DPR Peringatkan BPOM Harus Lepas dari Kepentingan saat Uji Vaksin Petugas memindahkan vaksin COVID-19 setibanya di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Senin (7/12/2020). (ANTARA FOTO/MUKHLIS JR)

MerahPutih.com - Persiapan peluncuran vaksin COVID-19 harus hati-hati dan melalui persiapan matang.

Anggota Komisi IX DPR Fraksi PPP Anas Thahir menuturkan, sebelum mengeluarkan persetujuan penggunaan vaksin COVID-19 pada masa darurat atau emergency use authorization (EUA), BPOM harus benar-benar menggunakan asas kehati-hatian.

Yakni memprioritaskan pertimbangan keamanan, keselamatan, dan khasiat vaksin.

Baca Juga:

Jepang Borong 10 Ribu Pendingin Vaksin COVID19

"BPOM juga harus bisa bekerja secara independen, transparan, dan lepas dari campur tangan siapa pun," kata Anas dalam keterangannya, Jumat (11/12).

Anas menyebut, pemerintah juga perlu melakukan percepatan pengembangan dan produksi vaksin Merah Putih sebagai andalan nasional yang aman dan ampuh.

"Ini agar Indonesia bisa segera melepas ketergantungan terhadap produksi vaksin asing," jelas Anas.

Vaksin COVID-19 Sinovac saat tiba di Bio Farma. (Foto: Antara).
Vaksin COVID-19 Sinovac saat tiba di Bio Farma. (Foto: Antara).

Ia menambahkan, sebagai wujud keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat, pemerintah bisa meningkatkan proporsi skema "vaksin program" menjadi lebih besar dari "vaksin mandiri". Yakni dari total target vaksinasi nasional.

"Dengan demikian, vaksinasi bagi masyarakat kurang mampu menjadi lebih banyak yang ter-cover," jelas Anas Thahir.

Ia juga mengingatkan, populasi yang akan divaksinasi supaya diperluas sehingga bisa menjangkau semua kelompok umur. Termasuk usia di bawah 18 tahun dan usia di atas 59 tahun.

"Dan pada saat yang sama, pemerintah harus memastikan kesiapan sistem pemantauan (surveilans) kejadian ikutan pasca imunisasi secara efektif," tutup anggota DPR dari dapil Jatim III ini.

Baca Juga:

Masyarakat Diminta Bersabar Untuk Vaksinasi COVID-19

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito menegaskan, kedatangan vaksin Sinovac ke Indonesia untuk memastikan ketersediaannya untuk masyarakat, kendati belum ada izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Disinggung alasan kedatangan Sinovac ke Indonesia meski belum ada izin, Wiku tidak menjawab.

Yang jelas, selama izin dari BPOM belum keluar, vaksinasi masal tidak akan dilakukan.

"Belum, karena prinsip keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah yang utama," ujarnya kepada wartawan. (Knu)

Baca Juga:

DPR Usulkan Pejabat Negara Jadi yang Pertama Divaksin COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi akan Periksa Rizieq Shihab soal Kasus Dugaan Terorisme Munarman
Indonesia
Polisi akan Periksa Rizieq Shihab soal Kasus Dugaan Terorisme Munarman

Ramadhan menyebut, setelah menerima petunjuk dari JPU tersebut, penyidik bakal segera menjadwalkan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.

Gunung Raung Semburkan Material hingga 700 Meter
Indonesia
Gunung Raung Semburkan Material hingga 700 Meter

Gunung Raung di Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi semburkan material abu vulkanik setinggi 200 hingga 700 meter.

Penyuap Mantan Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Vonis
Indonesia
Penyuap Mantan Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Vonis

Jaksa menuntut agar Hiendra dihukum empat tahun penjara dan denda sejumlah Rp150 juta subsidair enam bulan kurungan.

BMKG Catat 75 Kali Gempa Susulan NTT, Guncangan Terbesar Magnitudo 6,8
Indonesia
BMKG Catat 75 Kali Gempa Susulan NTT, Guncangan Terbesar Magnitudo 6,8

Gempa bumi dengan magnitudo 7,4 mengguncang Laut Flores pada Selasa (14/12), pukul 10.20 WIB.

Data Valid, Vaksinasi Bisa Lebih Cepat
Indonesia
Data Valid, Vaksinasi Bisa Lebih Cepat

Kunci percepatan vaksinasi untuk mencapai target bebas COVID-19 adalah pada pendataan, sebab kalau data valid maka pelaksanaannya akan lebih cepat.

Industri Sawit Kinclong, Dana Pungutan Ekspor Capai 69 Triliun
Indonesia
Industri Sawit Kinclong, Dana Pungutan Ekspor Capai 69 Triliun

Langkah hilirisasi, menurut Eddy, merupakan bukti industri kelapa sawit telah menjadi mesin penggerak perekonomian Indonesia.

Terjadi 179 Kali Letusan di Puncak Gunung Ile Lewotolok
Indonesia
Terjadi 179 Kali Letusan di Puncak Gunung Ile Lewotolok

Erupsi Gunung Ile Lewotolok di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur cukup tinggi mencapai 2.000 meter, dalam beberapa pekan terakhir.

Grace Ingin PSI Buat Gaduh 'Senayan'
Indonesia
Grace Ingin PSI Buat Gaduh 'Senayan'

PSI akan terus mengawal kebijakan Pak Jokowi

Mabes Polri Tengah Persiapkan Proses Perekrutan Novel Baswedan Cs Jadi ASN
Indonesia
Mabes Polri Tengah Persiapkan Proses Perekrutan Novel Baswedan Cs Jadi ASN

Mabes Polri berencana akan menjadikan Novel Baswedan dan 52 rekannya yang tak lolos tes wawasan kebangsaan KPK menjadi aparatur sipil negara Polri.

DPD Harap Revisi Otsus Papua Jilid II Jangan Hanya Kejar Tayang
Indonesia
DPD Harap Revisi Otsus Papua Jilid II Jangan Hanya Kejar Tayang

Bisa menjadi bahan pertimbangan nomenklaturnya