DPR Minta Pemerintah Desak Sinovac Segera Mengurus EUL dari WHO Ilustrasi calon jamaah haji (Foto dokumen ANTARA/Hery Sidik)

MerahPutih.com - Pemerintah diminta segera mendesak Sinovac Biotech Ltd, perusahaan Tiongkok pemasok vaksin Sinovac ke Indonesia, untuk segera mengurus Emergency Use Listing (EUL) dari WHO. Pasalnya, Arab Saudi mengharuskan setiap jamaah haji dan umroh harus divaksin dengan vaksin yang telah memiliki EUL.

Anggota Komisi Kesehatan DPR, Saleh Partaonan Daulay mengatakan, sertifikat UEL sangat penting mengingat jamaah haji dan umroh terbesar di dunia adalah dari Indonesia.

Baca Juga

Di Solo, Daftar Haji Tahun Ini Berangkat 2047

"Minggu lalu, menteri agama menyebutkan bahwa Saudi sangat berkepentingan dengan persoalan vaksinasi ini. Mungkin ini terkait dengan masih merebaknya virus COVID-19 di banyak negara," kata Saleh dalam keterangannya, Senin (20/4).

Sebagai konsumen dan pengguna vaksin Sinovac yang tidak sedikit, Saleh menilai, pemerintah Indonesia sangat layak menuntut agar Sinovac Biotech Ltd segera mengurus EUL tersebut.

Jamaah Haji Embarkasi Solo tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)
Jamaah Haji Embarkasi Solo tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Ketua Fraksi PAN DPR ini mengatakan, posisi Indonesia adalah pembeli. Karena itu, perusahaan penjuallah yang mesti mengurus persoalan pendaftaran dan urusan adminiatratif seperti itu.

"Ini saya dengar malah pemerintah Indonesia yang memberikan perkiraan. Ada yang memperkirakan akan keluar di bulan April, ada juga yang menyebut di awal Mei. Tidak diketahui mana yang paling benar. Yang jelas, sampai hari ini belum keluar dan belum masuk dalam list WHO," bebernya.

Baca Juga

PPP Jabar: Dana Haji Tak Boleh untuk Penguatan Rupiah

Tahun ini, pemerintah Saudi diperkirakan akan kembali menerima jamaah haji. Saudi akan sangat ketat menjaga persyaratan yang mereka tetapkan. Karena itu, menurut dia, jamaah haji kita yang telah divaksin Sinovac harus dipastikan diakui dan diperbolehkan masuk Saudi.

"Kalau tidak, daftar antrean jamaah yang mau berangkat haji akan semakin panjang," tutup mantan ketua umum Pemuda Muhammadiyah ini. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPRD DKI Minta Anies Tutup Diskotek Selama PPKM
Indonesia
DPRD DKI Minta Anies Tutup Diskotek Selama PPKM

"Yang terjadi di tempat hiburan malam selama sepekan pekan terakhir ini mebuktikan bahwa pengusaha hiburan malam tidak bisa mematuhi ketentuan pemprov DKI Jakarta selama PPKM diberlakukan," ujar Lukman

10 Remaja yang Diamankan di Depan Istana Reaktif COVID-19
Indonesia
10 Remaja yang Diamankan di Depan Istana Reaktif COVID-19

Hingga Kamis pukul 11.30 WIB, secara akumulatif sudah ada sebanyak 100 orang yang didominasi remaja dan diamankan

Catatan Hukum dan HAM Setahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
Indonesia
Catatan Hukum dan HAM Setahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin

Sahroni memberikan catatan dalam bidang hukum dan HAM dalam satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Anggota Komisi III Ini Siap Tampung Informasi Soal Kematian Pengawal Rizieq
Indonesia
Anggota Komisi III Ini Siap Tampung Informasi Soal Kematian Pengawal Rizieq

Investigasi khusus ini harus melibatkan Komnas HAM

Viral Bendera Merah Putih Dibakar, Polisi Ditagih Langkah Konkretnya
Indonesia
Viral Bendera Merah Putih Dibakar, Polisi Ditagih Langkah Konkretnya

Hal itu juga tidak dapat ditolerir apapun alasannya

'Hilang' Sejak Oktober, Jack Ma Akhirnya Muncul dalam Video Amal Yayasan
Indonesia
Biden Sah Jadi Presiden Terpilih, Jaksa Agung AS Mundur
Dunia
Biden Sah Jadi Presiden Terpilih, Jaksa Agung AS Mundur

Para elector yang ditunjuk biasanya adalah pejabat partai atau tokoh terkemuka yang berjanji akan mewakili negara bagian untuk memberikan suara kepada Biden atau Trump.

Komunikasi Pemerintah Buruk, New Normal Diprediksi tak Maksimal
Indonesia
Komunikasi Pemerintah Buruk, New Normal Diprediksi tak Maksimal

"Makanya, komunikasi pemerintah, mulai daerah hingga pusat harus profesional. Pendekatan-pendekatan komunitas cukup efektif, perlu di-'manage' baik," kata Emrus.

Satgas COVID-19 Akui Kesulitan Tracing Massa di Petamburan dan Megamendung
Indonesia
Satgas COVID-19 Akui Kesulitan Tracing Massa di Petamburan dan Megamendung

Petugas kesehatan mengaku kesulitan untuk melakukan tracing atau pelacakan COVID-19 kepada massa di Petamburan, Jakarta dan Megamendung, Bogor.

Polisi Pastikan tak Bawa Senjata Api Saat Pantau Kedisiplinan Warga
Indonesia
Polisi Pastikan tak Bawa Senjata Api Saat Pantau Kedisiplinan Warga

Heru melanjutkan, saat ini pusat keramaian warga tersebar di beberapa lokasi.