DPR Dukung Kemlu Minta Penjelasan PNG Soal Dugaan Penembakan Nelayan Indonesia Kapal motor nelayan Calvin 02 yang diduga ditembak aparat keamanan Papua Nugini tiba di Merauke, Selasa (22/8/2022). (ANTARA/HO-Dok Polres Merauke)

MerahPutih.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) meminta penjelasan Pemerintah Papua Nugini (PNG) atas insiden dugaan penembakan terhadap kapal nelayan Indonesia di perairan perbatasan.

Upaya tersebut direspons Anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Iqbal yang mendukung langkah Kemlu.

Baca Juga:

Kemlu RI Nilai Klaim Mahathir Soal Riau Tidak Berdasar Hukum

"Kami mengapresiasi dan mendukung langkah cepat Kementerian Luar Negeri dan meminta investigasi secara menyeluruh serta diterapkannya hukuman secara tegas," kata Iqbal dikutip dari Antara, Jumat (26/8).

Dia menjelaskan berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam, perlindungan serta jaminan keamanan dan keselamatan bagi para nelayan memerlukan bantuan hukum.

Insiden dugaan penembakan terhadap kapal nelayan Indonesia oleh tentara Papua Nugini terjadi pada Senin (22/8) 2022. Namun, hingga kini belum ada penjelasan dari pihak otoritas Papua Nugini.

"Sebagai negara tetangga, sikap Pemerintah Papua Nugini ini sudah tidak bersahabat," tegas Iqbal.

Baca Juga:

Kemlu Sebut 12 WNI dari Ukraina Tiba di Jakarta

Dia menilai aparat keamanan Papua Nugini, yang diduga menembak kapal Indonesia hingga menewaskan seorang anak buah kapal (ABK), adalah bentuk arogansi. Oleh karena itu, Pemerintah Papua Nugini harus mengusut tuntas dan menindak tegas pelaku penembakan tersebut.

Kondisi berbeda jika warga Papua Nugini yang melewati perbatasan Indonesia, katanya. Beberapa kali kasus warga Papua Nugini melewati perbatasan Indonesia secara ilegal tidak satu pun aparat keamanan Indonesia menghukum hingga meninggal dunia.

"Kami mendorong Pemerintah Indonesia untuk memberikan tindakan lanjutan merespons tertembaknya nelayan Indonesia oleh tentara Papua Nugini," ujarnya. (*)

Baca Juga:

Kemlu: 120 WNI di Ukraina Kembali ke Indonesia, 32 Orang Pilih Bertahan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sosok Haji Lulung di Mata Ketua DPRD DKI Jakarta
Indonesia
Sosok Haji Lulung di Mata Ketua DPRD DKI Jakarta

Pras panggilan akrab Prasetyo, mengenang sosok Haji Lulung sebagai tokoh masyarakat yang bersahaja dan baik hati

Perbudakan Seksual Masuk Dalam Bahasan RUU TPKS
Indonesia
Perbudakan Seksual Masuk Dalam Bahasan RUU TPKS

pemerintah untuk segera sahkan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) guna mengisi adanya ‘kekosongan’ dalam hukum yang menangani kasus kekerasan seksual.

Berbasis Kearifan Lokal, Pemerintah Kembangkan Potensi Wellness Tourism
Indonesia
Berbasis Kearifan Lokal, Pemerintah Kembangkan Potensi Wellness Tourism

Tingginya animo masyarakat, potensi Wellness Tourism terhadap perekonomian global tercatat mengalami peningkatan dari USD 4,2 triliun di tahun 2017 menjadi 4,5 triliun di tahun 2019.

KPK Latih Aparat Penegak Hukum tentang Kripto
Indonesia
KPK Latih Aparat Penegak Hukum tentang Kripto

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar pelatihan bertema “Penelusuran, Penggeledahan dan Penyitaan Mata Uang Kripto (Training on Tracing, Seizing, Confiscating of Cryptocurrency)”.

Sekjen PDIP: Hanya 5 dari 23 Janji Anies yang Terealisasi di Jakarta
Indonesia
Sekjen PDIP: Hanya 5 dari 23 Janji Anies yang Terealisasi di Jakarta

Ia membandingkan saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat Gubernur DKI Jakarta dalam mengatasi persoalan banjir

Ridwan Kamil Bonceng Legenda Hidup Pembalap Indonesia Keliling Mataram
Indonesia
Ridwan Kamil Bonceng Legenda Hidup Pembalap Indonesia Keliling Mataram

Legenda hidup pembalap Indonesia asal Kota Cimahi, Tjetjep Heryana, akhirnya tiba di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, untuk menyaksikan MotoGP di sirkuit Mandalika.

Gara-Gara Sinyal, Hakim Setuju Sidang Munarman Selanjutnya Luring
Indonesia
Gara-Gara Sinyal, Hakim Setuju Sidang Munarman Selanjutnya Luring

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menggelar kembali sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan secara digelar tertutup.

Pemerintah Dinilai Tidak Bisa Kendalikan Distribusi Minyak Goreng
Indonesia
Pemerintah Dinilai Tidak Bisa Kendalikan Distribusi Minyak Goreng

Jimmy menduga, ada pihak yang sengaja melakukan sabotase ekonomi nasional dengan menaikkan bahan pokok kebutuhan rakyat menjelang bulan suci ramadan.

Empat Atlet Asal Kabupaten Tangerang Peraih Medali SEA Games 2021 Terima Bonus
Olahraga
Empat Atlet Asal Kabupaten Tangerang Peraih Medali SEA Games 2021 Terima Bonus

Pemberian penghargaan dengan nilai puluhan juta tersebut dilakukan oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Puspemkab Tangerang, Senin (30/5).

Berikut Kondisi Jemaah Haji Indonesia yang Masih Dirawat di Arab Saudi
Indonesia
Berikut Kondisi Jemaah Haji Indonesia yang Masih Dirawat di Arab Saudi

Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1443 H telah dinyatakan berakhir oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada 18 Agustus 2022.