DPR Bakal Gunakan Ringannya Tuntutan Penyiram Novel Sebagai 'Amunisi' ke Jaksa Agung Dua eks anggota Brimob (baju oranye) yang menjadi terdakwa kasus teror penyiraman air keras Penyidik KPK Novel Baswedan. (Foto: MP/Kanugrahan)

Merahputih.com - Wakil Ketua Komisi Hukum DPR, Ahmad Sahroni bakal membawa ringannya tuntutan Jaksa Penuntut Umum ke 2 pelaku penyiraman Novel Baswedan dalam rapat kerja (Raker) Komisi III DPR dengan Jaksa Agung dalam waktu dekat. Dia akan menuntut penjelasan dari Jaksa Agung ST Burhanuddin.

“Tentu kasus ini akan saya angkat dan saya bahas di rapat kerja komisi III. Saya akan meminta penjelasan perihal kasus ini dengan Jaksa Agung pada rapat kerja yang akan datang,” kata Sahroni, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (12/6).

Baca Juga:

Tuntutan Ringan Peneror Novel Baswedan Bukti Ada Kepentingan Mafia Korupsi

Jaksa Penuntut Umum menuntut kedua terdakwa penyerang Baswedan, yakni Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, dengan hukuman satu tahun penjara.

novel baswedan
Penyidik KPK Novel Baswedan berbincang dengan Jaksa Penuntut Umum dalam sidang lanjutan kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz

Dalam persidangan yang digelar Kamis, 11 Juni 2020, Jaksa Penuntut Umum menyebut bahwa terdakwa tidak ada niat melukai dan tidak sengaja menyiramkan air keras ke bagian wajah Novel Baswedan sehingga dakwaan primer dalam perkara ini tidak terbukti.

Sehingga, menurut politikus Nasdem ini, alasan tidak ada niatan dan tidak sengaja yang dilontarkan oleh Jaksa itu tidak masuk diakal dan tidak dapat di terima.

Baca Juga:

Dua Oknum Polisi Penyerang Novel Dituntut Setahun, Penegakan Hukum Dinilai Karut-marut

“Alasan tidak sengaja ini menurut saya memalukan. Dalam hukum pidana tidak dikenal istilah tidak sengaja, adanya lalai. Pernyataan jaksa ini menurut saya sudah bukan mencederai keadilan lagi, tapi udah menciderai akal sehat. Enggak bisa diterima,” ujar Sahroni. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Katedral dan Sejumlah Gereja Lain Buka Kegiatan Peribadatan 12 Juli Mendatang
Indonesia
Katedral dan Sejumlah Gereja Lain Buka Kegiatan Peribadatan 12 Juli Mendatang

Semua gereja di lingkup KAJ sudah diberikan pedoman soal pembukaan kegiatan peribadatan gereja

Bupati Karanganyar Bolehkan Warga Salat Id di Masjid dan Lapangan, Begini Reaksi Ganjar
Indonesia
Bupati Karanganyar Bolehkan Warga Salat Id di Masjid dan Lapangan, Begini Reaksi Ganjar

Ganjar Pranowo menyayangkan sikap Bupati Karanganyar Juliyatmono yang memperbolehkan warga menggelar salat Idulfitri berjamaah di luar rumah.

Arus Balik Picu Kenaikan Kasus Corona, Pemerintah Diminta Waspada
Indonesia
Arus Balik Picu Kenaikan Kasus Corona, Pemerintah Diminta Waspada

Pasalnya, saat itu terjadi kembalinya sebagian warga jakarta dari kampung halaman baik yang mudik sebelum adanya larangan mudik maupun yang sesudah

Pengamat Duga Pertemuan Airlangga-Prabowo untuk Amankan Kursi Masing-Masing
Indonesia
Pengamat Duga Pertemuan Airlangga-Prabowo untuk Amankan Kursi Masing-Masing

Bahkan di gambar cover sampul majalah, sang menteri digambarkan sedang memakan lobster

Denda Rp10 Juta Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Depok
Indonesia
Denda Rp10 Juta Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Depok

Penerapan sanksi ini untuk menindaklanjuti Peraturan Wali (Perwal) Kota Depok Nomor 60 Tahun 2020.

 Berani Berkeliaran di Jalan, Pengamen Ondel-Ondel Diberi Sanksi Kurungan Penjara
Indonesia
Berani Berkeliaran di Jalan, Pengamen Ondel-Ondel Diberi Sanksi Kurungan Penjara

"Kita kan sudah punya perdanya disitu dimasukkan salah satu klausul bahwa ondel-ondel tidak boleh dipakai untuk ajang ngamen," papar dia.

Propam Awasi Penyelidikan Kasus Kematian Pengawal Rizieq
Indonesia
Propam Awasi Penyelidikan Kasus Kematian Pengawal Rizieq

Kepolisian memastikan proses penyidikan kasus penembakan terhadap laskar Front Pembela Islam (FPI) dilakukan secara transparan dan profesional.

Komnas HAM Akan Minta Keterangan Ahli Ungkap Kematian 6 Laskar FPI
Indonesia
Komnas HAM Akan Minta Keterangan Ahli Ungkap Kematian 6 Laskar FPI

Semoga minggu depan para ahli bisa menyesuaikan jadwalnya

 Besok Ketua MA Hatta Ali Pensiun, Penggantinya Wajib Penuhi Syarat Ini!
Indonesia
Besok Ketua MA Hatta Ali Pensiun, Penggantinya Wajib Penuhi Syarat Ini!

Wajib mewujudkan peradilan yang independen dan kompeten bagi rakyat Indonesia

Ma'ruf Amin: Keberlakuan Fatwa Sinovac Masih 'Muallaq'
Indonesia
Ma'ruf Amin: Keberlakuan Fatwa Sinovac Masih 'Muallaq'

Wapres juga mengapresiasi kerja MUI yang cepat dan sigap