DPR Nilai Pemerintah Lebih Fokus Produksi Vaksin Luar Negeri Ilustrasi vaksin COVID-19 (ANTARA/HO-Kemenkes)

MerahPutih.com - DPR mengkritisi pemerintah yang terkesan mengutamakan pendirian pabrik vaksin dari Tiongkok dibandingkan mendukung riset dan produksi vaksin dalam negeri.

Menurut anggota Komisi VII DPR Mulyanto, kebijakan ini sangat merugikan dan menghambat perkembangan riset vaksin yang hampir rampung.

Ia melihat, semestinya pemerintah memprioritaskan pembangunan pabrik vaksin Merah Putih, bukan malah mempromosikan pabrik vaksin dari luar negeri.

Baca Juga:

Olahraga Ruang Terbuka di Jakarta, Warga Wajib Sudah Divaksin dan Maksimal 4 Orang

"Apalagi para ahli kita mampu memproduksi vaksin tersebut. Inikan kontra produktif,” kata Mulyanto dalam keterangan tertulisnya kepada media, Rabu (25/8).

Mulyanto melihat sepertinya pemerintah hanya fokus pada pertumbuhan investasi tanpa memperhatikan dampak jangka panjang bagi kemajuan riset dan industri dalam negeri.

Bila sebelumnya pemerintah mengimpor ratusan juta dosis vaksin dari Tiongkok, kini pemerintah akan memfasilitasi pendirian pabrik vaksin dari Negeri Tirai Bambu ini di Indonesia.

“Jangan belum apa-apa sudah mempromosikan pembangunan pabrik vaksin asing di Indonesia," jelas dia.

"Jadi terkesan kita ini asing minded. Dan senang-senang saja pasar domestik yang besar ini digerogoti oleh pabrik-pabrik asing,” imbuh Wakil Ketua FPKS DPR RI Bidang Industri dan Pembangunan.

Petugas Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, mengeluarkan kontainer berisi vaksin COVID-19 dari bagasi pesawat, Kamis 19/8/2021). (FOTO ANTARA/HO-Kemkominfo).
Petugas Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, mengeluarkan kontainer berisi vaksin COVID-19 dari bagasi pesawat, Kamis 19/8/2021). (FOTO ANTARA/HO-Kemkominfo)

Menurut Mulyanto, riset Vaksin Merah Putih berbasis platform virus yang dimatikan (inactivated virus) tengah dilakukan uji praklinis (clinical lots) dan akan dilanjutkan dengan uji klinik fase 1-3.

Diperkirakan Emergency Use Authority (EUA) untuk vaksin yang dipelopori Universitas Airlangga ini akan dikeluarkan BPOM pada Maret 2022. Selanjutnya vaksin dapat diproduksi massal bekerja sama dengan PT Biotis Pharmaceuticals.

"Apalagi saat ini BPOM tengah melakukan uji pra-klinis Vaksin Merah Putih ini,” ungkapnya.

Dalam konsorsium riset COVID-19, yang dikoordinasikan BRIN, tambahnya, ada 11 platform riset Vaksin Merah Putih yang dijalankan oleh 6 lembaga riset pemerintah dan perguruan tinggi, yakni LBM Eijkman, LIPI, UI, ITB, Unair, dan UGM.

“Di tengah upaya konsorsium riset COVID-19 tersebut mempercepat produksi vaksin ternyata pemerintah berniat membuka izin pembangunan pabrik vaksin dari Tiongkok,” ujar Mulyanto.

Baca Juga:

PTM Bakal Dimulai, La Nyalla Ingatkan Prokes, Vaksinasi dan Izin Orangtua

Untuk diketahui dalam Rakornas APINDO ke-31, Selasa (24/8), Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, saat ini terdapat satu perusahaan asal Tiongkok yang direncanakan akan memproduksi vaksin di tanah air pada bulan bulan April tahun 2022.

Kendati begitu, nantinya kerja sama tersebut akan memproduksi vaksin jenis mRNA.

Menurut Luhut, vaksin yang akan diproduksi perusahaan Tiongkok di Indonesia tersebut adalah vaksin mRNA, yakni satu jenis vaksin baru yang kandungannya berbeda dengan jenis vaksin lainnya. (Knu)

Baca Juga:

Pemkab Sleman Harap Pemerintah Pusat Segera Kirim Vaksin COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Cirebon Antusias Ikut Program 'Sambo' Buat Dampatkan 5 Kg Beras
Indonesia
Warga Cirebon Antusias Ikut Program 'Sambo' Buat Dampatkan 5 Kg Beras

Sampah seberat 2 kilogram yang dibawa warga dari rumahnya kemudian ditukarkan dengan berupa beras 5 kilogram.

Ketua DPC PDIP Salatiga Mundur, FX Rudy: Itu Hak Politik Kader
Indonesia
Ketua DPC PDIP Salatiga Mundur, FX Rudy: Itu Hak Politik Kader

"Maju atau mundur itu hak kader. Semua kader boleh saja kalau mundur sesuai aturan partai," ujar Rudy

Selebgram Rachel Vennya Diduga Kabur Saat Karantina, Polisi Tunggu Satgas COVID-19
Indonesia
Tingkatkan Jumlah Kursi, PPP Sasar Pemilih Perempuan
Indonesia
Tingkatkan Jumlah Kursi, PPP Sasar Pemilih Perempuan

Dalam waktu dekat pengurus DPP akan mendata nama calon legeslatif (caleg) dan kemudian mengevaluasi para caleg yang siap bertarung pada Pemilu 2024 mendatang.

Riza Patria Sebut Pertemuan Prabowo-Gibran hanya Silaturahmi
Indonesia
Riza Patria Sebut Pertemuan Prabowo-Gibran hanya Silaturahmi

"Ya itu kan silaturahmi biasa. Pak Prabowo itu selalu membangun komunikasi dan silaturahmi sama siapa saja," kata Riza

KPK Kembali Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun
Indonesia
KPK Kembali Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun

KPK menahan mantan Gubernur Riau Annas Maamun sebagai tersangka kasus dugaan suap pembahasan RAPBD Perubahan 2014 dan RAPBD 2015.

Jokowi Larang Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng, Airlangga Perbolehkan Ekspor CPO dan RPO
Indonesia
Jokowi Larang Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng, Airlangga Perbolehkan Ekspor CPO dan RPO

Pelarangan ekspor sementara hanya berlaku pada minyak goreng atau Refined, Bleached, Deodorized Palm Olein (RBD Palm Olein)

Tiongkok Usir Kapal Perusak AS dari Kepulauan Paracel
Dunia
Tiongkok Usir Kapal Perusak AS dari Kepulauan Paracel

Amerika Serikat secara berkala melakukan misi yang disebutnya sebagai Operasi Kebebasan Bernavigasi di Laut China Selatan.

Pengunjung Objek Wisata di Pantai Selatan DIY Dibatasi Maksimal 75 Persen
Indonesia
Pengunjung Objek Wisata di Pantai Selatan DIY Dibatasi Maksimal 75 Persen

Wisatawan diperkirakan akan memadati objek wisata pantai di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), saat libur Lebaran 2022.

Kebijakan Berlapis Indonesia Antisipasi Masuknya COVID-19 Varian Omicron
Indonesia
Kebijakan Berlapis Indonesia Antisipasi Masuknya COVID-19 Varian Omicron

Sementara pelaku perjalanan Internasional yang berasal dari negara lainnya, wajib menyertakan tes PCR 3X24 jam sebelum kedatangan