DPR Ditantang Potong Gaji untuk Krisis COVID-19, Mau? Wasekjen PPP Ahmad Baidowi (ANTARA)

Merahputih.com - Partai Persatuan Pembangunan mengusulkan agar pimpinan DPR memotong gaji anggota bulan April 2020. Tujuannya untuk disumbangkan guna penanganan virus corona atau COVID-19 di Tanah Air.

"Adapun jumlah besarannya kami serahkan sepenuhnya kepada pimpinan DPR," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP, Ahmad Baidowi dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (24/3).

Baca Juga

Surat Terbuka Fadli Zon untuk Jokowi: Menunda Lockdown, Memperbanyak Korban

Wabah COVID-19 melebihi perkiraan dan semakin memperihatinkan. Ia meminta, pemerintah mendistribusikan alat pelindung diri (APD) dan obat-obatan ke daerah-daerah terpapar secara proporsional.

"Fraksi PPP mendesak pemerintah mengadakan dan mendistribusikan APD, Alkes, obat-obatan dan penunjang lainnya untuk pemberantasan covid-19 secara proporsional dan menjangkau daerah-daerah terpapar," kata Baidowi.

Suasana Rapat Paripurna ke-11 DPR masa persidangan II 2019–2020 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/02/2020). Foto Antara/M. Risyal Hidayat

PPP menginstruksikan semua kader yang duduk di legislatif dan tingkatan untuk membantu dalam rangka menangani krisi COVID-19.

"Fraksi PPP menginstruksikan seluruh kader yang duduk d legislatif mulai dari pusat, provinsi, kabupaten/kota untuk membantu dalam penanganan COVID-19 dalam bentuk pembagian masker, hand sanitizer, penyemprotan disinfektan kepada masyarakat, maupun melalui takmir masjid, musala maupun pondok pesantren," kata Baidowi.

Baca Juga

Jokowi Diingatkan Alokasikan Anggaran COVID-19 untuk Ojol dan Pekerja Serabutan

Kader PPP juga diminta untuk taat terhadap imbauan pemerintah melakukan social distancing. Mereka minta agar beraktivitas di rumah saja.

"Karena ini selain untuk diri sendiri dan keluarga juga berguna untuk orang lain dalam mengurangi laju penyebaran COVID-19," kata Anggota DPR Komisi VI itu. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH