DPR Desak Kemenkes Jangan Pasif Antisipasi Masuknya Virus Corona Ilustrasi virus corona. Foto: Shutterstock

MerahPutih.com - Virus corona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok sudah terkonfirmasi masuk ke sejumlah negara, termasuk negara ASEAN seperti Singapura, Malaysia dan Thailand.

Anggota Komisi IX DPR RI F-PPP Anas Thahir mengatakan, Kemenkes harus bisa memastikan bahwa kerja sama dengan otoritas tranportasi berjalalan dengan efektif.

Baca Juga

Belum Ada Antivirus, Tiongkok Uji Coba Obat HIV untuk Pasien Corona

"Sehingga semua orang yang masuk ke Indonesia, baik melalui bandara, terminal, dan pelabuhan bisa dipastikan terbebas dari virus corona," kata Anas dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/1).

Anggota Komisi IX DPR RI F-PPP Anas Thahir
Anggota Komisi IX DPR RI F-PPP Anas Thahir

Anas mengatakan, jika terdeteksi ada orang yang terjangkit virus corona masuk ke Indonesia, Kemenkes harus mengkarantina terhadap orang tersebut, jangan sampai virus menyebar ke orang lain.

"Sebab ini akan menyebabkan penularan kepada orang lain dan menyebar luas," jelas Anas.

Baca Juga

DPR Sarankan Pemerintah Larang Turis Tiongkok ke Indonesia

Ia menyebut, bagi warga yang terdeteksi terjangkit virus corona harus koperatif dengan pihak-pihak yang berwenang agar bisa mencegah orang lain dari penyakit ini.

"Ikuti semua intruksi dan arahan petugas, termasuk jika mereka harus dikarantina," terang Anas.

Anas memprediksi masa mendatang, potensi munculnya virus-virus baru, khususnya virus flu masih bisa terjadi.

"Oleh karena itu Kemenkes harus bisa meningkatkan kualitas layanan serta mengembangkan penelitian dan pengembangan (Litbang) untuk mengantisipasi kemunculan virus baru," terang Anas. (*)

Baca Juga

DPRD Desak Pemprov DKI Bentuk Tim Kecil Antisipasi Virus Corona di Jakarta

Ia meyakini, Kemenkes sudah berpengalaman menangani penyebaran virus flu sepeti ini karena pernah menangani wabah SARS beberapa tahun yang lalui.

"Dengan begitu diharapkan penanganannya jauh lebih baik," jelas Anas. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bagaimana Nasib 63 Karyawan Hotel Des Indes Usai Kontak dengan Penderita Corona?
Indonesia
Bagaimana Nasib 63 Karyawan Hotel Des Indes Usai Kontak dengan Penderita Corona?

Darmawiharto juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan proaktif akan melapor

Catat, Indonesia Perpanjang Status Darurat Virus Corona Sampai Lewat Lebaran!
Indonesia
Catat, Indonesia Perpanjang Status Darurat Virus Corona Sampai Lewat Lebaran!

"Iya, benar," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo

Ngabalin 'Pede' Saat Dites Corona
Indonesia
Ngabalin 'Pede' Saat Dites Corona

Ngabalin mengaku pernah bertemu dengan Budi Karya Sumadi

Menteri BUMN Perjuangkan Rumah untuk Milenial Sampai ke Jepang
Indonesia
Menteri BUMN Perjuangkan Rumah untuk Milenial Sampai ke Jepang

Tidak mungkin generasi milenial bisa mencicil KPR, dengan dana bank yang sekarang.

Pemprov DKI Ajukan Banding Gugatan ERP
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Banding Gugatan ERP

Menurut Syafrin, pembatalan lelang justru bertujuan agar Pemda DKI dapat menerapkan asas-asas umum pemerintahan yang baik.

9 Pedagang Positif COVID, Pasar Palmerah Bakal Ditutup
Indonesia
9 Pedagang Positif COVID, Pasar Palmerah Bakal Ditutup

Pada pemeriksaan tes COVID-19 massal di Pasar Palmerah didapatkan hasil dari 93 pedagang yang mengikuti tes cepat.

Jubir COVID-19: Jangan Kembali ke Jakarta Dulu
Indonesia
Jubir COVID-19: Jangan Kembali ke Jakarta Dulu

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 47 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Menteri Basuki: Jakarta Banjir Tanggung Jawab Bersama
Indonesia
Menteri Basuki: Jakarta Banjir Tanggung Jawab Bersama

Basuki minta jangan dibeda-bedakan kewenangannya karena ini ibu kota negara

Terungkap, Petugas Rapid Test Bandara Soetta Lecehkan Korban Lebih dari Sekali
Indonesia
Terungkap, Petugas Rapid Test Bandara Soetta Lecehkan Korban Lebih dari Sekali

Fakta baru terungkap dalam rekontruksi kasus pelecehan dan pemerasan yang dilakukan petugas medis cabul berinisial EFY.

Kasus Corona Indonesia Tembus 80 Ribu
Indonesia
Kasus Corona Indonesia Tembus 80 Ribu

Yuri mengungkapkan, jumlah penambahan 1.414pasien menjadi 39.050 yang sembuh.