DPR Desak Polisi Bebaskan Sejumlah Aktivis yang Ditangkap saat Kericuhan Demo UU Ciptaker Anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman mendesak agar Polisi membebaskan anggota Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dan Pelajar Islam Indonesia (PII), yang diamankan polisi saat kerusuhan demo Omnibus Law.

“Kami dalam rangka menindaklanjuti pemberitahuan dari teman-teman Pelajar Islam Indonesia terkait penangkapan terhadap aktivis PII kemarin,” kata Habiburokhman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (15/10).

Jubir Partai Gerindra ini mengaku dirinya sudah menemui Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana untuk meminta agar anggota PII dibebaskan.

Baca Juga

Ada Perusuh yang Gunakan Ambulans ke Lokasi Demo

“Saya sudah bertemu dengan Pak Kapolda, intinya beliau akan menyambut baik apa yang kami sampaikan,” beber Habiburokhman.

Harapan dia pun disambut baik karena Kapolda diklaimnya menyebut akan membebaskan anggota PII malam ini yang diketahui berjumlah 11 orang.

“Kita sudah list tadi sebagian kita lihat ya memang akhirnya disampaikan oleh Pak Kapolda akan dibebaskan malam ini, Insya Allah,” kata Habiburokhman.

Mengenai aksi penangkapan anggota PII, Habiburokhman menyebut memaklumi jika polisi salah menangkap. Sebab, saat itu kondisi tidak kondusif dan aksi kerusuhan pasca demo di Jakarta Pusat sedang terjadi.

“Misal ada salah tangkap ya kami bisa memaklumi ya namanya pasukan di bawah itu kan pasukan penertibannya tapi koreksinya sekarang ketika ditangkap sekarang kita cek mana yang bersalah mana yang tidak. Kalau nggak bersalah ya tentu kita minta dibebaskan. Menurut saya masih dalam batas toleransi yang ini ya,” katanya.

Seperti diketahui sebuah video viral menyebut ada aksi penyerangan di kantor GPII Jakarta semalam. Polda Metro Jaya sendiri menyebut hal itu bukanlah penyerangan.

Ada sejumlah massa perusuh yang membakar ban dan menutup ruas jalan. Dengan tujuanya menertibkan agar masyarakat tidak terganggu, polisi mencoba memukul mundur massa tersebut hingga mereka kabur dan salah satunya memasuki kantor GPII.

Baca Juga

Pernyataan Airlangga Soal Demo Ditunggangi Dinilai untuk Jaga Kemurnian Gerakan Moral

Polisi kemudian melakukan pengamanan sejumlah orang disana. Mereka diamankan dan dibawa ke Polda Metro Jaya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus WN Prancis Predator 305 Anak Dihentikan
Indonesia
Kasus WN Prancis Predator 305 Anak Dihentikan

Hal ini, karena pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap 305 anak ini telah meninggal dunia.

Apoteker, Dokter Hingga Perawat Diajak Bantu Berikan Edukasi Vaksin COVID-19
Indonesia
Apoteker, Dokter Hingga Perawat Diajak Bantu Berikan Edukasi Vaksin COVID-19

COVID-19 telah membangkitkan rasa krisis dalam dunia farmasi

Wisatawan Puncak Bogor di Rapid Test, 69 Reaktif
Indonesia
Wisatawan Puncak Bogor di Rapid Test, 69 Reaktif

Pengetesan masif dilaksanakan selama dua hari, Sabtu (20/6) dan Minggu (21/6) di lima lokasi

Pelaku Mesum LGBT di RSD Wisma Atlet Diserahkan ke Polisi
Indonesia
Pelaku Mesum LGBT di RSD Wisma Atlet Diserahkan ke Polisi

"Menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk diambil langkah hukum," jelasnya.

Jelang Libur Natal-Tahun Baru, Polisi Bongkar Peredaran Ratusan Kilogram Sabu
Indonesia
Jelang Libur Natal-Tahun Baru, Polisi Bongkar Peredaran Ratusan Kilogram Sabu

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar sindikat yang diduga pengedar narkoba jenis sabu-sabu seberat 200 kilogram.

Polisi Diminta Usut Tuntas Ambulans Pembawa Batu dan Logistik untuk Pendemo UU Cipta Kerja
Indonesia
Polisi Diminta Usut Tuntas Ambulans Pembawa Batu dan Logistik untuk Pendemo UU Cipta Kerja

Demonstrasi yang berjalan dengan tertib dan sesuai dengan aturan harus diberikan ruang

KPK: Kekayaan Cakada Petahana Naik Rp2-4 Miliar
Indonesia
KPK: Kekayaan Cakada Petahana Naik Rp2-4 Miliar

KPK mengungkapkan harta kekayaan cakada petahana pada Pilkada 2020 mngalami kenaikan senilai Rp2 miliar hingga Rp4miliar selama menjabat pada periode pertama.

Sahkan RUU Ciptaker, Pemerintah dan DPR Dinilai Langgar HAM
Indonesia
Sahkan RUU Ciptaker, Pemerintah dan DPR Dinilai Langgar HAM

"Sementara hak jutaan pekerja kini terancam," jelas Usman

Update COVID-19 di DKI: 701 Kasus, 67 Meninggal Dunia dan 48 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 di DKI: 701 Kasus, 67 Meninggal Dunia dan 48 Pasien Sembuh

Penyebaran orang positif corona di ada 419 titik kelurahan yang telah diketahui

Antisipasi Jatuhnya Korban Terulang, Polisi Minta Pendaki Gunung Lawu Dibatasi 100 Orang
Indonesia
Antisipasi Jatuhnya Korban Terulang, Polisi Minta Pendaki Gunung Lawu Dibatasi 100 Orang

Pembatasan pendaki yang diusulkan sebanyak 100 orang per hari di masing-masing jalur pendakian via Cemoro Kandang dan via Candi Cetho.