DPP PKS Belum Beri Lampu Hijau Dua Kadernya Sebagai Cawagub DKI? Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Arifin. Foto: jakarta.pks.id

Merahputih.com - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Arifin masih berharap dua kadernya, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu tetap menjadi sosok pengganti Sandiaga Uno.

Arifin juga menyampaikan tak mendapatkan info ihwal kapan DPP PKS memutuskan empat nama kandidat Cawagub yang diusulkan partai Gerindra. Sebab itu merupakan kewenangan penuh pihak pimpinan PKS.

Baca Juga:

PKS Sempat Kirim Nama Mantan Menpora Jadi Cawagub, Tapi Ditarik Kembali

"Kita belum dapat info. Untuk sementara kita mengamankan dua nama yang ada," kata Arifin saat dikonfirmasi, Jumat (13/12).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga saat ini masih belum memiliki pendamping setelah Sandiaga Uno mengundurkan diri dalam pencalonan wakil presiden pada pilpres lalu. (MP/Asropih Opih)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga saat ini masih belum memiliki pendamping setelah Sandiaga Uno mengundurkan diri dalam pencalonan wakil presiden pada pilpres lalu. (MP/Asropih Opih)

Arifin menjelaskan, empat nama cawagub anyar yang diajukan Grindra yaitu Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Waketum DPP Gerindra Ferry J Juliantono, Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria dan Sekda DKI Jakarta Saefullah, masih dikaji oleh jajaran DPP PKS.

"Usulan masih belum ada keputusan dari DPP. Dan keputusan bisa diterima, bisa ditolak semuanya," papar dia.

Arifin meyakini pada Januari 2020 Gubernur Anies Baswedan tak lagi sendiri dalam menjalani roda pemerintahan DKI. Dengan begitu, Anies dipastikan akan melepas status jomblonya yang telah disandang sekira 15 bulan lebih.

Baca Juga:

Pimpinan DPRD DKI Minta PKS Tunjuk Satu Cawagub dari Gerindra

Kepastian itu, kata Arifin, didapat setelah pimpinan parlemen Kebon Sirih memutuskan untuk membahas kekosongan kursi DKI-2 pada tahun depan. Ia berharap pembahasan itu tak memakan waktu, sehingga di Januari Anies segera mempunyai pendamping.

"Kita harap pokonya akhir tahun diagendakan, tapi pimpinan dewan minta Januari. Kemarin sampaikan Januari bisa diagendakan," tutupnya. (Asp)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH