Komisi IX DPR Dukung Perluasan Program MBG untuk Lansia dan Disabilitas, Ingatkan Pemerintah Benahi Tata Kelola

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 07 November 2025
Komisi IX DPR Dukung Perluasan Program MBG untuk Lansia dan Disabilitas, Ingatkan Pemerintah Benahi Tata Kelola

SPPG menyiapkan Makan Bergizi Gratis. (MerahPutih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rencana perluasan sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke kalangan lansia dan penyandang disabilitas mendapat dukungan dari berbagai pihak. Namun, pemerintah diimbau untuk mengoptimalkan tata kelola pelaksanaan program terlebih dahulu, mengingat masih ditemui sejumlah kasus keracunan dan makanan basi di lapangan.

Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina menegaskan, perluasan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut harus dibarengi dengan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan yang saat ini masih menyasar peserta didik dan ibu hamil.

“Tentu kami mendukung jika program MBG tidak hanya menyasar siswa sekolah dan ibu hamil saja, tetapi juga penyandang difabel dan lansia. Kendati demikian, kami meminta agar program yang saat ini sedang berjalan dioptimalkan, termasuk meminimalkan potensi keracunan dan makanan basi yang banyak terjadi di berbagai daerah,” ujar Arzeti, Jumat (7/11).

Baca juga:

Mensos Ingin MBG Diberikan Pada Lansia dan Difabel

Sebelumnya, usulan pemberian MBG untuk lansia dan penyandang disabilitas disampaikan oleh Menteri Sosial Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) pada Selasa (4/11).

Gus Ipul menyebut, program perluasan tersebut akan menyasar sekitar 100.000 lansia dan lebih dari 30.000 penyandang disabilitas, dan sudah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Arzeti mengakui bahwa pelaksanaan MBG saat ini masih menuai kritik dari masyarakat.
Beberapa kasus keracunan makanan dan temuan makanan basi membuat sebagian orang tua murid menolak pemberian makanan MBG kepada anak-anak mereka.

“Kasus-kasus inilah yang seharusnya menjadi fokus utama perbaikan program, bukan justru memperluas sasaran terlebih dahulu,” tegasnya.

Ia menilai kejadian tersebut mencederai amanah Presiden Prabowo yang menginginkan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang sehat dan aman.

Selain itu, Arzeti juga menyinggung kasus kehilangan dana Rp1 miliar milik Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) di Batujajar, Bandung, yang menyebabkan terhentinya operasional MBG di wilayah tersebut.

Baca juga:

Kebijakan Masa Tunggu Haji 26 Tahun Ciptakan Ketidakadilan Baru yang Rugikan Ribuan Calon Haji, Prioritaskan Jemaah Lansia Agar Tidak Tunggu Sampai Tutup Usia

Arzeti berharap pemerintah memastikan seluruh persoalan tata kelola terselesaikan sebelum memperluas program ke penerima manfaat lainnya.

“Kami optimis program MBG akan membawa manfaat besar bagi generasi masa depan. Namun, memastikan semua berjalan lancar dan tepat sasaran adalah prioritas utama,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika program diperluas ke lansia dan penyandang disabilitas, pengawasan terhadap kualitas makanan, distribusi, dan sistem keuangan harus diperketat agar tidak terjadi insiden serupa.

“Kami tidak ingin lagi ada kejadian yang merugikan, tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga lansia dan penyandang disabilitas. Seluruh proses pengelolaan harus berjalan aman dan tertib,” pungkas Arzeti. (Pon)

#Makan Bergizi Gratis #Lansia #Difabel #Komisi IX DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Dana operasional sebesar Rp 3.000 menggunakan mekanisme at cost, yakni berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Indonesia
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Sudaryono mengungkapkan kasus keracunan di Bogor disebabkan pembelian bahan makanan jadi.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Indonesia
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
BGN mengungkap tiga penyebab dana operasional SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis tidak cair, mulai dari pelaporan hingga penggunaan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
Indonesia
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Komisi IX DPR mendesak SPPG ditutup permanen usai terjadinya keracunan MBG di Cirebon.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Indonesia
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
DEN menemukan siswa penerima MBG cenderung lebih jarang absen jika dibandingkan dengan siswa yang tidak menerima program tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
Bagikan