DPR Kecam Pihak Sekolah atas Kasus Ratusan Siswa Terseret Banjir Bandang Tim SAR dan relawan melakukan evakuasi siswa yang hanyut diterjang banjir bandang di Yogyakarta. (Foto: MP/ BPBD DIY)

MerahPutih.com - Anggota Komisi X DPR Rojih Ubab Maimoen menyayangkam adanya peristiwa tenggelamnya ratusan siswa SMPN 1 Turi Sleman Yogyakarta yang diduga menewskam enam siswa.

Rojih mengatakan, tragedi seperti ini seharusnya tidak terjadi jika pihak sekolah memperhitungkan semua risiko.

Baca Juga:

Susur Sungai Berujung Maut, Enam Siswa SMP di Sleman Meninggal Diterjang Banjir Bandang

"Ini kemungkinan yang terjadi dari kegiatan susur sungai yang sebenarnya cukup membahayakan ini, apalagi sekarang adalah musim hujan," kata Rojih kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (22/2).

Rojih mengatakan, sekolah harus menghindari semua kegiatan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, apalagi bisa memunculkan korban jiwa.

Petugas melakukan penyisiran untuk mencari sejumlah pramuka SMPN Turi yang tenggelam di Kali Sempor, Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (21/2/2020). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp)
Petugas melakukan penyisiran untuk mencari sejumlah pramuka SMPN Turi yang tenggelam di Kali Sempor, Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (21/2/2020). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp)

"Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Yogyakarta, harus bisa mempertanggungjawabkan kecelakaan ini kepada orang tua siswa serta memberikan bantuan kepada semua korban, terutama korban jiwa," jelas Rojih.

Pencarian siswa SMPN 1 Turi Kabupaten Sleman yang terseret banjir bandang masih terus dilakukan. Tim SAR, tim BPBD DIY, serta relawan masih terus berusaha menyisir sungai hingga dini hari.

Baca Juga:

Susur Sungai Berujung Maut, Pencarian Siswa SMP Turi Sleman Berlanjut hingga Dini Hari

Info sementara, dari 249 siswa yang ikut, 239 siswa selamat, 6 siswa meninggal dunia, dan 4 orang lainnya masih dinyatakan hilang. BPBD beserta bekerja sama dengan tim SAR pihak kepolisian serta relawan hingga kini masih mencari siswa yang hilang.

Kepala Pusdalops BPBD DIY Danang Syamsu Rizal menjelaskan, pencarian terus berlanjut karena tim mendapat banyak dukungan dan bantuan dari warga sekitar.

"Kami tidak hentikan pencarian. Kami berharap masih dapat menemukan korban hilang. Semua orang berharap mereka masih bertahan hidup," jelas Danang di Yogyakarta Jumat, Jumat (21/02). (Knu)

Baca Juga:

Sultan HB X Instruksikan Sekolah Tiadakan Aktivitas di Sekitar Sungai



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH