DPR Minta Bulog Gelar Operasi Pasar Serentak Beras Bulog. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Gejolak harga pangan menjelang Ramadan belum juga reda meski pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan, seperti penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) terhadap minyak goreng curah, dan pencabutan HET terhadap minyak goreng kemasan.

Menurut Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Subardi, negara tidak boleh bertumpu pada satu solusi. Apalagi, sejauh ini kebijakan tersebut belum efektif.

Baca Juga:

Sampaikan Duplik, Munarman Bantah Terlibat dalam Perkara Terorisme

Politikus ini mengusulkan perlunya operasi pasar oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mempercepat stabilisasi harga.

"Sebaiknya jangan bertumpu pada satu kebijakan. Bulog perlu berperan dengan menggelar operasi pasar serentak dan sinergis," kata Subardi dalam keterangannya, Jumat (25/3).

Dia menilai, operasi pasar penting untuk menjalankan fungsi stabilisasi harga pangan sekaligus langkah antisipasi seandainya terjadi kekurangan stok maupun terjadi kekacauan distribusi.

"Usulan operasi pasar perlu digelar serentak dan sinergi karena sejauh ini operasi pasar masih berjalan parsial di beberapa daerah," ujarnya.

Pola serentak dan sinergis, kata Subardi, melibatkan banyak sektor yakni PT RNI sebagai BUMN holding pangan dan Kementerian Perdagangan sebagai regulator.

"Mengapa perlu serentak? Tujuannya agar lebih efektif, karena Bulog memiliki infrastruktur merata hingga ke daerah mulai dari kontroling rantai pasok, produksi, penyerapan dari petani, pengolahan, distribusi, pemasaran, hingga penjualan," jelas dia.

Dirut Perum BULOG Budi Waseso (kedua kanan. (Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc)
Dirut Perum BULOG Budi Waseso (kedua kanan. (Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc)

Operasi pasar dibutuhkan karena Bulog bertugas menstabilkan stok pangan. Dengan pola serentak dan sinergis, Subardi yakin kontrol terhadap mekanisme pasar akan efektif.

Di sisi lain, menurut Subardi, sinergitas dapat mencegah para spekulan pasar bermain harga yang dapat merugikan masyarakat sebagai konsumen.

"Mekanisme pasar tidak boleh dilepas begitu saja, karena negara belum menguasai cabang produksi pangan yang menguasai hajat hidup orang banyak," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Kejagung Duga Beberapa Perusahaan Terlibat Kasus Ekspor Minyak Goreng

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Panpel Formula E Dipimpin Politisi DPR, PDIP Tetap Ngotot Ajukan Interpelasi
Indonesia
Panpel Formula E Dipimpin Politisi DPR, PDIP Tetap Ngotot Ajukan Interpelasi

Fraksi PDIP dan Fraksi PSI bakal mendorong Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi untuk menggelar kembali rapat paripurna interpelasi.

Komisi B DPRD DKI Pertimbangkan Bentuk Pansus JIS
Indonesia
Komisi B DPRD DKI Pertimbangkan Bentuk Pansus JIS

Pimpinan Komisi B DPRD DKI mempertimbangkan usulan untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) Jakarta International Stadium (JIS), menyusul pagar tribun utara roboh saat grand launching.

Majelis Rakyat Keberatan Perluasan Daerah Otonom di Papua
Indonesia
Majelis Rakyat Keberatan Perluasan Daerah Otonom di Papua

enteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menerima pimpinan Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Amnesty Internasional Indonesia di kantor Kemenko Polhukam, Jumat (15/4).

Gelar Raker dan Acara di Hotel Mewah, KPK Dinilai Kehilangan Etika dan Sensitifitas
Indonesia
Gelar Raker dan Acara di Hotel Mewah, KPK Dinilai Kehilangan Etika dan Sensitifitas

Pengamat politik Ray Rangkuti menilai, kegiatan itu menandakan KPK seperti kehilangan etika dan sensitifitas.

Tjahjo Kumolo Dianggap Jadi Sosok Ayah bagi Seluruh Pegawai Kemenpan RB
Indonesia
Tjahjo Kumolo Dianggap Jadi Sosok Ayah bagi Seluruh Pegawai Kemenpan RB

Sekretaris Kemenpan RB, Rini Widyantini mengungkap, Menteri Tjahjo merupakan sosok pemimpin yang memiliki pendekataan kekeluargaan di setiap permasalahannya. Dia disebut peduli terhadap seluruh pegawai.

Presiden ke Kalsel, Wapres ke Jatim
Indonesia
Presiden ke Kalsel, Wapres ke Jatim

Usai peresmian pabrik biodiesel, Presiden Jokowi akan menuju Kota Banjarmasin, untuk meninjau kegiatan vaksinasi yang digelar di halaman RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh.

Megawati: Hari Lahir Pancasila, Momentum Indonesia Bangkit
Indonesia
Megawati: Hari Lahir Pancasila, Momentum Indonesia Bangkit

Nilai luhur Pancasila digali dan berasal dari keluhungan nilai nenek moyang sebagai pedoman menjalankan kehidupan.

Jemaah Haji Positif COVID-19 Sebanyak 22 Orang, Semua Bergejala Ringan
Indonesia
Jemaah Haji Positif COVID-19 Sebanyak 22 Orang, Semua Bergejala Ringan

Puluhan jemaah haji Indonesia terkonfirmasi tertular COVID-19 dalam proses pemulangan ke tanah air.

KSP Dorong K/L Lakukan Pemeriksaan Surveillance Warga Sekolah Secara Acak
Indonesia
KSP Dorong K/L Lakukan Pemeriksaan Surveillance Warga Sekolah Secara Acak

Dalam SKB 4 Menteri itu, jika suatu daerah dinyatakan level 3 maka satuan pendidikan boleh melaksanakan PTM terbatas atau online

Idul Fitri 2022 Jatuh pada Esok Hari 2 Mei
Indonesia
Idul Fitri 2022 Jatuh pada Esok Hari 2 Mei

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan 1 Syawal 1443 Hijriah atau Hari Raya Lebaran Idul Fitri 2022 jatuh pada Senin (2/5) besok.