DPR Dukung Kejaksaan Berantas Mafia Pupuk Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah melanjutkan penanganan sejumlah perkara selepas libur Lebaran. Termasuk kasus-kasus yang mendapat sorotan seperti kasus mafia pupuk.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mendukung instruksi Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin yang meminta jajarannya untuk serius memberantas kasus mafia pupuk di Indonesia.

Baca Juga:

Praktek Pengambilalihan Paksa Tambang dan Mafia Tambang Rugikan Investor

Menurut dia, keberadaan mafia pupuk sangat merugikan masyarakat Indonesia, terutama para petani.

“Mereka tidak hanya merugikan petani, tapi juga rakyat. Harga pangan jadi melambung, negara dirugikan, jadi memang mereka harus diberantas sampai akar-akarnya," kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Dia menegaskan bahwa Komisi III DPR RI mendukung sepenuhnya berbagai upaya pengungkapan atas mafia pupuk oleh Kejaksaan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, para mafia pupuk tersebut diduga melakukan “permainan” terhadap pupuk bersubsidi.

“Kejagung sudah memberi instruksi untuk segera diusut, dan kami di Komisi III DPR RI mendukung penuh upaya pengungkapan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:

KPK Didesak Usut Mafia Tambang Pemasok Batu Bara Kualitas Rendah ke PLTU di Sumsel

Sebelumnya, Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin meminta seluruh jajarannya serius memberantas dan menangani kasus terkait dengan kebutuhan masyarakat, seperti mafia pupuk, mafia tanah, dan mafia minyak goreng.

Burhanuddin mengapresiasi upaya Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekalongan, Jawa Tengah, yang mengusut dugaan mafia pupuk dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang mengusut masalah mafia tanah. Ia mendorong Kejaksaan lainnya bergerak serius menangani kasus-kasus yang melibatkan hajat hidup orang banyak.

Kecepatan dan ketepatan Kejaksaan menangani kasus yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, seperti kasus minyak goreng membawa dampak positif bagi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga Kejaksaan. (*)

Baca Juga:

Sebut Ada Mafia Bibit di Kementan, DPP NasDem Minta Klarifikasi Erick Thohir

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiket KA Pangrango hanya Bisa Dibeli lewat Online
Indonesia
Tiket KA Pangrango hanya Bisa Dibeli lewat Online

Selain Stasiun Bogor Paledang dan Stasiun Sukabumi, pembelian tiket KA Pangrango hanya bisa dipesan melalui secara daring melalui aplikasi KAI Access mulai Jumat (1/7).

Marching Band hingga Reog Iringi Rombongan 3 Parpol KIB ke KPU
Indonesia
Marching Band hingga Reog Iringi Rombongan 3 Parpol KIB ke KPU

Iring-iringan marching band dan reog Ponorogo dan marawis turut memeriahkan kedatangan Airlangga, Zulhas dan Suharso ke KPU.

Jokowi Sebut Sarinah sebagai Ikon Penting Bangsa Indonesia
Indonesia
Jokowi Sebut Sarinah sebagai Ikon Penting Bangsa Indonesia

Jokowi menyebut wajah baru Sarinah sebagai ikon penting bangsa Indonesia yang merekatkan ingatan dari generasi ke generasi.

Jokowi Perintahkah Gibran Awasi Dengan Ketat Proyek Malioboro Solo
Indonesia
Jokowi Perintahkah Gibran Awasi Dengan Ketat Proyek Malioboro Solo

Paninjauan proyek berlangsung selama 20 menit usai berjalan-jalan di Car Free Day (CFD).

PKS Minta Seleksi Sekda DKI Jangan Ada Campur Tangan Politik
Indonesia
PKS Minta Seleksi Sekda DKI Jangan Ada Campur Tangan Politik

Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli meminta kepada Penjabat (Pj) Heru Budi Hartono untuk menjalankan proses ini secara profesional tanpa adanya campur tangan politik.

Pemkab Bogor Siapkan Lowongan 3.611 PPPK
Indonesia
Pemkab Bogor Siapkan Lowongan 3.611 PPPK

Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan anggaran senilai Rp365 miliar untuk membayar gaji PPPK dalam APBD Tahun Anggaran 2023.

11 Ribu Tempat Tidur Disiapkan Hadapi Lonjakan COVID-19 di Jakarta
Indonesia
11 Ribu Tempat Tidur Disiapkan Hadapi Lonjakan COVID-19 di Jakarta

Persentase kesembuhan pasien COVID-19 di Ibu Kota dalam sepekan terakhir atau hingga Jumat (4/2) mencapai 92,8 persen.

Tandon Air Proyek LRT Rasuna Said Jebol Makan Korban, Polisi Turun Tangan
Indonesia
Tandon Air Proyek LRT Rasuna Said Jebol Makan Korban, Polisi Turun Tangan

Polisi menyelidiki dugaan adanya kelalaian yang mengakibatkan jebolnya tandon air proyek LRT di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

Hasil Pemeriksaan Tes Kebohongan Bharada E dan Kuat Ma'ruf
Indonesia
Hasil Pemeriksaan Tes Kebohongan Bharada E dan Kuat Ma'ruf

Bareskrim Polri selesai melakukan pemeriksaan terhadap Bharada Eliezer, Bripka Ricky, dan Kuat Ma'ruf menggunakan alat pendeteksi kebohongan.

Perlakuan Antara Bandar dan Pecandu Dalam UU Narkotika Belum Adil
Indonesia
Perlakuan Antara Bandar dan Pecandu Dalam UU Narkotika Belum Adil

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly menyatakan ada keinginan merevisi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang mengatur soal penyempurnaan ketentuan mekanisme rehabilitasi pencandu, penyalahguna, dan korban narkoba.