program Atasi Banjir

"Ya kita tahu sendiri, banjir di Solo setiap tahun dilanda banjir. Kita punya solusinya membangun sungai di bawah tanah," kata dia.

Usut Dugaan Rasis Oleh Relawan Jokowi, Penyidik Pakai Konsep Komjen Listyo
Indonesia
Usut Dugaan Rasis Oleh Relawan Jokowi, Penyidik Pakai Konsep Komjen Listyo

Bahwa akun rasisme tersebut ada di media sosial yaitu Facebook

Polda Metro Gelar Operasi Besar-besaran untuk Minta Warga Tak Mudik
Indonesia
Polda Metro Gelar Operasi Besar-besaran untuk Minta Warga Tak Mudik

Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Keselamatan Jaya di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk mengedukasi larangan mudik Lebaran 2021.

Polisi Cegat Puluhan Massa Masuk DPR, Ada yang Positif Corona
Indonesia
Polisi Cegat Puluhan Massa Masuk DPR, Ada yang Positif Corona

Polisi menangkap puluhan orang di kawasan Slipi, Cengkareng dan Kalideres, Jakarta Barat pada Rabu (7/10).