DPR Minta Pembahasan RUU Omnibus Law Lewat Baleg Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Golongan Karya Mukhtarudin. ANTARA/ Sella Panduarsa Gareta

Merahputih.com - Anggota Komisi VI DPR Mukhtarudin meminta agar pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja dibahas melalui mekanisme Badan Legislasi (Baleg) DPR, agar lebih terarah dan cepat selesai.

"Karena butuh kecepatan maka akan lebih baik prosesnya melalui Badan Legislasi ketimbang lewat Pansus,” kata Mukhtarudin lewat keterangannya di Jakarta, Kamis (20/2).

Baca Juga:

Muhammadiyah Cemaskan Lolosnya Pasal Selundupan dalam Omnibus Law

Ia juga menekankan bahwa pembahasannya harus mengikuti mekanisme dan substansi yang ada. "Undang-Undang ini harus berkualitas dan jangan sampai nanti digugat dan dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi," kata Politisi Golkar itu.

Mukhtarudin menyampaikan, Omnibus law merupakan kebutuhan bangsa, sehingga seluruh pemangku kepentingan harus memiliki persepsi yang sama.

Ratusan buruh mengikuti aksi unjuk rasa di halaman Gedung Pemerintahan Kota Tangerang, Banten, Rabu (22-1-2020). ANTARA FOTO/Fauzan

Hal ini mengingat pemerintah sudah menyerahkan RUU Omnibus law ke DPR RI, maka DPR RI harus segera menindaklanjuti secara cepat agar tahapan-tahapan pembahasan segera dilakukan.

Menurut dia, DPR tentu akan membahas substansi dan materi RUU Omnibus Cipta Kerja ini dengan melibatkan semua pihak, baik buruh melalui serikat pekerja, dan pengusaha.

“Jadi perdebatannya masuk dalam DPR, jangan berdebat di luar parlemen. Biarkan bola ini bergulir jangan ditolak dulu, kalau ada masukkan silahkan sebanyak-banyaknya,” ujar dia.

Baca Juga:

Pemerintah Bantah RUU Cilaka Akan Persulit Hidup Kaum Pekerja

Oleh karena itu, sebagaimana dikutip Antara, masyarakat dan semua stakeholder harus punya persepsi yang sama akan pentingnya terobosan regulasi melalui Omnibus Law.

“Pentingnya soal penyederhanaan regulasi dalam rangka mempermudah investasi. Hal ini supaya kita bisa memenangkan pertarungan ekonomi di tingkat global. Perlu diingat bahwa peperangan kita hari ini adalah peperangan ekonomi," tutup dia. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MPR Ingatkan Pemerintah Tak Asal Bubarkan Lembaga Negara
Indonesia
MPR Ingatkan Pemerintah Tak Asal Bubarkan Lembaga Negara

Kementerian PAN RB harus terlebih dahulu melakukan kajian kompetensi dengan analisis jabatan.

Dukung Eri-Armuji, Sekjen PSI: Untuk Surabaya yang Lebih Baik
Indonesia
Dukung Eri-Armuji, Sekjen PSI: Untuk Surabaya yang Lebih Baik

Menurut Raja, dukungan kepada Er-Armuji sudah bulat dan sepenuh hati.

Deputi Penindakan KPK Pasang Badan untuk Novel Baswedan
Indonesia
Deputi Penindakan KPK Pasang Badan untuk Novel Baswedan

Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Karyoto angkat bicara terkait pelaporan penyidik senior Novel Baswedan ke kepolisian.

LPSK Siap Lindungi Korban dan Saksi Kasus Rasisme terhadap Natalius Pigai
Indonesia
LPSK Siap Lindungi Korban dan Saksi Kasus Rasisme terhadap Natalius Pigai

Kasus ujaran bernuansa rasisme teranyar menimpa mantan Komisioner Komnas HAM RI asal Tanah Papua, Natalius Pigai.

Ungkap Isu Kudeta Demokrat, AHY Diingatkan tidak Gegabah
Indonesia
Ungkap Isu Kudeta Demokrat, AHY Diingatkan tidak Gegabah

Sebagai Ketum partai yang tergolong muda, Karyono mengingatkan AHY untuk tidak gegabah dalam percaturan politik. Seorang pemimpin sebaiknya tidak tipis telinga dan tidak grusa grusu dalam berpikir dan bertindak.

Begini Kata Polisi Soal Penangkapan di Sekretariat PII
Indonesia
Begini Kata Polisi Soal Penangkapan di Sekretariat PII

olda Metro Jaya mengamankan empat orang ketika membubarkan massa yang masuk ke dalam sekretariat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dan Pelajar Islam Indonesia (PII).

Prangko Jokowi - Ma'ruf Diluncurkan
Indonesia
Prangko Jokowi - Ma'ruf Diluncurkan

Prangko kini telah mengalami pergeseran makna, seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi yang pesat

Tingkatkan Literasi Keuangan, Jokowi Perintahkan Bikin Berbagai Kelompok Usaha
Indonesia
Tingkatkan Literasi Keuangan, Jokowi Perintahkan Bikin Berbagai Kelompok Usaha

Presiden meminta TPAKD menggunakan cara-cara dengan unsur seni dan budaya, karakter kekinian, dan cara lainnya untuk tingkatkan akses keuangan masyarakat.

Denny Indrayana Gugat Hasil Pilkada Kalsel 2020 ke MK
Indonesia
Denny Indrayana Gugat Hasil Pilkada Kalsel 2020 ke MK

"Pak Denny Indrayana sudah berada di Jakarta untuk menyiapkan materi gugatan ke MK," ujar Sekretaris DPD Partai Gerindra Kalsel Ilham Noor

Jumlah Pasien Corona yang Dirawat di RS Wisma Atlet Terus Berkurang
Indonesia
Jumlah Pasien Corona yang Dirawat di RS Wisma Atlet Terus Berkurang

Tercatat ada 885 orang terdiri dari 851 pasien berstatus positif Covid-19, 22 PDP, dan 12 ODP.