DPR Minta Jaksa Agung Patuhi Putusan PTUN Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin (Ant)

MerahPutih.com - Anggota Komisi III DPR Taufik Basari meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang diajukan keluarga korban Tragedi Semanggi I dan II.

"Saya berharap agar Jaksa Agung dapat menerima putusan tersebut dan tidak melakukan banding. Jalankan saja perintah pengadilan yang termaktub dalam amar putusan tersebut," kata Taufik dalam keterangannya tertulisnya, Jumat (6/11).

Amat putusan PTUN memerintahkan Jaksa Agung untuk membuat pernyataan terkait penanganan dugaan pelanggaran HAM berat Semanggi I dan II sesuai dengan keadaan yang sebenarnya dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI berikutnya sepanjang belum ada putusan yang menyatakan sebaliknya.

Baca Juga:

Jaksa Agung Diputus Melawan Hukum Soal Tragedi Semanggi

"Saya menyambut baik lutusan PTUN yang mengabulkan gugatan yang diajukan keluarga korban kasus Semanggai I dan II, Ibu Sumarsih dan kawan-kawan," ujarnya.

Menurut pria yang akrab disapa Tobas ini, melaksanakan putusan PTUN adalah langkah terbaik. Selain sebagai bentuk komitmen negara untuk menuntaskan pelanggaran HAM, sikap tersebut bisa menjadi contoh bahwa negara patuh pada putusan pengadilan.

Jaksa Agung ST Burhanuddin saat meresmikan pendirian Pusat Kajian Kejaksaan di Undip secara daring. ANTARA/HO-Penkum Kejati Jateng
Jaksa Agung ST Burhanuddin saat meresmikan pendirian Pusat Kajian Kejaksaan di Undip secara daring. ANTARA/HO-Penkum Kejati Jateng

"Terlebih jika dipandang pelaksanaan putusan tersebut untuk kepentingan rakyat," kata Tobas.

Tobas mengingatkan pernyataan Jaksa Agung dalam rapat kerja dengan Komisi III pada 20 Januari 2020. Saat itu, kata dia, Jaksa Agung menyatakan keinginannya untuk menuntaskan kasus Semanggi I dan II meskipun menghadapi kendala pembuktian.

Baca Juga:

Langkah Jaksa Agung Banding Putusan PTUN Dinilai Khianati Agenda Reformasi

Politikus Nasdem ini menilai, dengan pernyataan itu seharusnya tak sulit bagi Jaksa Agung untuk melaksanakan amar putusan PTUN. Tobas pun menegaskan akan mengawal putusan PTUN ini dalam rapat kerja Komisi III dan Jaksa Agung selanjutnya.

"Semoga kasus pelanggaran HAM masa lalu bisa ditindaklanjuti dan korban dapat dipenuhi hak-haknya atas keadilan," kata Tobas. (Pon)

Baca Juga:

ICW Desak Jokowi Copot Burhanuddin dari Jaksa Agung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Borong Produk Prancis di Minimarket Lalu Dibakar
Indonesia
Borong Produk Prancis di Minimarket Lalu Dibakar

Ormas Gerakan Pemuda Islam melakukan sweeping terhadap produk-produk Prancis di sebuah minimarket di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Sastrawan 'Hujan Bulan Juni' Sapardi Djoko Damono Meninggal Dunia
Indonesia
Sastrawan 'Hujan Bulan Juni' Sapardi Djoko Damono Meninggal Dunia

Tak hanya menulis sajak dan puisi, pria yang lahir pada 20 Maret 1940 itu juga memiliki karya tulis lain berupa esai dan cerita pendek

Berikut Titik-Titik Kerumunan Selama Libur Akhir Tahun di Yogyakarta
Indonesia
Berikut Titik-Titik Kerumunan Selama Libur Akhir Tahun di Yogyakarta

Pemerintah Kota Yogyakarta memetakan titik-titik yang kemungkinan menjadi tempat kerumunan warga selama libur akhir tahun.

Kabareskrim Minta Anggotanya Hati-hati Tangani Perkara Pilkada
Indonesia
Kabareskrim Minta Anggotanya Hati-hati Tangani Perkara Pilkada

Komjen Listyo Sigit Prabowo meminta kepada anggotanya untuk menjaga netralitas Polri saat menangani proses hukum di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Pinangki Divonis 10 Tahun, Hakim: Tuntutan Jaksa Terlalu Rendah
Indonesia
Pinangki Divonis 10 Tahun, Hakim: Tuntutan Jaksa Terlalu Rendah

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 10 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Sudah Dengar Pendapat NU dan Muhammadiyah, Jokowi Tolak Pilkada Ditunda
Indonesia
Sudah Dengar Pendapat NU dan Muhammadiyah, Jokowi Tolak Pilkada Ditunda

Presiden berpendapat bahwa pilkada tidak perlu ditunda dan tetap dilaksanakan.

Polisi Dijadwalkan Periksa Rizieq Shihab Besok
Indonesia
Polisi Dijadwalkan Periksa Rizieq Shihab Besok

"Pemanggilan MRS untuk hadir hari Selasa (1/12)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Matheus Joko Santoso Diduga Berbohong Soal Pungutan Fee Bansos COVID-19
Indonesia
Matheus Joko Santoso Diduga Berbohong Soal Pungutan Fee Bansos COVID-19

Dion Pongkor menduga Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian Sosial Matheus Joko Santoso (MJS) berbohong soal pungutan fee untuk bantuan sosial (bansos) COVID-19.

Benarkah Dany Anwar Meninggal karena COVID-19? Ini Kata Ketua DPRD DKI
Indonesia
Benarkah Dany Anwar Meninggal karena COVID-19? Ini Kata Ketua DPRD DKI

Diyakini Prasetyo lagi Sekretaris Komisi A itu memiliki penyakit bawaan seperti penyakit Jantung dan Diabetes.

Negara Maju Berkomitmen Gelontorkan Dana Stimulus
Indonesia
Negara Maju Berkomitmen Gelontorkan Dana Stimulus

Namun terlepas dari jumlahnya yang besar, masalah dengan peluncuran vaksin secara global dan munculnya varian virus corona baru membuat jalur pemulihan di masa depan tetap tidak pasti.